Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
33


__ADS_3

" Bella. " Suaranya tercekat .


Bella terlihat sangat menderita, setelah apa yang dilakukan oleh dua pria hidung belang suruhan Bella. tubuh nya lemas tak berdaya, bahkan untuk berbicara saja, Bella sudah tidak sanggup, buliran air mata sudah membasahi wajah nya yang pucat. ia terlalu hancur sekarang.


Tubuh bagian bawahnya sudah terkoyak, setiap inci kulitnya telah di nodai. hidupnya benar benar sudah hancur. masa depan yang dia impikan untuk hidup bersama dengan rafael kini tinggal kenangan menjadi gegelapan.


" keluar  semua dari ruangan ini!! " ujar rafael dengan perasaan yang campur aduk. semua wartawan termasuk evan juga keluar dari sana. sementara rizal langsung pergi diam diam, sebelum kehadiran nya di ketahui.


sementara itu, seorang wanita yang berusia lima puluhan bergegas segera masuk ke dalam kamar. tak lain adalah bianca, ibu dari Bella. setelah melihat berita, bianca langsung bergegas menuju hotel untuk melihat keadaan putri nya.


" Bella, apa yang terjadi dengan mu nak?kenapa bisa seperti ini. bianca bertanya dengan perasaan sedih.


Bella masi tidak bersuara, pandangan nya masi kosong.


" Tenanglah, mamah sudah ada disini, semuanya akan baik baik saja. " bianca mencoba untuk menenangkan putri nya, tapi pada kenyataan nya tidak ada yang baik baik saja sekarang.


semua orang telah melihat bahwa Bella bersama dengan dua pria di kamar hotel sekaligus, berita ini pasti akan menyebar dengan cepat. tidak akan ada lagi keluarga atau pria yang mau menjadikan nya menantu, atau pun istri. pria mana yang mau menerima wanita yang sudah ternodai oleh dua pria sekaligus. Masa depan nya sudah benar benar berakhir. semua  orang akan memandang rendah dirinya.


Author. " Padahal tante bianca gak tau,kalau Bella memang sudh ternoda oleh rizal dan rafael tante bianca hehhee"


Sementara di kamar sebelah, flo tersenyum melihat kejadian di kamar bella.


" Aku adalah orang yang pendendam. jadi jangan coba coba untuk bermain main dengan ku. "


setelah melihat keadaan sudah sepi, flo bergegas untuk keluar dari kamar itu, namun saat sudah berada di luar pintu, seseorang mendorong nya kembali untuk masuk kedalam.


" Max " Ujar flo kaget.


" Pertunjukan yang bagus. aku tidak menyangka, kalau kucing nakal ku ini ternyata sangat pendendam. " ujar max dengan sembari tersenyum licik pada flo.


flo memasang wajah tenang.


" aku tidak mengerti maksud ucapan mu "


" tidak usah bersandiwara. aku tau kamu lah yang telah membuat kekacauan yang terjadi barusan. " ujar max dengan senyum menggoda..

__ADS_1


flo merasa sedikit tidak tenang. dia berpikir kalau ia telah bertindak dengan hati hati, tapi ternyata, ada max yang melihat perbuatan nya.


max melihat perubahan wajah flo, kemudianax berencana untuk mengerjai nya.


" Aku tidak menyangka, tunangan ku bisa berbuat begitu kejam. " kata max dengan memasang tampang kecewa.


flo yang sadar jika max tidak menerima perbuatan nya langsung menjelaskan apa yang terjadi.


" Max, aku tidak dengan sengaja melakukan ini, ini semua terjadi karena bella yang duluan akan menjebak ku, aku hanya memberinya pelajaran agar dia tahu kalau aku bukan orang yang mudah di tindas. " ujar flo dengan pelan.


Max masi tetap dengan wajah nya yang kecewa. sementara flo sudah takut jika max menganggap nya wanita yang jahat dan tidak berperasaan.


" Hahahha ,.... Kenapa wajah mu seperti itu, hei, jangan menangis. , aku minta maaf. aku hanya bercanda. " ujar max dengan mendekap flo ke dekapan nya.


" Kamu ngerjain aku " Ujar flo cemberut.


