Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
48


__ADS_3

Setiba di rumah, fernady langsung menghentikan langkah ara yang ingin naik ke lantai atas.


" Ara, daddy ingin berbicara sebentar dengan mu. "


" Daddy mau ngomong apa? ara capek mau istirahat. " Sarkas nya.


" Apa yang barusan kamu bicarakan sama tante Velly? "


Ara hanya diam tidak menjawab pertanyaan  fernady. Ara sudah mengetahui ini akan terjadi. dia sudah mendengar suara mobil saat daddy dan abangnya tiba.


" Sampai kapan kamu bersikap dingin sama tante Velly.


" Dedy cuma mau ngomong ini sama ara?


Dedy, ara belom siap punya ibu baru lagi, di hati ara, cuma ada satu sosok ibu. . Ara nggak mau punya ibu lagi. Apalagi punya saudara tiri, daddy liat sendiri kan kelakuan putri nya, baru kenal saja sudah berhasil ngerebut perhatian abg fian. "


" Ara, luna tidak bermaksud seperti itu, dia hanya menginginkan seorang abang saja. Apa tidak bisa kamu berbagi sedikit saja? , kamu tau sendiri kalau joel tidak pernah akur dengan Luna. "


" Nggak bisa. Aku nggak bisa seperti daddy yang bisa berbagi perasaan dengan wanita lain. atau jangan jangan daddy memang sudah lama berhubungan dengan wanita itu, daddy selingkuh dari mama.!!! "


" Plak...Arah jaga ucapan mu, " Fernady tampa sadar menampar putri nya.


" Hanya demi wanita selingkuhan daddy itu, dedy sampai menampar ara? dasar brengsek, ara benci sama daddy. " Ara Berlari meninggal kan fernady menuju lantai atas.


Fernady yang baru sadar atas kelakuan nya pun menyesal. tangan nya sampai gemetar karena menampar putri nya. " Maafkan daddy princess. "


Sementara ara masi menangis di kamar nya, ia tidak menyangka akan mendapatkan tamparan dari sang daddy.


" Semua gara gara wanita itu, seumur hidup ku daddy tidak pernah menamparku, bahkan membentak ku. Namun hanya karena wanita itu, daddy berani menamparku. Ibu dan anak itu benar benar sangat licik. Ternyata apa yang dikatakan joel tentang mereka memang benar. Lihat saja, aku akan membuat kalian menyesal karena sudah bermain main dengan ku. "


Keesokan harinya ara akan melalukan pemotretan di sebuah perusahaan besar. Ara di minta untuk model ambasador sebuah iklan kosmetik maharatu. semenjak public mengetahui kalau ara sudah kembali, banyak tawaran perusahan langsung memintanya untuk bergabung. tentunya citra pun dengan senang hati menerima semua tawaran itu.


Ara sudah cukup lama istirahat, sekarang waktunya kembali untuk bekerja lagi gumam citra sedikit kasihan kepada sahabatnya itu. Pasalnya mulai sekarang hidupnya akan sibuk kembali.


Disinilah ara sekarang berada. Di perusahaan besar dan terkenal , menurut media yang beredar, perusahaan ini baru saja berpindah tangan kepada seorang pria yang masi terbilang muda. Perusahaan ini di beli oleh nya karena permintaan sang sahabat. daripada jatuh ke tangan orang lain, lebih baik jatuh ke tangannya.


Ara memasuki ruangan dimana dia akan segera melakukan Pemotretan. Perusahaan ini memang sangat mewah dan berkelas.  Meski bagi ara pandangan seperti ini sudah menjadi makanan sehari hari nya,dan juga seorang model terkenal,  terlebih dia juga berasal dari kalangan atas tentunya dia sering memasuki tempat seperti ini. Namun tetap saja,matanya selalu berbinar binar saat melihat kemewahan dari perusahaan ini.


" Andai ada kesempatan, ingin rasanya aku memgambil satu guci ini, harganya ini sangat fantastis. " Kekeh nya dalam hati.

__ADS_1


Pemotretan hari ini cukup berjalan dengan lancar.


Setelah selesai pemotretan, ara berjalan menuju lift, sembari menunggu lift terbuka ara seperti biasa bermain game. Namun saat lift terbuka ara langsung masuk tampa melihat ke depan, sibuk dengan game nya sehingga tak sengaja menabrak dada bidang seseorang yang baru keluar dari dalam lift.


" Mata di gunakan untuk melihat, bukan di gunakan dengan sembarangan seperti ini" Ujar seorang pria.


" Ya sorry. tanggung banget soal nya " Ucap ara dengan santai tampa melihat lawan bicara nya.


" disini tempat orang bekerja. bukan untuk bersantai . merusak citra perusahaan  saja" ucap nya dingin.


" hey saya mendengar perkataan mu itu ya, jangan sembarangan, saya ini orang penting di perusahaan ini, mana mungkin pemilik perusahaan ini melepaskan harta berharga. " ujar nya tampa melihat.


" Aku tidak melihat ada yang berharga didalam diri kamu.  " cibir nya.


masi asik bermain game ara melanjutkan perkataannya.


" Ya wajar Jika orang seperti anda tidak  bisa melihat permata di dalam diri saya. Karena anda belom mengenal saya. Tapi jika Anda sudah mengenal saya tapi tetap gak bisa melihat permata itu, berarti Anda bukan orang yang layak untuk  di percaya. "


seketika ruangan di dalam lift mendadak. menjadi dingin. asistennya dapat merasakan kemarahan tuanya.


Wanita ini berani sekali menyinggung tuannya. tidak taukah dia kalau tuannya sangat sensitip jika di ungkit tentang kepercayaan? namun tidak dengan ara, dia masi asik dengan ponselnya. Pria itu  merasa jengkel dan langsung melihat kearah wanita yang membuatnya marah.


