
dari kejauhan bella melihat flo dan Clara sedang asyik berbincang. dengan senyum licik nya dia mendekat ke tempat flo.
" wah ternyata putri dari seorang erlangga sedang jadi babu ya disini. sungguh kasihan. "
" He macam betina, sekalipun jadi babu, identitas flo tetap saja sama, orang terhormat nomor tiga di kota ini, sementara kamu, liat sendiri, modal tampang doang. Cuihh apa hebat nya. " ledek Clara .
Bella mengepalkan tangan nya, apa yang dikatakan Clara memang benar, semua yang di inginkan flo bisa dia dapatkan, sementara bella, kalau bukan karena evan yang menjamin kehidupan nya, mungkin dia tidak akan bisa seperti sekarang ini. itulah yang membuat bella menjadi semakin iri dengan nya.
" terserah apa kata kalian, buat apa memiliki segalanya kalau tidak bisa mendapatkan cinta. uang mu memang banyak, tapi sungguh kasihan, percintaan mu tidak semulus dengan kekayaan mu. aku sungguh kasihan kalau rafael lebih memilih aku di banding kamu. "ujarnya dengan sombong.
" apa maksud mu " tanya Clara.
" tanya saja dengan sahabat mu ini, aku rasa dia tau, dan juga,kemaren rafael juga menginap dirumah ku, dia sangat cemas, saat tau aku lagi sakit. Oh satu lagi, kalian itu cuma di jodohkan kan ? rafael menceritakan nya sama ku, dia terpaksa menerima perjodohan karena tidak mau melawan orang tua nya. "
flo yang mendengar pun seketika berpikir, kemudian berkata." ahk, begitu rupanya, yah, kami memang di jodohkan, tapi pada kenyataan nya aku lah pemenang nya, karena aku yang berhasil mendapatkan nya. meski tanpa cinta juga tidak apa apa, setidak nya di mata orang aku lah pasangan nya, dan kamu mungkin akan jadi orang ketiga nya. atau bahkan nanti nya jadi pelakor .
Bella yang marah pun maju dan ingin menampar flo, dengan cepat ia pun menahan tangan bella dan mendorong nya ,namun karena kurang keseimbangan bella terjatuh ke dalam kolam.
" Ahk, tolong, tolong, aku gak bisa berenang, tolong"
flo memperhatikan bella dengan teliti. apakah benar tidak bisa berenang atau hanya akting.
" flo seperti nya dia memang gak bisa berenang deh, liat aja dia, udah kayak tikus kecebur got. "
disaat flo ingin menolong bella, tiba tiba, pandangan nya mengarah ke arah rafael yang seperti nya akan datang kesini. dengan cepat flo pun melompat ke kolam, dan berpura pura tenggelam.
Flo pun memainkan akting nya.
" ahk, aku gak bisa berenang kaki aku kram, Clara tolong selamatkan aku" ujar nya kepada Clara sambil mengedipkan sebelah mata nya. "
Clara yang tadi nya sempat tidak mengerti, setelah melihat kedatangan rafael barulah dia paham.
" tolong, bella dan flo terjatuh ke kolam, rafael cepat selamatkan mereka. , flo kaki nya kram jadi tidak bisa berenang.. "
rafael, ini kesempatan terakhirmu, jika kamu menolong bella duluan aku tidak akan memaafkan mu.
rafael yang panik pun langsung melompat ke ke kolam dan menyelamatkan flo terlebih dulu, kemudian baru lah dia menolong bella.
__ADS_1
" Uhuh uhug, rafael, flo yang mendorong ku tadi, dia ingin membunuh ku di kolam ini" tuduh bella
" iya, aku memang melakukan nya, aku yang mendorong nya ke kolam. kemudian aku menjatuhkan diriku sendiri. apa kamu percaya rafael.? " ujar flo dengan akting sedih nya.
" aku tau kamu tidak berbohong. aku percaya sama kamu. ayok aku bantu berdiri. "
flo tersenyum melihat kearah bella. dia tersenyum puas melihat bella menahan amarah.
Clara mendekat ke arah bella berkata" kamu jangan lupa siapa yang kamu lawan, florence, antagonis kampus ini. " kemudian dia pergi menyusul flo.
selepas mereka pergi seorang pria datang memasangkan jaket ke tubuh bella.
" Kenapa kamu cuma diam melihat aku di perlakukan begini? " Ujar nya kesal.
