Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
semua nya telah berakhir.


__ADS_3

"Jadi kamu adalah anak dari pasangan renata dan Wijaya? "


" Apa sekarang anda sudah mengingat nya..? Anda dengan kejam membunuh ayah saya, dan juga ibu ku. "


" Rizal, jadi selama ini kamu menjadi dosen hanya untuk membalas mendekati keluarga ku lalu balas dendam ? "


" Anda cukup pintar menilai nya. Pak ronal erlangga"


" Asal kami tau, ayah kamu telah menipu perusahaan ku. Dia membuat perusahaan ku di ambang kehancuran, "


" Jadi apakah perbuatan nya harus di balas dengan kematian" Ucap rizal marah.


" Aku tidak ada niat membunuh nya, dia yang lebih memilih untuk mati. "


" Omong kosong aku tidak percaya"


" Percaya atau tidak, itulah kebenaran nya. Saat itu aku ingin memasukkan dia ke penjara, dan ganti rugi semua kerugian yang dia lakukan dengan menyita semua harta ayah mu, termasuk rumah aset ayah mu. Namun ayah mu tidak mau hidup miskin sehingga dia lebih memilih untuk mengakhiri hidup nya. "


" Ayah ku sudah cukup berjasa banyak di perusahaan itu, tidak kah bisa anda mengampuni nya, apa anda tau setelah mendengar ayah saya meninggal, ibu saya juga memilih untuk mengahiri hidup nya. Aku masi sangat kecil, masi membutuhkan kedua orang tua ku, apa kah anda tau gimana saya bertahan hidup, anak usia 5 tahun sudah harus menghidupi diri sendiri. Tidur di jalanan, berebut makanan dengan anak ajalanan yang lain,"


" Aku tidak tau jika orang tua mu memiliki anak, karena saat kejadian namu tidak ada"


" Aku bersembunyi di bawah meja, dan aku lihat semua kejadian dimana anda membuat ayah saya meninggal. Hari ini jika anda tidak meninggal kedua orang tua ku tidak akan tenang disana.


Ronal tidak menyangka jika Wijaya meninggalkan seorang anak, dia memang sudah mengenal Wijaya dan istrinya lama, namun dia tidak pernah mendengar jika mereka memiliki anak, "


" Aku memang bersalah tidak mengetahui keadaan mu waktu itu, kamu boleh dendam terhadapku tapi tolong jangan sakiti putri ku. dia tidak ada sangkut paut nya dengan ini. "


" Akan ku pertimbangkan, " Hari ini tergantung dengan keberuntungan mu, jika kamu tidak mati makan akun yang mati. "


Mereka pun saling menyerang, tampa suara, ronal Memang bisa bela diri namun dengan kondisi nya seperti ini tidak akan mungkin bisa bertahan. Hingga pada akhir nya ronal berhasil di lumpuhkan oleh rizal. Pelurunya tepat mengenai jantung nya. max membuka pintu dengan paksa, dia membunuh rizal dengan menembak secara bertubi tubi, sebelum rizal meninggal, dia tersenyum dan mengatakan, " Flo sedang dalam bahaya, kemudian dia lanjut mengatakan " Ibu ayah, aku akan menyusul kalian. Dengan tersenyum ronal menghembuskan nafas terakhir nya.


Max langsung melihat keadaan ronal, namun, sudah tidak tertolong lagi, seketika itu juga ronal meninggal.

__ADS_1


Disisi lain, flo dan bella sudah terlibat percekcokan.


" Flo, akhirnya saat yang aku tunggu datang juga, aku sudah tidak sabar untuk menghabisi mu hari ini, "


" Maka lakukan saja aku bahkan tidak takut dengan mu. "


Bella bertepuk tangan dua kali. Setelah itu muncul berberapa laki laki lengkap dengan senjata masing masing.


" Dasar wanita licik, hanya untuk menghabisi ku kamu menyewa orang sebanyak ini, dasar pengecut. "


" Ini antara hidup dan mati, kecerdikan di perlukan disini. Kalian nikmati saja perempuan ini. Terserah mau kalian perlakukan bagaimana, yang penting hasil akhir nya dia harus mati. "


Flo berlari saat melihat pria itu mengejarnya. Flo berlari tampa melihat keadaan, hingga dia masuk ke hutan.


" Hey wanita cantik, jangan jual mahal, lebih baik kita nikmati malam ini dengan indah, kamu tidak akan bisa lari dari sini. Flo bersembunyi di balik pohon, tiba tiba seseorang datang membekap mulut nya, flo kaget dan ingin berontak. Namun pria itu mengatakan " Kamu aman, jangan takut"


" Evan... " Ucap bella.


