
" Apa itu?" tanya Estelle dengan raut wajah penasaran diri nya tidak sabar mengetahui gosip tentang Belka.
Mengingat hanya Aisha saja yang berhubungan dengan keluarga kerajaan dan Bangsawan membuat setiap berita akan diketahui nya terlebih dahulu sebelum diterjunkan ke berita.
" Aku dengar Raja sudah memutuskan hubungan pertunangan Mackie dan Pangeran Mahkota, kau tebak siapa penggantinya." ucap Aisha yang menggantung ucapannya.
" Cepatlah kau suka sekali membuat suasana menjadi dramatis." ucap Arthur sambil memutar bola matanya dengan malas.
Aisha mendengarnya langsung memukul bahu Arthur dengan kencang.
" Diamlah, dan aku bukan orang yang dramatis." ucap Aisha sambil menatap tajam Arthur.
Arthur hanya menghela nafas nya karena dirinya pasti kalah dengan perempuan itu. Estelle yang melihat tingkah kedua teman nya hanya mampu menggelengkan kepalanya. Karena sudah biasa baginya melihat pertengkaran Aisha dan Arthur. Tapi sekiranya hubungan mereka masih terjalin baik daripada Arthur dan Jolicia.
Apalagi hubungannya dengan Jolicia semakin memburuk, apalagi setelah dirinya mendapatkan peringkat 1 selama ujian membuat Jolicia iri dan terus menghina nya bahwa dia tidak pantas untuk mendapatkannya hanya karena dibesarkan didunia manusia.
__ADS_1
" Pasangan itu adalah Jolicia Bolivia." jawab Aisha.
Mampu membuat Estelle dan Arthur dibuat tergangga mengingat hubungan keluarga Bolivia dan keluarga kerajaan selama ini tidak terlalu dekat.
" Tunggu,itu tidak mungkin bukan?" tanya Estelle berusaha sama sekali tidak mempercayai nya.
Begitu juga dengan Arthur yang menggangguk kepalanya menyetujui ucapan Estelle.
" Sayangnya itu benar, Pangeran Mahkota Brian dijodohkan dengan Bolivia. Aku dengar sih ayahnya Bolivia mengirimkan kontrak pertunangan kepada Raja Chris. Karena menurut Raja Chris bahwa Chlorine Mackie sudah dianggap tidak berguna karena setelah kematian pemimpin keluarganya. Keadaan keluarga Mackie semakin buruk ibunya bahkan sudah diantar ke Medical City untuk menjalani pemeriksaan sebab sudah mengalami kegilaan setelah kejadian itu begitu juga dengan anak laki-laki nya yang mulai aneh sering berteriak dan menangis sendiri. Makanya Raja Chris menganggap mereka sudah habis dan akan mencoret keluarga Mackie dari anggota bangsawan." ucap Aisha menjelaskan secara panjang lebar.
Suasana menjadi hening setelah Aisha menceritakan nya kejadian barusan. Sebelum kemudian Arthur berbicara.
" Father mendengar bahwa ada sesuatu yang akan terjadi di Emerald nanti." ucap Arthur.
" Maksudnya?" tanya Aisha tidak mengerti karena dirinya sama sekali belum mendengar berita itu.
__ADS_1
Tapi Arthur hanya mengangkat kedua bahunya acuh membuat Estelle dan Aisha berdecak sebal.
Keesokan harinya kapal sudah berhenti seperti tempat biasanya mereka dibimbing untuk memasuki Akademi Emerald. Estelle memperhatikan anak-anak kelas 1 yang sudah berbaris dengan tatapan polos dan penuh dengan kegembiraan.
Itu mengingatkan dengannya ketika menjadi murid baru.
" Ayo Estelle kita harus berkumpul bersama satu asrama." ucap Aisha yang menyadarkan Estelle dari lamunannya.
Estelle yang mendengarnya langsung mengikuti Aisha dari belakang. Setelah itu seperti biasa Estelle dan Aisha duduk di lantai dua sambil memperhatikan murid-murid baru sedang menjalani seleksi.
Estelle bertepuk tangan senang karena banyak sekali siswa yang masuk ke asrama Diamond. Setelah acara seleksi selesai kepala sekolah Esmeralda segera mematikan lampu yang membuat semuanya panik.
Termasuk Estelle yang mengira akan ada kejadian berbahaya.
" Aku harap tidak akan ada kejadian berbahaya seperti setahun lalu." batin Estelle.
__ADS_1
Countine...