
keributan sedang terjadi di kediaman erlangga. ada beberapa pria yang sengaja menyerang ke dalam rumah erlangga. Erlangga yang sudah mengetahui kedatangan musuh dari alarm rumah sudah bersiap siap untuk menyerang balik. erlangga membuka pintu rahasia kamar nya dan langsung memasuki sebuah ruangan yang bisa di bilang tidak terlalu besar. di dalam ruangan tersebut tersedia berbagai macam senjata. Mulai dari senjata terendah dan senjata mematikan. kemudian erlangga mengambil salah satu senjata andalan nya SIG Sauer P226. Ini, adalah senjata yang sangat mematikan yang biasa di gunakan di angkatan militer baik Indonesia mau pun jerman. erlangga kemudian keluar dari ruangan rahasia nya menuju ke depan rumah nya. situasi bisa di bilang imbang, kekuatan dari musuh tidak bisa di anggap sepele, erlangga kemudian bergabung dengan para anak buah nya .
" Fedrik, masuk kedalam, lindungi flo, aku akan membantu yang lain" tegasnya.
" Baik tuan. berhati hati lah. "
aksi tembak menembak pun terjadi, keributan itu membuat dia wanita cantik yang sedang tertidur pulas bangun.
" Clara, di luar ada apa ya, kenapa brisik sekali"
" Ckck kenpa kamu bertanya dengan ku, bukan kah aku disini juga sama kamu".
" ada suara tembakan, Clara jangan jangan rumah kita kemasukan maling, ayo kita lihat keluar. "
" Apa yang mau kamu lakukan? di luar berbahaya, sebaik nya kamu diam disini. aku akan mencoba keluar untuk melihat kondisi. kamu jangan coba keluar. Tetap disini mengerti. "
baru kali ini flo melihat Clara berbicara begitu serius dan menakutkan. flo merinding melihat tatapan mata nya.
" Singa laut, kenapa kamu begitu menakutkan sekarang? " ujar flo.
Clara yang tiba tiba serius menjadi panik.
" Ahj, apa yang kamu pikirkan. ini hanya trik buat kaku takut saja, dan benar saja ternyata kamu takut kan, aku memang jago nya drama . Sudah lah kamu tunggu disini, aku mau lihat calon suami ku dulu, aku akan segera kembali, kunci pintunya, jangan buka pintu nya jika ada yang mengetuk. dengarkan aku, aku akan memanggil mu dengan meong, jika kamu mendengar kata meong, berarti itu aku, selain daripada itu, jangan pernah buka pintu nya ok.
" Tuh kan kamu menakutkan lagi " Ujar flo sedikit takut. "
" Sudah sudah. cepat tutup pintu nya. kunci dari dalam. " Clara pun akhirnya keluar dan bertemu dengan fedrik yang berjaga di depan kamar merek.
" Nona Clara. jangan keluar, di luar tidak aman, ada penyusup yang datang, cepat masuk"
" Ahk, ternyata tuan fedrik. setelah sekian lama tidak berjumpa tidak membuat kesan saya berubah kepada tuan fedrik, masi seperti yang dulu, sempurna. "ujarnya bertingkah manja kepada fedrik. "
__ADS_1
sementara fedrik sudah di buat merinding dengan sikap genit Clara. wanita ini benar benar tidak tau malu .batin nya.
" nona sebaiknya cepatlah masuk kedalam, jangan sampai terjadi sesuatu nanti. " belom selesai fedrik berbicara, suara tebakan terdengar mengarah kearah mereka. Fedrik yang sudah siaga langsung menghindar dan dengan cepat melindungi Clara. dia memeluk Clara dan langsung melompat ke atas, kemudian dia menembakkan peluru itu tepat mengenai jidat musuh. kemudian datang lagi beberapa orang untuk menyerang. Clara yang melihat kondisi semakin buruk dengan cepat berputar dan menendang masih yang masuk. Kemudia. Clara dengan gerakan cepatnya menarik senjata yang berada di pinggang fedrik. fedrik yang sempat tercengang berapa detik langsung dengan cepat merubah ekspresinya. jika hanya orang biasa, tidak akan menegetahui kalau ada senjata tersembunyi berada di balik baju nya, karena sudah di desain sebagus mungkin khusus menyimpan senjata. namun wanita ini bisa mengetahui nya. berarti wanita ini tidak sesederhana yang terlihat. kemudian mereka berdua bertarung melawan berapa musuh yang sudah berhasil masuk ke dalam rumah.
setelah mereka berhasil melumpuhkan musuh yang masuk, Clara dengan manjanya berkata.
