
Memang benar tanpa sepengetahuan Estelle, Harrison sedang menyiapkan sesuatu untuk membalas nya atas perlakuan nya kepada puterinya. Dirinya tidak akan pernah membiarkan Estelle mengalami apa yang dia alami dulu.
" Dimana mommy dan Darren dimana Estelle merindukan mereka?" tanya Estelle sambil menatap mata Harrison.
Mengapa Estelle merasakan aura berbahaya di balik ekspresi tenang Harrison.
Sedangkan Harrison menghela nafas nya sepertinya Estelle tidak mau jujur kepadanya. Tapi dirinya tidak bisa memaksa nya kepada puteri kecilnya.
" Mommy sedang mengasuh Darren, dia sangat khawatir setelah mendengar mu jatuh dari tangga dan berniat ingin membawamu pulang ke rumah. Tapi untungnya Daddy bisa mencegah nya dan untuk mengapa Daddy bisa ke sini nanti kamu sendiri yang akan mendapat jawabannya." ucap Harrison yang tidak mau memberitahu alasan bisa sampai ke sini.
Estelle hanya menggangguk kepalanya sambil dalam hati bernafas lega karena Daddy bisa mencegah Mommy nya untuk membawa nya pulang. Sebenarnya Estelle rindu kepada keluarga nya tapi dirinya tetap ingin berada di sini mempelajari dunia mahou.
Ceklek...
" Estelle kami datang." ucap Aisha yang baru saja masuk dan membuka pintu nya.
__ADS_1
Ketika Aisha masuk ke dalam ia melihat seorang pria yang duduk di samping Estelle berbaring. Membuat Aisha terkejut adalah ketampanan yang di miliki pria itu hingga membuatnya terpaku di depan pintu.
" Minggirlah Zealand, saya mau masuk." ucap orang yang di belakang Aisha.
Aisha yang tersadar dari terkejut nya langsung masuk dengan langkah canggung. Diikuti oleh Arthur yang berjalan di belakangnya.
" Hallo, Estelle bagaimana kabar mu apa kau sudah baikan?" tanya Aisha bertanya keadaan Estelle.
" Aku sudah baikan cuma kepala ku sedikit pusing." ucap Estelle sambil tersenyum senang karena teman-teman nya mau datang menjenguk nya.
Estelle yang melihat Arthur memandang Daddy nya langsung memperkenalkan nya.
" Ini Harrison Hope daddy ku. Daddy ini Aisha Zealand dan Arthur Andersen teman ku." ucap Estelle memperkenalkan ayahnya kepada kedua teman nya.
Harrison melihat kedua anak perempuan dan laki-laki yang menjadi teman anaknya. Tidak bisa di pungkiri Estelle bisa mendapatkan teman dari asrama lain. Mengingat sejarah asrama Diamond yang tertutup jarang mau berinteraksi dengan asrama lain.
__ADS_1
" Salam kenal." jawab Harrison sambil mengulurkan tangannya.
Aisha yang maju terlebih dulu menerima uluran tangan dari Harrison.
" Perkenalkan namaku Aisha Zealand teman asrama sekaligus teman sekamar Estelle, Mr. Hope." ucap Aisha sambil tersenyum dan menerima uluran tangan dari Harrison.
Seketika Harrison mendapatkan sebuah ingatan tentang kejadian puterinya yang terjatuh dari tangga. Setelah itu Harrison melepaskan tangannya dari Aisha dan kemudian berdiri dari kursinya.
" Baiklah kalau begitu Daddy harus pergi dulu, Estelle jaga dirimu baik-baik dan hindari masalah. Kita tidak akan tahu apa yang terjadi setelah nya." ucap Harrison memberikan nasihat kepada Estelle.
" Ok komandan, kirim salam kepada mommy dan Darren bahwa aku baik-baik saja. Nanti pas tahun baru aku akan pulang." ucap Estelle sambil memberikan kirim salam kepada ibu dan saudaranya.
Harrison hanya menggangguk kepalanya sebelum kemudian berjalan keluar dari ruang rawat Estelle. Dengan langkah pelan Harrison berjalan menelusuri lorong ruang kesehatan yang sepi sambil menyeringai.
" Saatnya membuat pembalasan....
__ADS_1
Countine...