Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
29


__ADS_3

" Kamu ingin bertemu dengan max? Tanya celine.


" Iya, aku memang ingin bertemu dengan nya. namun resepsionis ini menghalangi ku. " Jawab flo.


" Apakah kamu sudah membuat janji? jika tidak jangan salahkan resepsionis disini, jika kamu berpendidikan aku rasa kamu tau soal peraturan ini. Kecuali jika memang kamu tidak berpendidikan . begini saja, jika memang kamu adalah tunangan nya max kenapa tidak kamu telpon dia, kenapa harus cari ribut disini. " Ucap celine dengan mengejek.


" Aku sudah mencoba menelpon nya berulang kali, tapi tidak di angkat. makanya akun datang kesini untuk menemui nya. " jawab flo jujur.


Sebenarnya resepsionis itu tidak sepenuh nya salah . hanya cara nya saja yang kurang sopan. Di tambah karena memang tidak ada yang tau dari pihak max ,kalau max sudah bertunangan. jadi wajar saja jika mereka berkata seperti itu. terlebih lagi memang benar jika setiap hari ada saja wanita yang mengaku ngaku mengenal max.


" Ckckck. kalau begitu, aku adalah istri nya max. apa kamu percaya? ucap celine.


" Tentu saja tidak. sejak kapan max menikah."


" Kalau begitu sejak kapan kamu menjadi tunangan nya,? tipuan mu ini sangat menggelikan. aku akui, memang wajah kamu lumayan cantik, tapi sangat di sayangkan jika wajah dan tubuh mu ini kamu gunakan untuk menipu agar bisa menaiki ranjang pria kaya. " Ucap celine dengan senyum meremehkan.


" Plakk"


" Berani nya kamu menampar ku haa, apa kamu tidak tau aku siapa? " Ujar celine dengan marah.


" aku tidak peduli kamu siapa, bagiku kamu cuma sampah yang harus di singkirkan. "


" Sekuriti... cepat usir wanita murahan ini dari kantor ini. lihat baik baik wajah nya, jangan sampai orang ini datang lagi kesini. jika tidak, kamu aku pecat. " Ucap celine marah.


Sekuriti itu pun ketakutan dan langsung menarik paksa flo, flo yang di tarik pun meronta untuk di lepaskan, namun karena kekuatan sekuriti itu besar flo tidak bisa melawan hingga akhirnya flo di seret dan terjatuh.


Saat flo terjatuh tiba tiba pintu life terbuka. yang muncul adalah viktor. Asisten pribadi max. Viktor akan keluar untuk bertemu dengan klien. namun melihat karyawan berkumpul membuat viktor penasaran.


" Kenapa kalian berkumpul disini, bukan nya bekerja, malah asyik bergosip, bahkan di jam kerja, apa kalian mau dipecat? " Viktor sebelas dua belas dengan max. sikap nya dingin tidak tersentuh.


" Maaf Pak, di sana ada perempuan mengaku ngaku sebagai tunangan tuan muda. Jadi nona celine mengurus nya " jawab karyawan itu.


Viktor yang mendengar nya hanya mengangguk ringan. Itu sudah hal yang wajar baginya.ia tidak berpikir kalau yang datang adalah flo.


" Lanjutkan pekerjaan kalian. " Ucap nya datar. saat Viktor sudah mendekati kerumunan itu matanya menangkap siluet wanita yang di kenal nya. merasa kurang yakin Viktor semakin mendekat dan seketika,


" Deg" jantung nya seakan di paksa berhenti, di tambah lagi seperti petir yang menyambar tubuh nya. wajah nya sudah merah padam, ternyata wanita yang mengaku tunangan bos nya adalah Florence.tunangan yang sebenar nya.


tinggal berapa langkah lagi Viktor akan sampai di dekat flo, tiba tiba ,...


" Hentikan... " Suara menggelegar membuat semua mata tertuju kepadanya.

__ADS_1


" Kurang ajar, berani nya kamu menyentuh tunangan ku bugh bugh... " Sekuriti yang menyeret flo di pukul sampai sekarat oleh max. tangan yang di gunakan untuk untuk menyentuh flo di patahkan oleh nya. semua karyawan di buat gemetar melihat sosok max yang seperti kesetanan.


" Siapa yang melarang tunangan ku masuk?jawab!!!!!!" tanya max penuh amarah.


sementara resepsionis itu sudah getar getir.melihat  kemarahan max, sudah menunjukkan  kalau wanita itu adalah tunangan nya. Memikirkan itu membuat nya ketakutan. sekuriti nya saja di buat sekarat sama tuan muda, gimana dengan aku yang mengatakan jika tunangan nya wanita murahan, habis lah aku " Ucap nya .kemudian dia pingsan di tempat.


" Jika tidak ada yang menjawab baiklah, saya anggap semua pelakunya.. "


Mendengar itu para karyawan langsung ketakutan dan serentak mengatakan pelakunya adalah celine dan ana.


" Max aku tidak salah, aku tidak tau kalau dia benar tunangan mu, bukan kah selama ini juga bnyak yang datang mengaku sebagai tunangan mu?, jadi aku berpikir kalau wanita ini juga seorang penipu. " kilah nya.


" Viktor, pecat semua karyawan yang melihat kejadia barusan. , dan untuk wanita itu, blacklist dari semua daftar perusahaan, dan jangan memberikan tunjangan apapun."


" Baik tuan muda. "


Sementara para karyawan nya menarik nafas pelan. tidak masalah bagi mereka tidak mendapat gaji, setidak nya jangan di pecat, itu sudah merupakan keberuntungan bagi mereka.


" Dan kamu celine, aku tunggu kamu di atas.."


Max mengangkat flo kedalam pelukan nya, dengan reflek flo melingkarkan tangan nya ke leher max.


dia menggendong flo naik ke atas dengan mesra.


Kemudian mencari obat salep untuk mengobati tangan flo.


" apakah sakit " Ucap max dengan lembut saat melihat flo meringis pelan.


" Ya lumayan lah, lihat saja sampai merah begini. " Ujar nya dengan cemberut.


" Seharusnya tadi aku patahkan kedua tangan nya yang sudah lancang menyentuh mu sampai begini. "


" Max sudahlah, ini juga bentar lagi sembuh, tapi perlakuan kamu sama sekuriti dan karyawan lain nya sungguh kelewatan. kasihan mereka kalau sampai kehilangan perkerjaan nya. jaman sekarang susah cari kerja, "


" Tidak. Aku tidak pernah menarik ucapan ku" Ucap nya datar.


" Max kamu tega lihat mereka pengangguran. gimana kalau mereka adalah tulang punggung keluarga, mereka butuh makan, bertahan hidup. beli beras, bayar listrik, air dan masi ba...., "


" Cup" Max mengecup bibir flo.. " Kenapa kamu cerewet sekali. apakah aku harus tau semua kebutuhan rumah tangga orang? "


Flo di buat kalang kabut akibat ulah max yang tiba tiba mencium nya. jantung nya berdetak kencang.entah apa yang dia rasakan.

__ADS_1


" Aku cuma mau kamu beri hati mu sedikit buat karyawan kamu. "


" Hati ku cuma akan aku berikan buat kamu seutuh nya, tidak bisa di bagi bagi" ucap nya lembut.


Astaga. Ini kenapa jantungku jadi begini, jangan sampai dia mendengar nya. batin flo.


" Kenapa wajah kamu merah? Ledek. Max.


" jangan mengalihkan pembicaraan.aku serius, jangan sekejam itu dengan karyawan lain nya. Mereka juga tidak salah"


"Baiklah aku tidak akan memecat mereka, cukup dengan tidak memberikan gaji mereka saja bulan ini. "


" Apah? Kenapa kamu begitu kejam"


.dengan tidak memecat semua karyawan , itu sudah cukup adil buat mereka. " Ujar max yang tetap kokoh dengan ucapan nya.


" Huhh ngomong sama kamu memang susah, begini saja, resepsionis itu dan yang satu lagi biarkan kamu pecat, tapi yang lain jangan. mereka nggak salah. " ucap flo memohon.


Tak lama kemudian celine memasuki ruangan max. seperti biasa nya dia selalu bersikap manja kepada max. dancaranya itu sontak membuat flo melotot kearah max.


" Max,, siapa wanita ini, aku yakin dia bukan tunangan kamu kan.? sejak kapan kamu tunangan, kenapa aku tidak tau.


atau jangan jangan dia cuma penghangat ranjang mu saja? " sambil memandang rendah flo.


Max memukul meja dengan kuat sehingga membuat celine takut.


" Celine, sebelum nya aku menghormati mu karena kedua orang tua mu. Selama ini juga aku mendiamkan kelakuan mu di belakang ku. aku masi bisa mentoleransi semua itu, tapi jika kamu berkata kasar terhadap tunangan ku, aku pastikan kamu akan menyesal.jangan mencampuri urusan ku, "


" Max hanya karena wanita ini kamu berani membentak ku!! keterlaluan kamu max "


Celine marah memukul dada max.


" Celine jaga batasan mu, dia adalah tunangan ku, kamu tidak berhak mengatainya. . "


" Max, jadi selama ini kamu menganggap ku apa, kenapa kamu memperlakukan aku beda? , max kamu sudah berjanji kepada kedua orang tua ku kalau kamu akan selalu bersama ku. "


" Kamu salah mengartikan niat baik ku selama ini, aku hanya menganggap kamu sebagai adik ku. dan aku tidak melupakan janji ku kepada orang tua mu .menjadikan mu saudara ku adalah bukti janji ku kepada mereka. "


" jadi selama ini kamu hanya menganggap ku sebagai adik? max, aku gak mau, apa kamu gak bisa melihat kalau aku cinta sama kamu"


" Celine, di antara kita tidak akan pernah ada rasa lain selain kakak dan adik." ujar max deingin.

__ADS_1


Celine akhir nya menangis mendapati jika max hanya menganggap nya sebagai adik. perlakuan max selama ini membuat nya berbeda ternyata hanya karena di anggap seperti adik nya. cinta nya hanya bertepuk sebelah tangan. Celine akhir nya pergi meninggal kan ruangan itu dengan emosi.


Sementara di lantai bawah, para karyawan sudah gempar, pemecatan tentang karyawan yang menonton pertunjukan itu akan di pecat semua. Mereka sudah memohon untuk di maafkan namun tidak di respon sama sekali. Viktor juga merasa kasihan. namun dia tidak bisa berbuat apa apa. keputusan tuan mudanya adalah perintah.


__ADS_2