Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Ratu Liliyana dan Clarissa


__ADS_3

Nama saya Estelle Hope, Pangeran." ucap Estelle dengan suara lembut nya.


Pangeran Mahkota dibuat terpesona dengan senyum dan tatapan polos Estelle. Gadis yang diselamatkan ketika jatuh dari tangga dan sepertinya gadis itu tidak tahu siapa yang menolong nya saat itu.


Harrison yang melihat tatapan Pangeran Mahkota kepada Estelle merasa marah ingin sekali ia melompat dan menghancurkan orang yang telah menatap suka puteri kecilnya.


" Sepertinya Pangeran Mahkota senang berjumpa dengan anak anda, Mrs.Hope." ucap Ratu Liliyana sambil tersenyum tipis.


Sedangkan Clarissa yang melihat senyum Ratu Liliyana. Langsung mengetahui bahwa senyuman itu palsu dirinya begitu mengingat di cerita mengatakan Ratu Liliyana adalah seorang wanita licik dan ambisius. Ia akan melakukan apa saja untuk mengamankan posisi tahta puteranya termasuk menyingkirkan Estelle dari Raja Chris.


Meski Ratu Liliyana tahu bahwa Estelle saat itu tidak mungkin mendapatkan posisi tahta. Apa yang dipikirkan nya untuk berusaha mendekatkan Estelle dengan nya dan rencana itu berhasil Ratu Liliyana mendekatinya bersikap seperti ibu baik bagi Estelle. Tapi diam-diam Ratu Liliyana menyuruh Estelle untuk membaca banyak mengenai sihir hitam. Membuat Estelle saat itu semakin obsesi untuk mendapatkannya.


Hingga Raja Chris mengetahuinya dan menuduh Estelle sebagai penyihir kegelapan berikutnya. Setelah itu memutuskan untuk menghukum mati agar mencegah Pangeran kegelapan kembali.

__ADS_1


Clarissa yang membaca nya di tubuh lamanya merasa marah sekaligus benci dengan kelicikan keluarga kerajaan untuk menyingkirkan Estelle.


Harrison yang merasakan kemarahan Clarissa merasa bingung entah kenapa isterinya seakan membenci keluarga kerajaan. Meski bagi Harrison bagus tapi dirinya tidak mau mengambil resiko dengan Clarissa dijadikan target. Jadi dengan pelan Harrison menggenggam tangan Clarissa dan meremasnya dengan kuat.


Membuat Clarissa yang merasakan sontak menatap Harrison hanya menatap lurus ke depan.


" Saya senang puteri kami bisa berteman dengan Pangeran Mahkota." ucap Clarissa sambil tersenyum membalas ucapan Ratu.


Ratu Liliyana yang mendengarnya diam-diam meremas senderan tangannya sambil menatap ramah Clarissa.


Raja Chris kemudian berdiri dari kursi singgasana .


" Mari kita mulai makan malam nya, ikut kami." ucap Raja Chris sambil mengulurkan tangannya ke arah Ratu Liliyana.

__ADS_1


Ratu Liliyana menerimanya sambil tersenyum sebelum kemudian berdiri berjalan di samping Raja Chris terlebih dahulu sebelum kemudian di susul oleh Pangeran Mahkota mengikutinya dari belakang.


Clarissa yang melihatnya hanya menghela nafas nya sejujurnya dirinya tidak nyaman berada di istana dan berasa ingin cepat-cepat kembali ke rumah. Tapi mengingat jika suaminya harus berdekatan dengan Raja supaya pekerjaannya lebih baik ia harus menahan nya.


" Sabar Clarissa ini cuma sementara saja dan setelah sampai ke rumah nanti aku harus mandi membersihkan semua sihir jahat ini dari tubuhku." batin Clarissa.


Harrison yang membaca pikiran Clarissa hanya bisa menghela nafas nya dirinya menyetujui ucapan nya dan sepertinya dirinya juga harus mandi setelah kembali dari istana.


Ketika mereka semua sudah berada di ruang makan Ratu Liliyana kembali berbicara.


" Mrs.Hope bagaimana jika putera anda di titipkan oleh salah satu pelayan. Mengingat membawa anak kecil sama sekali akan mengganggu makan malam kita hari ini." ucap Ratu Liliyana yang mengusir secara harus Darren seakan anak itu mengganggu nya.


Harrison yang mendengarnya diam-diam merasa marah dan ingin membuka suaranya sebelum tiba-tiba saja.

__ADS_1


" Anak saya tidak mengganggu....


Countine...


__ADS_2