
Kini max dan rizal akan bertemu di sebuah club , setelah mengetahui jika rizal yang mencoba untuk mencelakai erlangga, max langsung mengajak rizal untuk bertemu.
" Jauhi flo dan keluarga nya. "
" Sebelum dendam ku terbalas, aku tidak akan melepaskan nya. " Ujar rizal dengan dingin.
" Aku peringatkan kembali, jauhi keluarga nya. jika tidak, aku tidak akan segan. " ujar max tak tak kalah dingin.
" Aku tidak menyangka, hanya demi perempuan kamu bisa melepaskan orang yang membunuh orang tuamu. Ingat max, kedua orang tua kita di bunuh oleh erlangga. ayah dari wanita yang kamu cintai sekaligus tunangan mu. "
" Rizal, kematian paman dan bibi, itu murni karena kesalahan mereka. jadi kamu jangan sepenuhnya menyalahkan erlangga. sementara kematian kedua orang tuaku, belom jelas siapa pelakunya. "
" Max, kenapa kamu sangat naif. hanya karena cinta kamu lupa tujuan awal mu. apa kamu lupa, anak buah ayah ku mengatakan jika erlangga lah yang membunuh ayah mu. erlangga lah yang berniat merampas kekayaan yang di tinggalkan kakek. untuk apa anak buah ayah ku berbohong, jika kamu tidak segera bertindak, aku yang akan menghabisinya"
" Bugh... Jangan sampai kau sentuh wanitaku walau hanya seujung kuku. jika memang erlangga pelakunya, aku sendiri yang akan mengurusnya. sekali lagi ku tegaskan. jauhi flo. " Max pun meninggalkan clup dengan pikiran yang berkecamuk.
" Lihat saja nanti max . Aku akan membuat kamu menyesal . Aku akan merebut semua yang kamu punya. termasuk dengan wanita mu, Sepupu ku yang malang.
Kembali ke rumah sakit.
" Max aku ingin kamu segera menikahi putriku. Aku hanya bisa menjamin keamanan flo di tangan mu. "
Apakah benar, jika anda adalah pembunuh dari kedua orang tuaku. jika itu sampai benar, bagaimana dengan flo. aku sangat mencintai putri anda ronal erlangga. tidak bisa terus begini, akun harus lebih berusaha lagi untuk secepatnya mendapatkan bukti tentang siapa sebenar nya pelakunya.
" Max, kenapa kamu diam"
" Iya pah. Aku akan bicarakan ini dengan flo nanti.
Saat max sedang berperang dengan pikiran nya. Jack asisten nya mengirimnya pesan.sedetik itu juga max langsung kembali ke markas nya.
" Katakan apa yang kamu dapatkan dari hasil penyelidikan itu. " Ujar max dengan dingin.
Jack tidak tau apa yang harus di lakukan nya. namun bagaimanapun bos nya berhak tau apa yang sebenarnya dia temukan.
__ADS_1
" Bos, saya menemukan ini" ujar Jack memberikan sebuah arloji yang sudah terlihat kono namun masi tetap bagus.
" Seperti nya ini barang bukti yang tidak sengaja tertinggal di tempat kejadian. Kemungkinan besar ini adalah pelaku yang membunuh tuan besar. " Ujar Jack .
Sekilat bayangan membunuh terlihat dimata max. sebentar lagi kematian orang tua nya yang sudah terkubur rapat akan terbongkar.
" selidiki secepatnya siapa pemilik dari arloji itu. "
" Baik tuan. "
keesokan hari nya di kamar hotel evan terbangun dengan tubuh polos dengan seorang wanita. yaitu bella. betapa shock nya evan, saat tau jika dia menghabiskan malam dengan bella.
" Sialan. apa yang telah terjadi. kenapa aku bisa berakhir disini. "
Bella yang sudah bangun duluan pun berpura pura masi tidur. ia menunggu evan bangun lebih dulu baru kemudian dia menjalankan aksi nya.
" Uhg. evan kamu sudah bangun? "
" Evan, apa yang kamu katakan. aku tidak ada pilihan selain membawa kamu kesini. Malam itu kamu sangat mabuk. bahkan untuk berjalan pun kamu sudah tidak sanggup. melihat kondisi mu seperti itu, aku tidak mungkin membawamu pulang ke rumah mu. orang tua mu pasti akan sangat besar. terlebih kamu juga tau kalau orang tua mu pasti sudah tidak menyukai ku lagi. akhirnya aku membawa kamu kesini. " Ujar Bella dengan sedih.
