Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Rencana Baru


__ADS_3

" Sudah lama sekali saya tidak melihat kehadiran anda tuan ku." ucap seorang pria berambut pirang membungkuk kepada Harrison.


Harrison menatap nya dengan datar sedetik kemudian dirinya mengubah warna rambut nya menjadi putih dan matanya berwarna merah darah dengan corak kristal menatapnya pria berambut pirang.


" Kawan ku sudah lama kita tidak bertemu, bagaimana kabarmu Lennox Zephyr." ucap Harrison dengan suara berat dan gelap berbeda jika dia bicara dengan keluarganya.


" Saya baik, juga senang bahwa anda kembali ke sini, tuan ku." ucap Lennox sambil tersenyum tipis.


" Baiklah kau boleh duduk." ucap Harrison menyuruh Lennox untuk duduk di samping Ratu Arabella sang peri kupu-kupu.


Lennox menggangguk kepalanya sebelum kemudian duduk di samping Ratu Arabella yang di depannya terdapat Harrison.


" Nah...kita sudah berkumpul sekarang saya mau mendengarkan semua selama 4 tahun ini." ucap Harrison tenang.


" Raja Chris sangat senang dengan kabar kematian anda tuanku. Bahkan mereka mengadakan perayaan yang besar dan menunjukkan kekalahan mu. Tapi yang membuatku curiga mengapa dia tidak menangkap anggota kita. Tuan ku." ucap Lennox menjelaskan.


Ratu Arabella menggangguk kepalanya sebelum kemudian menimpali ucapan Lennox.

__ADS_1


" