Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
64


__ADS_3

Luna adalah anak kandung dari om fernady. daddy kamu. "


Ara sudah menduga ini sebelumnya, namun ternyata dugaannya benar, pantas saja, selama ini sikap daddy kepada luna tidak seperti ayah dan anak tiri., jika benar luna adalah anak daddy, itu berarti daddy sudah berselingkuh dengan tante velly.


" Kenapa reaksi kamu tenang seperti ini? Bukankah seharusnya kamu kaget dengan fakta ini?


Ara menghembuskan nafasnya perlahan. Kemudian berkata.


" Ini bukan berita besar, buat apa aku terkejut? dan lagi aku juga sudah menduganya dari awal. "


"ternyata penglihatanmu sangat tajam , bisa secepat itu mengetahuinya. Hmm aku salut sama kamu. So,, rencana kamu apa selanjutnya? "


" Apa yang bisa di lakukan? Ya ikuti aja permainan mereka. Aku akan pura pura tidak tau, biarkan saja selamanya luna tidak memiliki status. "


Tak lama handphone ara berdering, memperlihatkan nama sipenelpon.


" Hallo marcel, ada apa? "


" Aku ada kirim sesuatu ke kantor kamu, udah kamu Terima belom? "


" Kamu ngasi apa? Aku lagi di luar si,makan siang, paling udah di amanin sama bian, nanti aku liat deh. "


" Ya sudah, jangan lupa nanti malam, aku akan jemput kamu. "


" Ok. Sampai ketemu nanti malam ya, bye. "


Sementara di meja max dan clara.


" Max, ini makanan kesukaan kamu, aku suapin kamu ya "


" Aku ngak lapar, kamu saja yang makan. "


" Max. Bukankah kamu sudah berjanji, akan menemani aku hari ini sepuasnya? "


Dengan terpaksa max membuka mulutnya  menerima suapan dari Clara.


" Aku akan makan sendiri. Sekarang kamu cepatlah makan, aku masih ada urusan yang harus ku urus. "


Clara  yang melihat tidak ada penolakan dari max pun sangat senang.dia sangat menantikan hari dimana max bersikap lembut kepadanya. Akhirnya max akan jatuh kedalam tanganku. '


dua suapan berhasil masuk kedalam mulutnya. Tiba tiba Clara merasakan sesak dan tenggorokannya  tercekik.


Melihat obatnya sudah bereaksi, max pun menyeringai.


" Max apa yang kamu lakukan? " Ujar Clara dengan suara yang terbata bata.


" aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan. " Ujar max dengan dingin.


" Max, ini sangat sakit, kenapa kamu melakukan ini? Bukankah kita sudah sepakat, kalau aku akan meninggalkan paris setelah menghabiskan waktu denganmu"


" Memangnya kamu siapa berani membuat kesempatan dengan ku, clara, jangan kamu kira aku tidak tau selama ini kamu menipuku. "


" Apa maksud kamu max, aku mana berani buat nipu kamu, kamu kan tau aku sayang banget sama kamu. "


" Clara, trahir kali aku ingat kan sama kamu, berhenti menggangu kehidupanku. Jangan salahkan aku jika harus berbuat kasar kepadamu. "

__ADS_1


" Max sudah sangat lama berlalu, kenapa kamu belom bisa membuka hatimu untuk ku. Apa kurangnya aku? "


" Kamu tau kurangmu apa? Kurang mu sangat banyak, apa kamu sadar, kamu itu menghianati flo, jelas jelas kamu tau aku adalah tunangannya, tapi apa, kamu malah merebut tunangan sahabatmu.. Kamu tidak lebih dari wanita murah clara, dan selama ini kamu malah memakai nama flo untuk bisa dekat sama aku, aku tau semua nya clara, kamu yang mengancam om erlangga untuk mengatakan wasiat palsu dari flo kan.? "


