Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
kesempatan ke dua


__ADS_3

Clara yang sedari tadi menunggu sahabat nya tak kunjung datang , dia merasa cemas, takut jika ada terjadi sesuatu dengan sahabat nya.


" Aduh flo dimana si, kenapa lama banget, udah gitu tas nya ada sama aku lagi, apa aku susul aja ya, siapa tau dia pingsan lagi. "


setiba di toilet, Clara tidak menemukan sahabat nya, dia mulai panik, takut terjadi sesuatu, Clara bingung harus memberitahu siapa, di fikiran nya hanya mengingat Rafael. Clara mencoba menghubungi Rafael namun sama sekali tidak ada jawaban.


" Aduh bagaimana ini, bisa bisa aku di pecat jadi nyonya erlangga kalau tau anak nya hilang. ayok mikir clara, bagaimana ini"


Flo dibawa ke bangunan tua yang sudah lama tidak di pakai. Masi dalam keadaan pingsan , kedua tangan dan kaki nya di ikat.tak lama terdengar langkah kaki.


" bangunkan dia, jangan sampai dia mati kelaparan disini, bisa bisa kita dihabisi sama bos, " Ujar salah satu yang menjaga disitu.


" Wanita ini lumayan cantik juga, sayang kalau di anggurin. "


" Jangan berani macam macam, tugas kita hanya membawa nya kesini, bos tidak mengijinkan kita untuk bertindak lebih. jadi jika masi ingin hidup, jangan sentuh wanita ini. "


" Ambil air, lalu siram dia, aku akan berjaga di depan. " Ujar pria itu.


Flo yang masi pingsan kesadarannya mulai pulih setelah di siram. flo melihat sekeliling nya dan merasa tempat ini sedikit menyeramkan.


" Hei bangun, cepat makan, jangan sampai kamu mati konyol disini. "


" Siapa kamu, lepaskan aku "


" Kamu tidak perlu tau siapa aku, aku akan membuka ikatan tangan kamu, jangan coba coba macam macam. "


" Bruhg, " Pintu terbuka memperlihatkan Rafael yang sudah terlihat babak belur datang untuk menolong flo. Beberapa anak buah yang berjaga di depan sudah di kalahkan oleh nya.


" Rafael, "panggil flo.


" Kurang ajar, siapa kamu berani nya menyusup ke tempat ini. "


tampa basa basi Rafael langsung menyerang pria berbadan gemuk itu.

__ADS_1


" rafael hati hati, "


Tak menunggu lama Rafael sudah mengalahkan pria itu, lalu dengan cepat dia melepaskan ikatan flo,.


" Kita harus  bergerak cepat, aku yakin di luar sana masi banyak yang berjaga. "


" kenapa kamu ada disini?


" panjang ceritanya, nanti aku jelaskan. sekarang kita harus pergi dari sini."


" Ahk"


" Kenapa, apa ada yang sakit? " ujar Rafael khawatir.


" Kaki aku seperti nya keram kelamaan dini katnya. "


" Cepat naik, aku akan menggendong kamu keluar, sudah tidak ada waktu lagi, ayok cepat. "


tampa menunggu lama flo naik ke punggung Rafael dengan malu malu.


mereka akhirnya berhasil meninggalkan tempat itu, kini mereka berada di dalam mobil Rafael.


" Sekarang coba jelaskan kenapa kamu ada disini? "


" awalnya aku mau kerumah kamu, seminggu ini kamu selalu menghindar dari aku, jadi aku berencana buat nemuin kamu,tapi pas aku mau belok, aku melihat mobil kamu keluar, jadi aku ikutin. "


" Jadi tadi kamu juga ada di mall juga.? "


" Iya, aku liat kamu pergi ke toilet. aku berencana nunggu, kamu di depan toilet, tapi  aku langsung melihat ada dua orang yang mencurigakan, jadi aku ikutin sampai kedalam. dan hasil nya aku melihat kamu di bekap . "


" jadi kamu liat aku tadi, kenapa nggak langsung di tolongin, kamu sengaja mau buat aku celaka.? "


" bukan begitu, aku hanya ingin tau siapa yang menyuruh mereka buat nyulik kamu, tapi setelah aku periksa, nggak ada orang nya. hanya beberapa anak buah nya saja yang berjaga.