" Lalu kenapa kamu bisa berada disini? Kenapa kami tidak pulang selepas mengantar ku kesini, aku sangat yakin jika kamu tidak mabuk. "
" Iya aku memang tidak mabuk. aku memang berencana untuk meninggalkan mu, tapi kamu tidak membiarkan ku pergi. Kamu menarik ku dengan paksa. Evan aku tidak berbohong. kamu memanggilku dengan sebutan flo. kamu menganggap aku pada malam itu adalah flo. evan, meski hanya sedikit apakah di hatimu selama ini tidak ada aku. aku tau aku salah. tapi aku di jebak evan, itu bukan keinginan ku. coba kamu pikirkan. tidak mungkin aku menjebak diriku sendri dengan mengundang banyak wartawan. Evan semua ini hanya untuk menjebak ku. "
Bella menangis seakan dia adalah korban.
" Bella, aku.... "
" Evan, aku tau aku sudah kotor. tapi apa pantas kamu perlakukan aku seperti ini hanya karena aku di lecehkan orang ,sekarang kamu juga melecehkan ku, apa aku pantas di perlakukan seperti ini. aku sangat sakit mendengar kamu memanggil nama flo bahkan dalam keadaan mabuk aku. memang wanita kotor, menjijikkan, sudah tidak ada lagi gunanya aku hidup. "
Apa yang dikatakan Bella ada benar nya, evan berpikir tidak mungkin Bella mempermalukan dirinya dengan sengaja membawa wartawan untuk mengekspos nya. apalagi Bella bukan orang dari kalangan atas. Jadi tidak ada gunanya melakuan itu. mungkin dia memang benar di jebak. Batin evan.
" Bella, aku minta.. Aku sungguh minta maaf atas apa yang sudah terjadi. kamu jangan berpikiran pendek. kita akan pikirkan solusinya bersama. "
__ADS_1
Kena kamu evan. kamu memang sangat mudah untuk di tipu. aku memang sengaja menyebut nama flo agar kamu percaya dengan perkataan ku. karena aku yakin nama ini sangat berfungsi untuk membuat kamu yakin. padahal tidak ada yang terjadi pada kita malam itu.
Evan memang sudah sangat mabuk saat itu. sehingga tiba di kamar hotel. evan langsung tertidur..
" Aku akan berbicara dengan kedua orang tuaku. semoga mereka bisa menerima keputusan ku. "
"Tidak evan, aku gak mau kamu melawan orang tua mu hanya demi wanita kotor sepertiku. sebaiknya kamu kembali saja. aku akan menanggung semua ini. " ujar nya dengan sendu.
" Aku bukan pria yang lepas dari tanggung jawab Bella. aku akan mencoba menerima keadaan mu. " Semoga keputusan yang ku ambil adalah yang terbaik batin nya.
Kediaman max.
" Pagi sayang .bagaimana tidur mu malam ini? " sambil mengecup kening nya.
" Max. sejak kapan kamu berada disini? gimana keadaan papah? "
" Aku belom lama kok, baru satu jam yang lalu, cuma aku langsung ke ruang kerja, ada berapa file yang harus aku kerjakan. "
" Oh pantas saja aku gak lihat kamu., kamu udah sarapan, mau aku buatkan? "
" Gak usah sayang, nanti biar aku sarapan di kantor saja, aku ada meeting pagi ini. keadaan papah udah lebih baik, kamu gak usah cemas. "
" tapi nanti aku jenguk papah ya dirumah sakit. "
" Iya sayang. nanti kamu di temani sama berapa anak buah ku ya. "
" Gak perlu " Ujar Clara yang baru turun dari tangga. " gak usah pake bodygurt segala, ada akun yang jaga keamanan nya. "
Max melirik sekilas kepada Clara, sebelum berkata.
" Baiklah. Aku titipkan flo bersama mu. "
Max memang mengetahui kalau Clara bukalanlah sesederhana yang terlihat. dia memang sengaja di tempatkan erlangga buat menjaganya. namun yang tidak di mengerti oleh max adalah, kenapa saat itu Clara hanya diam saat aku menculiknya. jelas jelas dari caranya bertahan dan juga pembawaan yang tenang di matanya aku bisa menilai kalau pada saat itu bisa saja dia melawan bahkan melarikan diri.
__ADS_1