Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Jolicia dan Chlorine


__ADS_3

Suasana terlihat ramai di ruang makan semua murid-murid dari berbagai kelas menikmati hidangan makanan.


Termasuk Estelle dan Aisha yang sedang makan malam.


" Sungguh, Mackie tidak pernah menyerah untuk menghina kita. Padahal kau sudah mengancamnya sebelumnya." ucap Aisha yang tampaknya masih merasa kesal dengan Chlorine karena akibat ulahnya dia hampir mati.


Estelle melirik ke arah Chlorine yang duduk sendirian memojok berusaha untuk tidak menjadi perhatian orang-orang.


Tidak lama setelah nya Jolicia datang bersama kedua rekan nya berjalan menghampiri Chlorine.


" Oh, lihat ini seseorang yang telah dibuang oleh Raja. Bagaimana kabar mu tampaknya kau sangat terlihat baik?" tanya Jolicia dengan nada mengejek dengan kedua temannya yang tersenyum miring pada Chlorine.


" Oh ya aku ingin memberitahu mu Raja tadi mengirimkan sebuah hadiah cantik ini." ucap Jolicia sambil menunjukkan bros berbentuk bunga kristal yang cantik terpasang di jubah nya.


Chlorine yang melihatnya mengepalkan tangannya berusaha mengendalikan emosinya.


Estelle serta yang lain hanya memperhatikan nya saja menunggu apa dilakukan oleh Chlorine sang mahou penindas.

__ADS_1


" Sepertinya akan ada perang lagi kali ini siapa yang menang ya." ucap Aisha sambil berbisik pada Estelle.


Estelle hanya menggelengkan kepalanya sambil bergumam pelan.


" Aku yakin ini tidak akan berakhir bagus." ucap Estelle pelan.


Chlorine yang melihat bros milik Jolicia tersenyum remeh. Seakan-akan benda itu sama sekali tidak berharga baginya.


" Barang seperti itu sudah bangga, apa kau tahu selama aku menjadi tunangan Pangeran Mahkota, Raja selalu memberikan aku banyak hadiah bahkan lebih dari ia berikan padamu." ucap Chlorine dengan tajam.


Tentu saja wajah Jolicia langsung kusut mendengar ucapan tajam Chlorine. Tapi tidak lama kemudian senyum miring terbit di wajahnya.


Estelle membuka matanya lebar tidak menyangka Jolicia bisa mengatakan hal yang sekejam itu.


Sedangkan Chlorine yang mendengar penghinaan Jolicia langsung tidak bisa mengendalikan emosinya dan tangannya terangkat ke atas.


PLAK....

__ADS_1


Suasana langsung hening karena melihat Chlorine Mackie mantan tunangan Pangeran Mahkota berani menampar keras wanita yang menggantikan posisi nya sekarang.


Jolicia yang merasa sakit pada pipi sebelah kanan merasa sakit dia ingin sekali membalas perbuatan Chlorine atas penghinaan ini. Berani-berani nya ada seseorang yang menampar wajah Puteri Mahkota.


Tiba-tiba saja ada suara seseorang yang memecahkan keheningan.


" Ada apa ini?" tanya nya dengan suara datar.


Jolicia dan Chlorine yang melihat siapa orang menghampiri mereka langsung dibuat terkejut sontak membungkuk hormat.


" Yang Mulia, Pangeran Mahkota." ucap mereka berdua secara bersamaan.


Estelle melihat pria yang sudah lama sekali tidak ia lihat sejak kejadian istana hanya diam saja. Melirik sekilas sebelum kemudian mengacuhkan nya menurut nya masalah ini sama sekali bukan urusan nya.


Tanpa disadari oleh Estelle sendiri bahwa Pangeran Mahkota Brian memperhatikan nya. Seorang perempuan cantik yang sudah membuatnya tertarik. Rambut nya yang cokelat dan warna mata hijau serta biru nya semakin membuatnya terlihat seperti seorang peri kecil.


Estelle yang merasa diperhatikan langsung memalingkan wajahnya menatap Pangeran Mahkota Brian dengan tatapan bertanya-tanya.

__ADS_1


" Mengapa dia menatapku?" tanya Estelle dalam hati.


Countine...


__ADS_2