" Iya, kamu tenang saja, kita akan baik baik saja. jangan takut. "


" Flo, kamu pergi dari sini, berlari lah sejauh mungkin, aku akan mengalihkan perhatian mereka. "


" Tidak van, mereka bisa saja menghabisi mu, " Kata flo dengan panik.


" Aku akan baik baik saja, makanya kamu harus cepat cari bantuan, aku akan mengulur waktu sampai kamu datang. " Ucap evan menenangkan.


" Baik, berjanji lah akan baik baik saja, sampai aku tiba. "


" Iya".


" Para pria jahat itu berhasil melihat flo berlari namun segera di halangi oleh evan, sehingga mereka terlebih dahulu mengurus eva.


" Hey kau, pergi kejar wanita itu, langsung habisi saja, "

__ADS_1


Pria itu pun mengejar flo, karena sudah lelah berlari di tambah kaki flo yang sudah cedera terkena oleh kayu dan rumput tajam sehingga flo terjatuh.


" Wanita sialan, mau lari ke mana lagi haaa, tadi nya aku masi ingin bermain main dengan mu, namun ternyata kamu sudah tidak sabar untuk ke neraka. Baik lah akan ku kabulkan. Dia langsung menarik pelatuk senjatanya.


" Dorr" Pria itu jatuh ke tanah dengan tembakan di kepalanya .


" Max, flo langsung berlari ke pelukan max. " Aku sangat takut, untung lah kamu datang, tolong selamatkan evan, evan tadi bersama ku, dia yang menolong aku, tolong selamatkan dia. "


" Kamu tenang, aku akan menolong nya.,, viktor, bawa flo keluar dari sini"


" Tidak, aku tidak mau pergi, aku akan ikut dengan mu, aku nggak tenang sebelum melihat evan"


" Baiklah. , namun tetap lah berada di sisiku, jangan jauh jauh, " Ucap max mengingatkan.


Max dan flo melihat evan sudah terkapar tak berdaya, max langsung menghantam habis semua pria itu, namun max tidak menyadari jika seseorang dari belakang pohon tengah mengarah kan senjata ke arah flo, saat pelatuk telah di tekan baru lah max menyadari nya, dia berlari senang mungkin untuk menyelamatkan flo, akhirnya flo berhasil selamat sedangkan max yang menjadi tameng untuk flo.


" Max... Lagi dan lagi kamu mengorbankan hidup mu buat aku, kenapa max kenapa, ' tangis flo meraung,.


Sementara yang d belakang pohon masi memasang wajah marah karena gagal mengenai sasaran. Sedang kan seorang pria yang bersembunyi di semak semak,merasa takut jika peluru itu melesat ke arah flo, tapi setelah bukan flo yang terkena, dia pun menarik napas lega.


Max yang masi dalam keadaan sadar pun mengatakan pesan terakhirnya.


" Flo, maaf kan aku tidak bisa menepati janji ku untuk menjaga kamu , jika ada kehidupan lain lagi, aku berjanji akan menjaga kamu di masa depan"


" Max jangan berkata seperti itu semua akan baik saja, kamu akan selamat, kita akan menua bersama, kita akan memiliki banyak anak yang lucu lucu, tolong jangan tinggal kan aku"


Bela yang berada di balik pohon keluar.


" Sungguh pasangan yang serasi, namun tidak adil jika romeo nya hanya mati sendiri. Tenang saja aku akan membantu juliet nya menemanimu. Bella pun langsung menembak flo, begitu juga dengan flo dia mengambil senjata max yang ada di dalam jaket nya, mereka sama sama menodongkan senjatanya.


" Flo, ini belom selesai, bahkan di kehidupan selanjutnya pun aku akan membuat hidup mu sengsara, "


" Makan dengarkan aku dulu, jika di kehidupan ini kamu berhasil menyakitiku, maka di kehidupan selanjut nya, kamu akan berhadapan dengan arabella, bukan lagi dengan flo, aku akan membuat hidup mu hancur sehancur hancur nya, sampai kamu lebih milih kematian . Ini jani dan sumpah ku. " Dor,, dor... "

__ADS_1


"semuanya sudah berakhir, sampai bertemu di kehidupan yang sebenarnya. " cling hussszzzz. pria itu pun menghilang seperti hembusan angin, dengan senyuman licik nya.


__ADS_2