
Estelle terus melangkahkan kakinya hingga tidak menyadari bahwa tempat yang di tuju nya sepi tanpa ada satupun orang lewat.
Pandangan Estelle tertuju ke arah seekor pegasus yang tampak sedang tertidur.
" Hallo, apa kau pegasus pendamping ku?" tanya Estelle pelan menarik perhatian pegasus yang sedang memejamkan matanya.
Pegasus yang membuka matanya memperlihatkan manik mata gelap nya.
" Sudah lama sekali saya tidak pengunjung."
Pegasus itu mengangkat tubuhnya berjalan menggunakan empat kakinya mendekati Estelle.
Estelle yang melihatnya dibuat terkejut dengan pegasus dewasa berukuran besar berdiri di hadapan nya.
" Apa itu kau yang berbicara melalui pikiran ku?" tanya Estelle lagi.
Pegasus itu hanya menggangguk kepalanya sambil menurunkan kepalanya lebih rendah menyuruh Estelle untuk mengelus nya.
Estelle yang mengetahuinya langsung mengelus nya dengan lembut. Merasa senang akhirnya dirinya mempunyai pegasus pendamping nya.
__ADS_1
" Siapa nama mu?" tanya Estelle sambil tersenyum lebar.
Pegasus itu yang tadi nya sedang memejamkan matanya menikmati helusan Estelle. Mulai membuka matanya Estelle bisa menyakini bahwa pegasus ini mengerti bahasa nya dan juga ia seperti memiliki aura berbeda di dalam nya.
Tidak lama setelah itu Estelle bisa mendengar suara di kepala nya membuatnya tersenyum senang.
" Akhirnya aku akan mengetahui nama mu sekarang Hades kau sekarang adalah teman ku." ucap Estelle sambil menatap pegasus bernama Hades partner baru nya.
...****************...
Sedangkan di sisi lain Raja Chris merasa marah karena sampai sekarang orang suruhannya untuk mencari keberadaan seven kristal belum membuahkan hasil.
Memikirkan nya saja membuatnya kesal meskipun dirinya sudah mengalahkan orang yang di sebut pangeran kegelapan. Tapi sayangnya banyak sekali yang menyayangkan terutama pengikut nya tidak terima atas kekalahan tuan mereka.
Tok...Tok....
" Saya Lord Bolivia, Yang Mulia. Tujuan saya ke sini ingin membawa laporan kepada anda." ucap Lord Bolivia yang bersuara di depan pintu.
Raja Chris yang tersadar dari lamunannya memegang tongkat nya ke arah pintu dan tidak lama pintu itu pun terbuka lebar memperlihatkan Lord Bolivia yang datang menggenakan setelan mahal nya.
__ADS_1
Lord Bolivia yang mendapatkan izin masuk oleh Raja Chris langsung melangkah masuk ke dalam.
" Yang Mulia." ucap Lord Bolivia sambil membungkuk hormat kepada Raja Chris.
Raja Chris yang sudah duduk dengan gaya aristokrat nya memandang Lord Bolivia dengan angkuh.
" Ada laporan apa sampai membuat anda kemari Lord Bolivia?" tanya Raja Chris tanpa mau membuang waktu.
" Saya di sini ingin memberitahu seorang pemecah kutukan yang sudah kami dapatkan. Beliau memiliki kemampuan yang kuat bahkan bisa memecahkan kutukan kepada cermin gelap itu." ucap Lord Bolivia menjelaskan tentang Harry seorang pemecah kutukan.
Raja Chris yang mendengarnya langsung merasa tertarik dengan pembicaraan Lord Bolivia.
" Siapa dia dan sekuat apa sampai bisa menghancurkan kutukan kepada cermin. Padahal kami sudah berusaha keras untuk menghancurkan nya?" tanya Raja Chris lagi.
" Saya kurang tahu, Yang Mulia. Tapi saya tahu adalah dia menggunakan bahasa asing untuk menghancurkan nya." ucap Lord Bolivia menjawabnya.
Raja Chris menggangguk merasa paham dengan penjelasan Lord Bolivia. Dirinya merasa beruntung jika pemecah kutukan itu berada di pihak nya pastinya ia akan dengan mudah mengetahui lokasi kristal itu.
" Ini sebuah rencana yang bagus." batin Raja Chris sambil menyeringai licik.
__ADS_1
Countine...