" Cup " aku senang kamu bisa membela dirimu sendiri. kamu bukan orang yang gampang untuk di tindas. kamu tau, seberapa panik nya aku saat tau kamu menghilang. "


setelah kepulangan flo, Max langsung mengadakan meeting dengan klien nya yang baru datang dari Singapura. namun di tengah rapat max mendapat kabar kalau kekasih nya belom tiba, seketika dia langsung meninggalkan rapat tampa permisi.padahal ini adalah klien yang sangat penting.


"Aku bahkan mendukung mu. jika kamu tidak melakukan ini, aku yang akan memberikan hukuman kepadanya. " ujar max dengan yakin.


beralih kepada evan yang saat ini tengah shock dengan apa yang baru saja dia lihat. dia tidak menyangka bahwa Bella akan melakukan hal sehina  itu.  malu, kecewa, sakit hati, itulah yang dirasakan nya. terlebih dengan kedua orang tua nya yang langsung memarahi nya. pasal nya kedua orang tua nya memang tidak menyukai Bella, bagi mereka Bella hanya memanfaatkan anak nya saja saja. namun evan tidak percaya, dia selalu beranggapan kalau Bella adalah wanita baik baik. entah kenapa saat ini yang terlintas di pikiran nya adalah flo. dia sangat menyesal telah menyia-nyiakan flo yang sangat tulus kepadanya.


Kediaman bianca.


Kini Bella sudah berada di kamar nya. kejadian itu masi sangat jelas berputar di ingatan nya. Ia berteriak dengan histeris.


rafael masuk kedalam kamar nya, melihat kondisi Bella, rafael merasa iba, entah apa yang telah di pikirkan nya sekarang tentang Bella.


" Rafael.aku di jebak. ini semua karena flo. ini perbuatan flo, dia yang telah menjebak ku di kamar hotel itu. " ujar Bella dengan frustasi.


Rafael terdiam berapa saat, kemudian dia mendekat kearah Bella.


" Rafael, tolong percaya kepadaku, ini perbuatan flo, dia yang telah menjebak ku. aku mohon percaya kepada ku. "

__ADS_1


Rafael mencengkram dagu Bella.


" hari ini kamu membuktikan bahwa kamu benar benar wanita ******. "


Rafael menghempaskan Bella dengan kasar , kemudian dia berbalik meninggalkan Bella yang semakin histeris.


di dalam kamar, Bella melemparkan semua barang yang ada di dekat nya.


Tidak lama kemudian bianca masuk kedalam. " Bella, tenangkan dirimu. " Ia memeluk putri nya berharap Bella bisa tenang.


" Aku sudah hancur bu. Rafael sudah tidak menginginkan ku lagi. " ujar Bella dengan isak tangis.


" kamu jangan berpikir begitu, Rafael masi sangat mencintai mu. Ibu bisa melihat bagaimana dia khawatir melihat mu seperti ini. dia masi mencintai mu, dia pasti akan menerimamu.. "


" Tidak ibu, Rafael sudah pergi, dia sudah meninggalkan ku. "


" Sudah jangan menangis lagi, sekarang jelaskan kepada ibu, apa sebenar nya yang terjadi. Ini yakin kamu tidak mungkin kan dengan sengaja bermain dengan dua pria itu? " kata bianca.


Perkataan bianca membuat Bella mengepalkan kedua tangan nya.


" Ini semua karena ****** sialan itu. "aku akan membunuh nya. " ucap nya dengan marah.


" Siapa maksud mu? "


" Flo, wanita ****** itu, dia yang telah menjebak ku dengan kedua pria itu. " tatapan Bella sangat tajam, aura membunuh nya menguar begitu kuat.


" Bella, sebenarnya apa yang terjadi. tidak mungkin wanita itu menjebak mu jika bukan kamu yang memulainya duluan. "


Bella pun menceritakan semua rencana yang telah dia susun. sampai dengan akhirnya dia berada di kamar hotel itu.


" dasar bodoh, bisa bisa nya kamu bertindak sembarangan begitu. sekarang bukan saat nya untuk memikirkan wanita itu, evan sudah melihat mu tidur dengan para pria hidung belang itu, mungkin dia juga akan memutuskan hubungan dengan mu. "


" Lalu apa yang harus aku lakukan bu" kata Bella.


" Kamu tenang saja. Ibu akan fikirkan rencana agar evan mau menikahimu.

__ADS_1


__ADS_2