
Setiba di kamar, Clara langsung mencecar flo dengan banyak pertanyaan, sampai flo pusing mendengar nya, entah nyang mana yang harus di jawab.
" Flo ayok dong di jawab, dari tadi kamu cuma diam saja, aku benar benar dibuat bingung sama kalian semua, sebenarnya apa yang terjadi saat kamu pergi menemui Rafael,? "
" Aku menemukan Bella di rumah Rafael, "
" What??? Bella ada di rumah si Rafael, ngapain,?
Flo mengingat kembali kejadian di rumah Rafael, membuat flo menjadi sedih dan menangis,,
" Kok kamu jadi nangis si, ayok cerita sama aku,, " Ucap Clara memeluk flo.
" Rafael selama ini menjalin hubungan dengan Bella, bahkan Bella sedang hamil, "
" Astaga, nggak tau diri banget ya si Bella itu, Rafael juga kok dia gitu banget si, bukan nya dia udah move on dari si medusa itu,, "
" Entah lah, yang pasti aku kecewa banget sama Rafael, "
" Liat aja nanti kalau aku ketemu sama si medusa itu habis dia di tangan aku, akan ku cakar wajah nya, ku robek mulut nya, Rafael juga, benar benar brengsek, "marah Clara. Tapi rasanya nggak mungkin Rafael begitu flo, melihat sikap dia selama ini sama kamu itu, udah bisa di pastikan kalau dia sayang sama kamu. Aku yakin pasti si medusa itu yang menjebak Rafael."
" Di jebak atau nggak nya, kenyataan nya Bella lagi hamil, dan Rafael juga mengakui nya, apa yang bisa aku perbuat lagi, "
" Kamu yang sabar ya, aku yakin, suatu saat Rafael akan menyesali perbuatan nya, " Ucap clara menenangkan.
" Terus sekarang gimana,, apa kamu akan tetap bertunangan dengan pilihan papah kamu lagi,?
" Aku harus gimana, besok acara pertunangan aku, nggak mungkin bisa di batalkan, kalau boleh di pilih aku lebih baik nggak bertunangan "
" Flo, masi ada waktu, kalau kamu mau kabur, aku bisa bantu kamu, kita kabur sama sama , kita jalani sama sama, susah,duka,apapun situasi nya,aku akan ada selalu buat kamu, Kata Clara dengan penuh tekat,
Flo sangat terharu mendengar ungkapan perasaan Clara, Clara memang sahabat terbaik yang pernah flo miliki,
" Makasih ya Clara, aku tau kamu yang paling mengerti aku,, tapi gimana, aku nggak mungkin buat papah malu, aku nggak mau jadi anak yang tidak berbakti sama orang tua, "
" Iya juga sih, kalau kita kabur, nanti kita nggak dapat warisan, aku nggak jadi nikah sama papah kamu, ini nggak boleh terjadi flo, "
" Clara,, kamu nyebelin banget si, sebenar nya kamu sayang nggak sih sama aku, atau kamu cuma sayang sama harta papah aku aja, "
Flo sangat pusing dengan kelakuan sahabat nya ini, selalu ada aja tingkah konyol nya. bahkan disaat genting seperti ini
" Memang nya salah yang aku bilang, kan aku ngomong apa adanya, " Kata clara dengan polos nya.
Flo memijat kedua alisnya, melihat tingkah sahabat nya ini,,
__ADS_1
" Ahaaaaaa,, aku ada ide" Ucap Clara yang membuat flo kaget.
" Apaan? "
" Gimana kalau pertunangan ini biarkan tetap terjadi, lalu setelah itu, kita kasih kontrak kepada pria itu, , "
" Kontrak yang seperti apa,,? "
" Iya kontrak kalau kalian cuma bertunangan di atas kertas saja, dan tidak akan terjadi pernikahan, menurut ku si masuk akal. secara kan kalian belom saling mengenal. Dan bisa jadi pria itu juga sudah punya calon sendiri kan?
" Ada benar nya juga si ucapan kamu... Tapi gimana kalau dia nggak mau, atau ngasi tau sama papah, bisa gawat kan.. "
" Ya jangan sampai tau dong, soal itu nanti kita fikirkan, di coba aja dulu, aku yakin pria itu pasti berfikiran luas, ".
Mendengar ide dari sahabat nya, membuat hati flo sedikit lega, ya tidak ada salah nya di coba, batin nya.
" Kira kira calon tunangan kamu orang nya gimana ya,, ganteng apa jelek, " Clara memutar otak nya membayangkan calon tunangan sahabat nya itu,
" Astaga flo,,, ini gawat, benar benar gawattttt, "
" Apaan si, kamu jangan buat orang kaget dong, untung nggak jantungan, kalau sampai aku mati karena kaget, kamu bakal aku hantuin" Kesal nya.
