
Hari pernikahan akan di gelar hari ini di rumah fernady. semua tamu sudah memenuhi seluruh ruangan dirumah itu.
acara pernikahan pun berjalan lancar, kini fernady dan bianca sudah sah menjadi suami istri.
terlihat bianca fernady dan aluna yang sedang tertawa bahagia layak nya keluarga bahagia. mereka melupakan jika masi ada dua anak sah dari penghuni rumah ini.
" abg fian kita foto bareng yo " ujar luna dengan manja.
" iya benar, kita belom ada foto keluarga, fian mana adek kamu, ajak kesini untuk foto bersama. " ucap fernady.
" aku tidak terbiasa berfoto dengan orang yang bukan keluarga ku, " ujar ara dengan dingin.
" ara perhatikan tingkah mu, ini acara pernikahan dedy, jangan membuat keributan, tante bianca sekarang sudah resmi menjadi istri dedy, itu arti nya kamu harus memanggilnya mamah"
ara tertawa sinis" konyol, benar benar konyol. aku bahkan tidak mengenal siapa wanita di samping dedy, aku baru bertemu dengan nya sekali saat terbangun dari koma, dan itupun dia sebagai perawat ku, dan sekarang tiba tiba menjadi mamah ku, lelucon macam apa ini, bahkan dunia dongeng juga tidak ada seperti ini, " s
suara ara terdengar ke telinga para tamu, mereka mulai bergosip ,
" ya ampun. ternyata begitu, dia perawat nona dirumah ini, kok bisa ya .. "
" ya bisa lah jeng. jaman sekarang udah banyak begitu, pembantu berkedok pelakor, sama dengan ini, berkedok perawat saat ada kesempatan menggoda majikan nya. "
" iya, bahkan anak nya saja tidak mengenal wanita nya dengan jelas, baru bertemu sekali lagi, ya siapa sih yang tidak mau dengan keluarga kaya, saya juga mau hahhaa...
bianca merasa malu dengan perkataan para tamu, dia menatap ara dengan air mata yang sudah mengalir,.
" ara mamah tau kamu belom siap dengan pernikahan mamah, tapi tolong jangan permalukan tante seperti ini, tante tulus menyayangi dedy kamu dan juga ara sama abg fian. "
" cukup ara, suka atau tidak. dia mama kamu sekarang. "
__ADS_1
" mamah aku cuma satu, mami inggit, selama nya hanya ada mami inggit. " tekan nya,.
" Sudah mas, nggak apa apa, ara butuh waktu untuk memahami semua ini, biarkan dia tenang. "
" Yang sabar ya, ara memang begitu anak nya. "
" Iya mas. "
Sore harinya acara sudah selesai di lakukan. ara yang sudah sejak lama meninggalkan acara kini berada di sebuah panti asuhan, panti asuhan ini tempat ara melepas penat dan pikiran. ara sangat di sukai oleh anak. anak panti disini, karena ara selalu menyalurkan bantuan ke panti ini baik berupa finansial atau sembako.
" ara,ayok minum dulu" memberikan teh kepada ara. " , ara kenapa, kok wajah nya di Teluk gitu... ara lagi ada masalah.? " tanya pengurus panti.
" emang keliatan banget ya bun? "
" ibu kenal ara bukan lagi sehari dua hari, bertahun tahun.,, ibu pasti tau kalau ara lagi tidak baik. "
" boleh lah, memang nya sejak kapan bunda larang kamu nginap, bahkan tinggal disini juga boleh. kamar kamu selalu bunda bersihin dan tidak ada yang menempati, karena bunda yakin ara pasti akan tidur disini suatu saat. dan ternyata benar kan,? "
" bunda memang selalu mengerti ara. makasih ya bunda. " ucap nya dengan sendu sambil memeluk pengurus panti.
ara bermain sebentar dengan anak panti sebelum masuk ke dalam untuk istirahat. sementara di kediaman ara, sofian sedang cemas dengan ara.
" lihat kelakuan ara, semakin kesini semakin tidak teratur. " ucap fernady. "
" dedy jangan menyalahkan ara, dedy kira ara begini karena siapa? "
" abg kenapa ngomong begitu, aku sama mama tidak menginginkan ini terjadi. lagian mama sama dedy saling mencintai, apa salah mereka dalam hal ini? apa memang kami tidak pantas untuk mendapatkan kebahagiaan.? " ujar luna dengan sedih.
" bukan begitu luna, aku tidak menyalahkan kamu, " ujar nya dengan frustasi.
__ADS_1
" sudah jangan berdebat lagi, lebih baik sekarang cari adek kami dan bawa pulang. "
" aku ikut " ujar luna.
" sebaik nya nggak usah, aku tidak menjamin ara akan suka jika tau nanti abg datang sama kamu"
" nggak apa abg, luna siap kalau ara tidak senang dengan keberadaan luna, tapi luna akan berusaha untuk mengambil hati nya ara, boleh ya luna ikut plissssss? "
" ahk baik lah, tapi nanti nggak usah banyak berbicara saat dengan ara, " ujar nya memperingatkan.
" iya abg, luna janji "
luna dan sofian kini berada di dalam. mobil, mereka mencari ara ke tempat yang biasa ara kunjungi jika lagi sedih, namun mereka tidak menemukan nya, sofian memang tidak mengetahui tentang panti asuhan yang sering ara kunjungi. .
kemana lagi abg harus cari kamu dek .. semoga kamu baik baik saja sekarang. citra. iya kenapa aku lupa soal citra, aku akan menelpon nya.
kemudian ia menepikan mobil nya, dan mengeluarkan gawai nya untuk menelpon kekasih sekaligus sahabat adek nya..
namun sama saja, citra tidak mengetahui keberadaan sahabat nya.
" abg, apakah abg sangat menyayangi ara? "
" iya, sangat. aku sangat menyayanginya, bahkan saat sekarang dia sudah dewasa pun aku masi berpikir dia seperti anak kecil yang harus di jaga. "
ara memang beruntung punya abg seperti sofian. tapi lihat saja nanti, aku akan membuat abg fian membencimu, dan aku akan menggantikan posisi mundi keluarga ini nanti, perhatian dan kasih sayang dedy dan abg semua nya akan aku rebut. batin nya.
" ara sangat bersyukur punya abg yang peduli dengan nya,seandainya saja aku punya abg pasti aku sangat bahagia. " ujar nya.
" kamu jangan bersedih.. sekarang kan aku sudah menjadi abg kamu, kamu. aku yang akan menjaga mu mulai sekarang. " ucap nya sambil membelai rambut luna.
__ADS_1