" apa yang bisa aku lakukan? membongkar identitas ku di hadapan mereka? itu tidak mungkin, belom saat nya mereka tau siapa aku. "
Flo dan Clara berjalan kearah kantin,namun saat tiba di kantin, keadaan sangat rame seperti pasar. tidak seperti biasa, Flo dan Clara penasaran dan bertanya kesalah satu mahasiswa yang lewat
" Novi ada apa tumben kok rame banget? " tanya Clara.
" Itu loh. Si dodo yang selama ini cupu, ternyata kren banget. dia udh berubah drastis jadi pangeran. aduh ganteng banget pokok nya. " balas Novi yang terlihat lebay.
" Buat apa ganteng kalau psikopat" ujar x Clara enteng.
" apah? " tanya Novi penasaran.
" udah nggak usah kepo,pergi sana " usir Clara ketus membuat Novi ketakutan.
Memang flo akui, dodo sangat tampan, Dengan fisiknya yang tinggi dan maskulin, kulit perunggu ,serta fitur wajah yang tajam dan berbeda. Ia tampak seperti patung yunani. Sementara itu, tatapan gelap, dalam, dan dingin membuat nya agak liar dan tak terkendali yang memberi nya kesan seksi. pesona iblis nya kuat, fitur tampan menyebabkan dia memancarkan sikap tangguh seperti raja penguasa. Sedangkan raut dingin di wajah nya mirip iblis, namun tampan membuat orang lain ragu ragu dan ketakutan untuk bertemu dengan tatapan nya.
" Woii, kamu lagi liatin si psikopat itu ya, , apa coba bagus nya. "
" aku cuma penasaran aja, kenapa selama ini dia berpura pura jadi cupu, apa tjuan nya.? "
" Sudahlah flo, aku udah lapar banget, tapi kita duduk dimana ya, semua nya udah penuh lagi, cuma tersisa meja dodo dan,,, hei lihat itu, ada dosen killer juga, buat apa dia makan di kantin ini? Kita duduk dimana donk ini, yang satu psikopat, satu nya dosen killer, dua dua nya sama sama menyeramkan " Timpal Clara.
kedatangan flo dan Clara menarik perhatian dodo dan rizal. saat mereka ingin pergi meninggalkan kantin, dodo memanggil mereka.
__ADS_1
" Flo, kamu mau kemana? bukan nya belom makan kenapa udah mau pergi? "
"hari ini kantin rame banget sampe gak kebagian tempat duduk. " ujar flo
" meja ku masi kosong, duduk di meja ku aja"
" Gak usah, kita mau balik aja" Balas flo dan segera berbalik.
" Ahk, hei apa yang kau lakukan, turunkan aku teriak flo sambil memukul tubuh bagian belakang max.
sementara Max mengangkat yang mengagkat tubuh flo dengan gaya bridal style. hanya memasang wajah datar datar nya tampa peduli omongan orang orang.
" Oh astaga, beruntung sekali flo bisa di perlakukan seperti itu, "
" Iya saya juga mau kalau yang peluk cowok setampan itu.
banyak bisik bisik yang menceritakan tentang kejadian tersebut.
" Dodo apa yang kamu lakukan ini benar benar keterlaluan" kesal nya.
" Max.. panggil aku max, " ucap nya dengan dingin. "
" flo, kamu nggak apa apa? "ujar Clara panik. " max apa yang mau lakukan, kamu kira teman aku karung beras, seenak nya kamu angkat begitu"
" kamu yang mengatakan barusan? "ujar nya acuh.
" Apa maksud mu?
" bukan kah kamu yang mengatakan kalau teman mu karung beras. "
" Apah? dasar ka.... " omongan nya tercekat saat flo tiba tiba berbicara.
" sudah sudah, cuma mau makan aja kan, ayok makan, apa yang mau diributkan. "clara pesenin aku makan". lebih baik aku mengalah supaya cepat pergi dari kantin ini. sangat memalukan batin nya.
mereka pun akhirnya menyelesaikan acara makan mereka. flo langsung berdiri ingin cepat cepat meninggalkan max, namun perkataan max membuat nya ingin menenggelamkan dirinya sendiri kedasar lautan.
max menarik flo dan menghimpitnya ke dinding.lalu berbisik. tubuh mu sangat berat seperti, karung beras. " max tersenyum licik dan meninggalkan flo yang wajah nya sudah memerah.
__ADS_1
sementara di sudut meja lain, seseorang menahan cemburu. "