" Hehhe sorry aku terlalu antusias,, aku lagi mikir,, jangan jangan, pria yang akan di tunangan sama kamu, jelek, gendut, tua, perut nya buncit,,, pendek, astaga, aku nggak bisa bayangin,,, "
Flo merinding membayangkan jika itu benar, astaga,, bisa struk di tempat aku, batin nya,
" Ya kan cuma nebak aja, soal nya kan kenapa dia mau ditunangkan dadakan begini, kan aneh juga"
" Benar si, masa iya dia mau diajak tunangan dalam jangka satu hari,, aduh gimana donk, apa kita kabur aja, "
" Ya udah kabur aja, biar aku bantuin kamu buat kabur, ayok buruan, "
" Tunggu dulu deh, kenapa jadi aku sendiri, bukan nya tadi kamu bilang mau ikut, kamu bilang suka duka barengan,,?
" Hehehe setelah aku fikir ya, mending kamu saja sendiri, gini ya, kalau aku ikut kamu , uang kita nggak bakalan cukup buat biaya hidup, gimana kalau nanti kartu kamu di blokir sama papah kamu, mau makan apa kita berdua, cari kerjaan juga susah, "
" Apa bedanya dengan kamu nggak ikut" tanya flo.
" Nih ya,, kalau aku nggak ikut, kan aku bisa nikah sama papah kamu, otomatis aku dapat uang donk, nah kan bisa aku kirim sama kamu tiap bulan nya, masuk akal kan?
" Dasar kamu ya,,, enak di kamu, rugi di gue,,, sialan banget sih punya teman nggak ada akhlak nya. " Sambil melempar bantal ke arah Clara.
" Astaga flo, niat aku itu baik buat bantuin kamu, gimana mau nggak, biar aku bantuin, "
__ADS_1
" Ngggak "
Tibalah hari yang di tunggu.flo sudah rapi dengan gaun panjang nya, yang memperlihatkan lekuk tubuh nya, sehingga siapapun yang melihat nya akan terpesona,
" Flo kamu cantik banget, aku jadi iri dengan kecantikan kamu ini,,dengar ya, kamu harus tenang, anggap aja ini cuma sebuah drama, jadi mainkan saja sebaik baik mungkin. "
Mencoba menenangkan sahabat nya ini, karena clara melihat ada keraguan di mata sahabat nya ini.
Suara gaduh di luar menarik perhatian flo dan clara yang sedang berhias di dalam kamar, mereka segera keluar untuk melihat.
"Lepaskan aku, biarkan aku bertemu dengan flo, ada yang ingin aku bicarakan, " Rafael terlihat sangat kasihan, wajah nya penuh dengan luka memar, itu pasti karena pukulan dari orang berbaju hitam itu.
" Flo ayo hentikan mereka. kalau terus dibiarkan Rafael bisa mati" Kata clara dengan panik.
" Clara, sejak kapan ada penjaga disini,, siapa orang orang yang berbaju hitam itu,, "
Clara yang baru sadar pun merasa bingung, semalam mereka tidak ada. Kenapa pagi ini sudah ada,
" Aku juga nggak tau, tapi kalau di lihat dari baju nya, seperti nya itu pengawal deh, tapi kenapa ada disini, apa itu pengawal kamu yang di tugaskan oleh calon tunangan kamu?
Flo semakin merasa ada yang aneh, papah bilang calon tunangan ku rekan bisnis nya, apa teman papah itu orang yang sangat berpengaruh, sampai sampai ada pengawal buat berjaga disini. batin flo.
" Aku juga nggak tau, yang pasti kita selamatkan dulu Rafael. " Saat mereka akan turun tiba tiba ronal datang , ronal menyuruh para pengawal itu untuk mengusir paksa Rafael. namun Rafael tidak bergeming sedikit pun, di pukuli juga diam tidak melawan.
" Ijinkan aku bertemu dengan flo, aku janji setelah ini , aku akan mengikhlaskan flo bertunangan dengan pilihan om. " Tutur nya dengan memohon.
" Tidak ada yang perlu kamu bicarakan lagi, seret pria ini keluar"
" Pah hentikan, apa yang papah lakuin. Ini bisa membunuh Rafael. " Flo menatap Rafael dengan rasa sedih, biar gimanapun flo masi sangat mencintai nya.
" Flo biarkan aku jelaskan untuk yang terakhir kali nya, aku mohon"
" Pah biarkan aku dan Rafael berbicara sebentar , 10 menit, aku aku janji hanya 10 menit, "
" Baiklah, hanya 10 menit. " Kemudian ronal melirik pengawal itu pertanda untuk melepaskan Rafael.
Flo mengajak Rafael untuk masuk kedalam kamar.
" Katakan apa yang ingin kamu utarakan. Waktu mu hanya 10 menit. " Ucap flo datar.
Rafael lalu berlutut dan memohon kepada flo untuk meminta maaf.
" Flo, aku datang bukan untuk membela diriku, aku datang hanya untuk mengatakan kalau aku sangat mencintai kamu,, aku akui aku memang salah karena sudah menghianati kepercayaan kamu,.. Tapi biarkan akun jelaskan apa yang terjadi, setelah itu kamu berhak menentukan keputusan mu. "
__ADS_1
" Katakan apa yang sebenarnya terjadi antara kamu dan bella"
Rafael senang mendengar flo mau mendengarkan penjelasan nya, setidak nya ada sedikit harapan batin nya.