__ADS_1


" Entah siapa yang mau berniat jahat sama aku "


" Kamu jangan khawatir, sekarang semua nya sudah baik baik saja. flo, apa hubungan kita memang harus berakhir seperti ini, aku benar benar minta maaf, aku tau aku salah, tidak seharusnya aku lebih percaya sama bella daripada pacar aku sendiri. tolong kasih aku kesempatan sekali lagi. " Ujar rafael menggenggam tangan flo.


" apa kamu masi mencintai bella? kalau memang iya, mending kita nggak usah bahas ini lagi, percuma kamu maksa buat lanjutin hubungan ini kalau hati kamu sama orang lain. "


" aku udah pikirin baik baik, setelah berapa hari nggak ada kabar dari kamu, aku merasa seperti ada yang hilang. Flo, ada satu hal yang ingin aku katakan sama kamu. Bella sebenarnya masalalu aku. Aku dan bella pernah menjalin hubungan waktu sma, saat itu keadaan ekonomi keluarga ku belom seperti sekarang ini, bella nggak bisa bertahan sama aku karena aku tidak bisa memberikan kemewahan kepadanya. dia memilih pria kaya dan meninggalkan aku, kamu tau, selepas bella meninggalkan aku apa yang terjadi? aku hampir gila, konyol memang, tapi itu lah faktanya. aku sangat sayang sama bella. hingga akhirnya, mama datang dan mendukung aku, sampai aku bisa melupakan masalalu. namun tidak sangka, aku di pertemukan kembali dengan bella di kampus ini, meski aku tau bella memiliki hubungan dengan evan, aku masi selalu mengawasi dia  dari kejauhan, apalagi saat dulu kamu sering memperlakukan bella tidak baik. namun terlepas dari semua itu, hal yang nggak bisa aku rubah adalah, janji ku kepada almarhum papah nya bella. "


" Maksud kamu? "


" dulu sebelum papah nya bella meninggal,beliau menitipkan bella sama aku. "


" apa karena itu juga kamu nggak bisa menolak perkataan bella.?


" Kamu pasti berpikir aku  konyol kan? aku tidak memiliki perasaan apapun lagi terhadap bella, semua murni hanya karena tanggung jawab ku saja. "


Flo pun mengerti, kenapa selama ini rafael sangat peduli dengan bella. Bahkan diam diam menjaga bella.


" Iya, aku akan kasih kamu kesempatan sekali lagi, jadi tolong jangan buat aku kecewa lagi.


" Flo melihat ketulusan rafael saat memintanya untuk memberi kesempatan kedua. di tambah flo juga masi sayang sama rafael.


" Terimakasih sayang, aku janji, aku akan memproritaskan kamu di hidup aku mulai sekarang. "Rafael memeluk dan mencium kening flo.


" Iya, aku percaya sama kamu. , oh astaga, aku lupa, clara pasti panik nyariin aku."


" Aku hampi lupa, dia juga tadi sempat hubungin aku, sebentar, aku telpon balik. "


" Halo, astaga kamu kenapa baru hubungin aku, flo hilang rafael, gimana ini? "


" Udah jangan panik, flo ada sama aku. kamu pulang saja, kita ketemu di rumah flo. "


" jadi dari tadi flo ada sama kamu, kenapa nggak bilang, kalian buat aku kena serangan panik tau nggak? awas saja kalian nanti. Tut tut... " clara mematikan telpon nya terlebih dahulu karena kesal dengan kelakuan dua si joli itu.

__ADS_1


" Brengsek. tidak becus, menjaga wanita saja kalian semua tidak becus. " Marah seorang pria di sebrang telpon.


" Ronal erlangga, kita akan bertemu sebentar lagi. nikmati lah kesenangan mu, sebentar lagi, hidup mu akan hancur. " Seringai nya dengan senyum licik.


__ADS_2