Mendengar max berkata seperti itu, artinya max sudah tau semuanya. Clara lah yang mengancam erlangga untuk mengatakan wasiat palsu kepada max atas nama flo. Clara ingin erlangga mengatakan jika sebelum flo terperangkap didalam api, flo ingin max menikahi Clara. Itulah yang yang membuat max selama ini bisa menjadi dekat kepada clara, dan setelah rencana nya berhasil, Clara membuat erlangga menjadi depresi, karena Clara yakin suatu saat nanti erlangga pasti akan mengakatakan kebenarannya kepada max. Namun siapa sangka, erlangga ternyata tidak selemah itu, erlangga yang mengetahui niat jahat Clara dengan diam diam, menukar obat yang di kasih Clara dengan obat yang telah di siapakan oleh anak buahnya yang masih setia kepadanya. Namun satu hal yang belom diketahui erlangga. Obat dan dokter yang merawatnya adalah dokter suruhan dari max. Termasuk juga dengan obat yang diberikan anak buah erlangga kepadanya, itu juga adalah perbuatan max. Max lah yang selama ini diam diam menjaga elengga dari niat jahat Clara. Alasanax tidak mengakatakannya adalah, karena erlangga sangat membenci nya. Setelah apa yang terjadi, erlangga membangun benteng pembatas kepada max. Sehingga max hanya bisa menjaganya dengan diam diam.


" Jawab! " Bentak max dengan mencengkram dagu Clara.


" Max aku tidak ... " Belom sempat Clara menyelesaikan  perkataannya max sudah lebih dulu melempar Clara ke lantai.


" Clara, kamu tentu tau siapa aku, aku bahkan tidak peduli dengan wanita saat sedang memberi hukuman. "


Clara yang bisa melihat amarah dimata max, sudah tau apa yang akan terjadi. Jiwa psikopat nya akan keluar. Clara yang bisa bela diri pun melawan sekuat tenaganya. Namun siapalah dia dihadapan max, hanya sebutir pasir.


" Max lepaskan aku" Clara mencoba untuk terlepas, tapi tenaganya kalah dengan max.


Pintu terbuka memperlihatkan Jack yang berjalan kearah mereka.


" Jack bereskan wanita ini"


" Baik tuan. " Jack yang sebenarnya masi ingin memperpanjang cutinya pun akhirnya gagal akibat ulah max yang akan memberhentikan nya jika tidak kembali segera. Semua ini gara gara adik nya beni yang tidak becus bekerja , lebih tepatnya, beni tidak sanggup bekerja dengan psikopat. Hehe...


Beruntungnya mereka berada dirungan viv. Jadi tidak ada yang mendengar apa yang terjadi di lantai atas. Max memang sudah merencakan ini sedari awal.


Max pun turun dari atas dan pandangannya bertemu dengan ara yang sedang makan dengan pria. Hatinya menjadi sangat panas karena cemburu. di tambah lagi ara tertawa lepas kepada pria itu. Max tidak melihat  wajah pria itu, karena posisinya membelakangi max. Merasa tidak Terima max pun menghampiri meja tempat ara dan joel makan.


" Hmmm, kebetulan kita bertemu disini, aku juga ingin makan, rasanya tidak enak jika makan hanya seorang diri. Jadi lebih baik aku bergabung dengan kalian. " Ujar max dengan PD nya.


" Loh kamu bukannya tunangan nya Clara ya,? Kita belom lama berkenalan  tadi. kemana tungangan mu?" ujar joel dengan sedikit bingung.


Entah bagaimana max harus menjelaskan ini sekarang. Dia tau ara pasti tidak akan mempercayainya. ' sial. apa yang harus aku lakukan. '


" Ara, aku bisa jelaskan apa yang barusan kamu dengar, itu tidak seperti yang kamu pikirkan. " Ucap max mencoba untuk menjelaskan.


Ara yang sudah selesai makan pun langsung bangkit berdiri.


" Jo, aku duluan ya, mau kembali ke kantor. "


" Loh kenapa buru buru, kalau begitu aku akan antar. "


" Tidak perlu, aku naik taxi saja. Bye. " Ara dengan buru buru meninggalkan meja itu, rasanya sangat muak jika harus berhadapan dengan max saat ini. terlebih tadi dia mengatakan, seorang diri? Huff pintar sekali bohongnya.


Max tidak tinggal diam, diapun berlari keluar mengejar ara. max berhasil menghentikan ara yang hendak memanggil taxi.


" Ara, tunggu, biar aku yang antar kamu ok. "


" Tidak perlu, aku bisa pulang sendiri. " Tolak ara dengan tegas.


" Ara, apa yang kamu dengar tadi, itu tidak seperti yang kamu bayangkan. Aku dan..


"


" Aku tidak perduli dengan urusanmu, jadi kamu tidak punya keharusan untuk menjelaskan hal yang bahkan aku tidak mau tau. "


" Ara, dengarkan aku dulu. " Ujar max prustasi. "

__ADS_1


" Taxi" Ara melambaikan tangannya untuk menghentikan taxi. Namun setelah berhenti sebentar, taxi nya langsung melaju kencang. Alasannya karena Melihat tatapan max yang menakutkan, supir taxi itu pun buru buru menjalankan kembali mobilnya.dia tidak mau terlibat urusan suami istri yang sedang ribut. Begitulah kira kira pemikiran supir taxi itu.


