
Di sebuah apartemen mewah, terdengar suara ******* dan erangan yang memenuhi ruangan itu, keringat dingin membasahi kedua wajah mereka, mereka sama sama menikmati hentakan yang dihasilkan oleh keduanya, hingga kedua nya sama sama menikmati puncak *******.
" Kamu sangat hebat sayang, ini bayaran yang setimpal. " Ucap pria itu sambil memainkan benda kenyal milik wanita itu.
" Ah., ini belom seberapa, aku akan memberikan yang lebih nikmat dari ini jika kamu berhasil menghancurkan nya, " Seringai wanita itu,
" Kenapa kamu sangat membenci wanita itu, "
" Karena dia merebut segalanya dari ku, aku sudah bersusah payah membuat semua orang membenci nya, jadi tidak akan ku biarkan dia merebut orang yang aku inginkan, "
"Bukan kah kamu sudah memiliki evan?"
Tanya pria itu penasaran.
" Iya, tapi aku menginginkan yang lain nya juga, aku tidak mau berbagi" Ungkap nya dengan senyum liciknya.dia adalah bella,
" Kamu memang serakah" ucap pria itu sambil mencium bibir wanita itu lagi.
" keduanya sama sama di penuhi hasrat, hentakan demi hentakan terus berlanjut, hingga suara telpon menyadarkan mereka, wanita itu berdiri ingin melihat siapa yang menelpon nya, namun tangannya di tarik pria itu .
" Apa kamu ingin berhenti di tengah permainan haa" Ucap pria itu langsung menindih tubuh wanita itu,
" Bukan begitu aku hanya ingin melihat mungkin ada yang penting"
Tidak ada yang lebih penting selain menuntaskan urusan ini, " Mereka akhirnya bercinta lagi hingga berapa kali, dan tertidur pulas hingga keesokan pagi nya.
" Sayang kamu udah bangun,? Ayok duduk dulu. Ini gue beli makanan. Lo nggak mau kan makan nasi dari rumah sakit ini, jadi sengaja gue beli dari luar.
" Makasi sayang, papah kemana yang, kok nggak ada?
" Om ronal udah pulang, tadi pagi sekali ada telpon penting dari kantor, "
" Ohh, kamu udah makan, ayok makan bareng aja kalau belum. "
Udah sayang, tadi di bawah, gue udah makan, sini gue suapin sayang. "
Di tempat lain, seorang pria baru saja selesai mandi, dia mengenakan baju kasual serba hitam sehinga memperlihatkan bentuk tubuh nya yang begitu gagah dan ****
" Bos ini foto dan informasi ketua dari dark devil, hanya ini yang bisa kami temukan, karena biodatanya susah untuk di akses, "
__ADS_1
Pria itu melihat fotonya dan terlihat ada sedikit keterkejutan di matanya , namun segera mungkin dia mengendalikan keadaan seperti semula.
" Tidak perlu di selidiki lagi, aku yang akan turun tangan, "
" Bagaimana keadaan gadis itu, ? "
" Keadaannya sudah jauh lebih baik boss, hari ini dia akan di pulangkan.bos mau sampai kapan berada di sel ini, kenapa bos ngngak mau di keluarkan, " Ucap asisten nya kesal.
" Sejak kapan kau ku bayar untuk mencampuri urusan ku, " Aku yakin dia akan menemui ku. Batin nya penuh percaya diri.
" Flo sudah pulang kerumah, keadaan nya sudah jauh lebih baik, namun flo teringat akan dodo, hingga akhirnya dia memutuskan untuk menemuinya di penjara.
******
Sekarang flo berada di penjara tempat dodo di tahan, flo ragu untuk menemui nya, namun masi ada yang harus di selesaikan, biar kedepan nya, hidup flo bisa tenang. Sehingga dia memutuskan untuk masuk kedalam.
" Saudara max, ada tamu ingin berkunjung, " Ucap polisi itu ketakutan, max adalah seorang yang kenal hukum, dia juga seorang mafia bisnis nya banyak baik ilegal maupun legal. tidak peduli benar atau salah, tidak ada yang berani memprovokasi nya, seperti saat ini, para polisi sudah sesak napas bila harus berurusan dengan nya, mereka masi sangat menyayangi nyawa mereka, sehingga ketika max mengatakan masi ingin disini, polisi hanya mematuhinya,
" Akhir nya yang ku tunggu datang juga" Ucap nya pelan, namun masi bisa di dengar oleh polisi itu.
