Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Pertemuan Hopes dan Keluarga Kerajaan


__ADS_3

Tapi entah kenapa ada sesuatu keanehan didalam nya semacam sihir gelap. Clarissa tidak menghiraukan itu karena dirinya tahu bagaimana kehidupan keluarga kerajaan.


" Salam, Mr and Mrs Hope perkenalkan nama saya Alpeus asisten Raja Chris yang akan menuntun kalian semuanya untuk bertemu denga keluarga kerajaan." ucap Alpeus tanpa membuang waktu lagi membalikan badannya berjalan mendahului mereka berempat.


Estelle yang melihat sikap Alpeus mengerucut bibirnya.


" Dia sangat tidak sopan." gumam Estelle pelan membuat Harrison yang mendengarnya tertawa pelan.


Setelah itu Harrison bersama Clarissa dan kedua anak mereka memasuki istana yang tampaknya mewah dengan lampu-lampu serta peri ke sana kemari. Estelle dan Clarissa yang melihatnya dibuat kagum.


" Indah sekali." ucap Estelle dengan mata berbinar senang.


Clarissa yang melihatnya tersenyum kecut mendengar ucapan Estelle.


" Meskipun istana ini tampak mewah banyak sekali nyawa yang akan tumbang di dalamnya." batin Clarissa sedih karena tahu intrik keluarga kerajaan untuk mendapatkan kekuasaan.


Sedangkan Harrison yang tanpa sengaja membaca pikiran Clarissa tidak membantah ucapannya. Karena dirinya tahu bagaimana kehidupan kejam di balik tembok istana.


Sampai akhirnya mereka sampai di tempat yang sama ketika Harrison bertemu dengan Raja Chris beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


" Raja beserta Ratu dan Pangeran Mahkota sudah menunggu di dalam." ucap Alpeus sebelum kemudian membuka pintunya.


Memperlihatkan seorang pria yang merupakan Raja Chris yang berada di tengah di sebelah kanan nya terdapat seorang perempuan berpakaian gaun berwarna biru tua. Tapi yang menarik minta Clarissa adalah rambutnya berwarna biru bercampur ungu dengan mata pink nya menatap nya dingin.


Clarissa yang melihatnya hanya membalas tatapan wanita itu dengan dingin. Dirinya juga menyakini bahwa wanita itu tidak bisa dianggap remeh dan kemudian di sebelah kiri terdapat seorang anak laki-laki seusia Estelle dengan rambut berwarna biru menatapnya seperti Raja Chris.


" Yang Mulia, saya mempersembahkan keluarga Hopes." ucap Alpeus sambil membungkuk penuh penghormatan sebelum kemudian memundurkan langkahnya mempersilahkan Harrison dan keluarga maju.


Kemudian Harrison membungkuk hormat kepada keluarga kerajaan.


" Salam, Yang Mulia. Raja, Ratu dan Pangeran Mahkota." ucap Harrison sambil tersenyum sambil tetap menggendong Darren yang hanya diam seolah mengerti bahwa suasana sedikit kaku.


Raja Chris yang melihatnya membuka tangannya dengan lebar menyambut baik kedatangan Harrison beserta keluarganya.


" Selamat datang keluarga Hopes saya senang anda menyanggupi undangan ini. Harry." ucap Raja Chris yang berani memanggil nama depan Harrison.


" Saya senang bisa memenuhi undangan anda, Yang Mulia." ucap Harrison dengan rendah hati.


Clarissa yang mendengar suara Harrison hanya bisa tersenyum dalam hati. Karena dirinya tahu saat ini suaminya sedang menggunakan topengnya untuk mengelabui Raja.

__ADS_1


Sedangkan Pangeran Mahkota mengarahkan pandangan nya ke Estelle yang hanya diam sambil meremas pelan tangan Clarissa.


Seolah merasa di perhatikan Estelle mengarahkan pandangannya ke arah Pangeran Mahkota sambil tersenyum.


Membuat Pangeran Mahkota membalas senyuman Estelle.


" Siapa nama mu?" tanya Pangeran Mahkota membuka suaranya.


Clarissa dan Harrison terkejut mendengar Pangeran Mahkota menanyakan nama Estelle.


Begitu juga dengan Raja dan Ratu karena baru kali ini anaknya merasa tertarik menanyakan nama seseorang.


Karena biasanya Pangeran Mahkota memiliki sikap dingin dan kasar kepada orang yang tidak dikenal nya.


Estelle yang merasa nama nya di tanya langsung menjawabnya.


" Nama saya Estelle Hope, Pangeran." ucap Estelle dengan suara lembut nya.


Countine...

__ADS_1


__ADS_2