Namun saat akan mengatakan sesuatu pintu lift sudah terbuka.


" ahk, gara gara  orang itu aku jadi kalah. padahal bentar lagi naik level. sial."


gerutunya sambil berjalan ke arah basement.


Sementara di dalam ruangan pria itu melampiaskan kekesalannya kepada  asisten nya.


" Tuan, kenapa jadi saya sasaran nya. tuan kan kesal nya dengan wanita itu? "


" kamu berani mengatur saya ? "


" tidak berani tuan. " tentunya saya masi ingin hidup, batinnya.


" cari tau tentang wanita itu, apa jabatan nya di kantor ini. "


" apa tuan akan  memberi perhitungan dengan wanita itu? ayolah tuan dia hanya seorang wanita, "

__ADS_1


" seperti nya kamu sudah bosan bekerja denganku.aku harus mencari asisten baru lagi. "


" Tidak tuan. kenapa jadi serius begitu. baik lah, aku akan segera mencari tau nya. " nasib jadi asisten berhati batu ya begini,batin nya.


" 10 menit. hanya 10 menit laporan nya sudah harus ada. "


" 10menit ? yang benar saja " Kalau begitu anda saja yang melakukannya sendiri. tentunya dia hanya berkata di dalam hatinya.


" Sembilan menit. "


"astaga bunuh saja lah aku bos.. "


" Delapan menit "


" baik lah baiklah. " Sudah ku putuskan, kedepannya aku akan bermusuhan dengan wanita itu. asisten nya pun mulai mencari tau tentang wanita yang membuat bos nya menjadi tidak waras. setelah berkutat berapa menit dia pun mendapatkan informasi tentang wanita itu .


" bos ini data wanita itu" sambil memberikan laptopnya .


" bacakan? " Astaga,


sabar sabar, ingat bentar lagi gajian. nanti aku akan meninta kenaikan gaji dan bonus besar.


" Nama nya adalah arabella anastasya.


dia seorang model papan atas, perilakunya baik, to the poin dan sedikit manja.dia adalah ambasador yang baru bergabung di perusahaan kita .dia ambasador dari produk maharatu yang akan segera launching . dan juga... "


" Dan juga apa? " Ujar pria itu penasaran.


Apakah aku harus memberitahukan ini juga  ? Ahk katakan sajalah.


" Dan juga, dia baru sadar  setelah koma cukup lama .


Pria itu menaikkan salah satu alisnya. Kemudian berkata.


" hmmm lumayan,, dia akan bekerja disini ternyata. liat saja.. aku akan menyambut mu dengan sangat baik. " seringainya dengan senyuman licik.


Namun hanya asisten nya yang sudah tau maksud  dari senyuman itu.


***

__ADS_1


Di tempat lain sebuah club, fernady sedang asyik minum sampai mabuk , sudah lama sekali dia tidak datang kesini, namun kali ini pikiran nya benar benar kacau.sudah berapa gelas habis di minum nya. bahkan sudah tak mampu berjalan pun pria itu masi tetap meminta minuman kepada bertender tersebut.namun bertender tersebut tidak berani untuk memberikan nya. Karena tidak bisa minum lagi fernady  pun bangkit berdiri. Karena sudah sangat mabuk,dia benar benar sudah tidak sanggup berjalan, seorang wanita datang untuk membantunya. dia membawa pria itu masuk ke dalam mobil dan berhenti di depan hotel. dia membantu pria itu untuk masuk ke dalam kamar lalu membaringkan nya di tempat tidur. pria itu meracau tak jelas, terkadang meminta maaf, dan menyesal karena sudah menampar putrinya. Dia menyesal. wanita itu membantu melepas sepatu dan jas nya agar tidur nya lebih nyaman. namun tiba tiba ,wanita itu merasakan panas di dalam tubuh nya. semakin lama rasa panas itu mulai tidak nyaman semakin menggangu nya. hingga tak sadar, tangan nya langsung membelai wajah pria baya itu, dia menelusuri setiap inci dari wajah pria yang dia sayangi sudah sejak lama. tak sampai di wajah dia memegang dada pria itu, melepas kan ikatan dasi dari leher pria itu. semakin turun ke baju yang dipakai pria itu, namun saat ingin melepas kan kancing kemeja nya, pria itu memegang tangan nya. dan mengucapkan satu nama yang membuat wanita itu menjadi tidak senang. rasanya ingin meninggalkan pria itu sendirian di kamar hotel ini, namun rasa panas yang di dalam tubuh nya sudah tidak bisa di tahan nya lagi, sehingga dengan cepat wanita itu mencium bibir pria itu, pria itu pun yang mengira itu adalah wanita yang di cintai nya langsung membalas nya. tak butuh waktu lama kedua nya sudah dalam keadaan tak berbusana. baju mereka sudah berserakan di lantai kamar hotel itu. pria itu selalu memanggil nama wanita lain saat akan melakukan pelepasan,yaitu nama mantan istrinya yang sudah meninggal. namun. wanita itu tidak perduli lagi karena harus menuntaskan hasrat yang semakin menyiksa nya. meski dalam keadaan mabuk, pria itu tetap terlihat tangguh saat bercinta. sangat membuat nya puas. di tambah mereka sudah lama tidak melakukan itu,membuatnya semakin tak terkendali dan merasa belom puas.tidak lupa dengan tanda kepemilikan di seluruh tubuh nya yang menandakan jika pria itu sangat hebat. kegiatan percintaan mereka baru selesai menjelang subuh. setelah itu mereka sama sama tidur dan berpelukan.


L


__ADS_2