Melihat taxi yang tiba tiba melaju lagi, ara mencoba untuk menghentikan taxi lagi, namun buru buru max mengangkatnya ala bridal style dan memasukkannya kedalam mobil.


Sore harinya ara menyempatkan pulang kerumah fernady karena ada barang yang harus dia ambil.


" Ara, kamu pulang, baru aja abang ingin menghubungi kamu, abang mau ajak kamu keacara bisnis teman abang. Kamu temani abang ya, nggak lama kok. " Ujar sofian lembut.


" Aku nggak bisa, udah keburu ada janji soalnya. "


Mendengar penolakan ara, entah mengapa hati sofian sangat sakit. Biasanya setiap ada acara bisnis, ara pasti memaninya. Terlihat gurat kecewa di wajahnya.


Velly yang mendengar itu pun mengambil kesempatan.


" Abang fian, karena ara tidak bisa, gimana kalau abang bawa luna saja, luna sudah sering kok datang ke acara acara seperti itu. Mamah yakin, dia bisa menempatkan diri nanti disana. "


Ara memandang  luna dengan tatapan merendahkan.


Luna bisa mengerti dari tatapannya. Luna sangat membenci ara. Dia juga adalah anggota dari keluarga fernady. Sama seperti ara, namun dia hanyalah anak haram. Karena statusnya belom di umumkan di keluarga ini dan di luar. Sehingga dalam arti, dia hanya akan dilihat sebagai beban di keluarga ini.


Kenapa? Karena ibu ara adalah istri pertama fernady.


Luna merasa seperti seorang pecundang karena ara menatapnya dengan tatapan merendahkan. Seketika rasa rendah diri yang ditambah dengan kecemburuan dan kebencian membanjiri pikirannya.


Dia tidak lagi tertarik untuk berpura pura baik kepada ara. Dengan suara yang dingin dia berkata.


" Apa yang kamu lihat? "


" Tidak ada. Aku hanya merasa kamu tampaknya lebih jelek dari sebelumnya . " Suara ara terdengar penuh dengan ejekan.


Wajah luna yang sudah  bengkak karena tamparan yang di layangkan ara kepadanya saat di kantor, sekarang menjadi  terlihat lebih bengkak dan merah karena emosinya .


Sementara ekspresi fernady dan vely  juga berubah ketika mendengar apa yang dikatakan oleh ara.


Bukankah wajah luna seperti itu karena ulahnya?


Fernady  dan velly menjadi marah.


" Ara, kenapa kamu berbicara seperti itu kepada adikmu? Apakah kamu sadar , wajahnya nya seperti itu karena tamparanmu! "


Fernady menatap ara dengan tajam, dia lebih berhak menegur ara dibandingkan velly.


Ara tidak mengindahkan teguran daddy nya, dia tidak merasa menyesal.sebaliknya  dia malah menjawab fernady dengan pura pura polos.


" Tapi dad, apa yang aku katakan itu adalah fakta , apa kata kata ku itu terdengar seperti ejekan? "


" Ara bisa bisa nya kamu berkata seperti itu, mamah sudah memperlakukan mu dengan baik. Mama mencoba sabar dengan sikapmu selama ini, tapi kenapa kamu tidak bisa menghargai mama. " Ujar nya sambil menangis.


Velly merasa sikap ara berubah sekarang. Setelah kejadian di kantor, sikapnya sampai sekarang sangat sensitif dan semua kata kata nya begitu sarkas. Apa mungkin dia sudah tau?


Velly kemudian menatap kearah fernady. Fernady juga merasa sedikit gugup, dan berkata.


" Ara apa yang sedang terjadi kepadamu. Apa kamu masi marah tentang kejadian di kantor itu? "


" Suasana hatiku sedang buruk. " Kemudian dia duduk di sofa .

__ADS_1


" Aku memang sangat marah mengenai kejadian itu, jadi aku harus melampiaskan amarahku pada seseorang. Kamu dan juga  anak mu tinggal dirumahku, tapi kalian tidak pernah memberikan kontribusi apa apa, yang ada kalian malah membuat perusahaan ku hampir bangkrut. Jadi agar suasana hatiku membaik, dan bisa melupakan perbuatan kalian,aku harus melampiaskannya kepada kalian. dengan begitu, kalian akan lebih berguna tinggal dirumah ini. "


__ADS_2