" tetap lah disini, jaga sahabat ku. " ujarnya sambil berjalan.
" Hey nona, kamu mau kemana? "
Clara berhenti dan memutar badan nya.
" apa lagi yang bisa ku lakukan, pasti nya bersenang senang lah, ada hiburan menarik di depan,tidak baik jika dilewatkan begitu saja" Ujarnya kemudian langsung meleset pergi seperti hembusa angin .
" Clara, cepat habisi arah jam sembilan, mereka lumayan banyak, berhati hati lah. "
" tenang saja om, tangan ku memang sudah cukup lama tidak bermain main" Ujarnya dengan santai. "
Kemudian erlangga menyuruh anak buah nya untuk menerbitkan semua kekacauan dirumah nya.
" Clara, apa flo tau masalah ini,? "
" Iya om, tapi flo hanya berpikir kalau ada maling. "
" Baguslah kalau begitu, segera lah masuk ke kamar, jangan sampai flo keluar sebelum keadaan sperti semula. "
" Iya om, tenang saja. "
" Flo buka pintunya, tok tok tok. "
Kenapa tidak di buka pintunya. astaga, bukan kah tadi aku memberi kode ya. "
__ADS_1
" Meong.. Meong.... "
" akh ternyata kamu, kenapa dari tadi manggil begitu, kan aku bisa buka cepat. "
" Aku lupa, ayok tidur lagi, aku mau mandi dulu sebentar. "
" buat apa mandi malam malam begini, gimana maling nya, apa sudah tertangkap. "
" tenang saja, hanya maling kecil, penjaga di luar banyak, tidak ada yang berani macam macam di kediaman erlangga. lebih baik kamu lanjut saja tidur nya. aku mau mandi dulu. "
Meski flo merasa curiga, tapi dia berpura pura tidak tau, lebih baik nanti aku cari tau sendiri.
" Tuan, saya benar benar tidak mengira kalau tuan menempatkan seseorang yang luar biasa di dekat nona flo. "Ujar asisten nya ferdrik.
" apa kamu kira aku bisa tenang jika membiarkan putriku sendiri tampa penjagaan?
fedrik memang berpikir kearah sana, namun dia tidak mengira kalau wanita genit yang selama ini suka merayunya ternyata adalah macam betina. Sungguh menarik.
Kampus.
akibat tidur mereka terganggu semalam, membuat kedua nya terlambat masuk ke kampus. sehingga disini la mereka berada. Membersihkan kolam di di belakang kampus.
" Keterlaluan memang si dosen killer itu, bisa bisa nya kita disuruh buat bersihin kolam segede ini, sampai rambut ubanan juga nggak bakalan selesai" Keluh Clara.
" Ngapain di pikirin, mending tidur aja, kamu bersihin sampai sebersih apapun tetap aja tuh daun jatuh lagi ke kolam, tuh dosen emng sengaja buat ngerjain kita, mending tiduran aja, harap harap, ada pangeran tampan jatuh dari langit "ujar flo.
" What, eh kamu jangan sampai kek dulu lagi, kamu udah bagus begini, jangan bertingkah lagi, ingat udah ada rafael. "
" emang nya kenapa dengan rafael? " ujarnya santai.
" Ya kan bentar lagi kalian mau tunangan.? "
__ADS_1
Flo tidak menjawab perkataan Clara, sebaliknya dia hanya tertawa sinis, dan menatap tajam ke arah langit. tidak ada yang tau apa yang di pikirkan nya.