Dua netra mata saling beradu, tidak ada yang berbicara, bahkan jarum yang jatuh saja bisa terdengar karena keheningan itu.
" Kamu tidak salah, harus nya aku yang meminta maaf, andai dulu aku tidak sejahat itu, mungkin kejadian ini tidak akan terjadi, aku minta maaf " Lirih flo.
" Jangan katakan itu, aku akui memang awal nya aku ingin membalas mu, tapi karena kamu sudah berubah, niat ku yang ingin membalas dendam jadi berubah menjadi cinta, aku mencintai mu flo, setiap hari kamu membawakan aku bekal, itu mengingatkan aku kepada ibu ku,
Mendengar pengakuan cinta dari max membuat flo kaget, dia tidak menyangka kalau kebaikan nya itu, membuat max jadi menyukai nya,, mungkin ini lah yang di maksud kalau tidak ada pertemanan yang tulus antara laki laki dan wanita. Pasti salah satu akan timbul rasa suka.
" Gue cuma berharap kedepan nya kita nggak kan ada urusan lagi, gue juga udah cabut laporan gue, lo bisa bebas sekarang, satu lagi, apa boleh gue ke makam nyokap lo,? Gue cuma pengen minta maaf aja, "
Max hanya mengangguk mengiakan.
" Ya udah gue pulang dulu, "
" Tunggu flo,apa masi boleh gue berharap lo masi mau bawain gue bekal?
" Sorry, gue nggak bisa, " Flo berjalan meninggalkan max dengan wajah sendu.
" Gue nggak kan biarin lo menghindar dari gue flo, lo adalah milik gue, " Batin max.
__ADS_1

seminggu sudah berlalu, semenjak flo keluar dari rumah sakit. hari ini flo dan rafael janjian mau ke mall, namun mereka bertemu dengan bella yang di temani oleh evan.
" sayang, coba deh baju ini, kek nya cocok buat lo, " sambil memberikan baju yang dia pilih.
" masa si yang, bentar ya gue coba dulu. "
flo yang sudah berganti baju langsung berjalan ke hadapan Rafael.
" sayang gimana, bagus nggak"
rafael yang melihat penampilan flo tercengang, wanita nya ini memang sangat cantik, cocok banget di kulitnya yang putih dan halus.
" sayang lo cantik banget. sangat cantik, gue mau lo pake dress ini aja, nggak usah di ganti lagi. "
flo yang mendengar pujian dari kekasih nya , wajah nya langsung memerah, rafael yang menyadari itu langsung mencium kening nya.
" kenapa sayang, kok wajah kamu merah gitu, malu yaa, hmmmm"
" ihk apaan si, uda deh, jangan di godain,, " rengek flo.
Rafael merasa gemas dengan tingkah flo, dia memeluk flo dengan mesra, dan mencium kening nya,
dari kejauhan bella dan evan melihat keromantisan flo dan Rafael, ada rasa cemburu di hati evan, entah mengapa evan tidak rela kalau flo tidak menyukai dia lagi, ada sedikit penyesalan di hati evan.
sedangkan bella, kemarahan nya sudah di ubun ubun, " liat saja, sebentar lagi lo akan hancur, batin bella dengan seringai licik nya.
flo dan Rafael menuju restoran untuk mengisi perut mereka yang sudah dari tadi menuntut untuk di beri makan.
" sayang kamu mau makan apa,? , ucap Rafael sambil memberikan buku menu nya,
" steak barbeque sama spaghetti , minum nya, orange juice , "
" mba, semakin aja ya pesanan saya, " ucap Rafael kepada pelayan itu.
tak lama kemudian pesanan mereka sudah datang, mereka langsung melahap dengan nikmat makanan nya, tiba tiba suara menghentikan aktivitas mereka,.
" apa kami boleh bergabung dengan kalian? "
__ADS_1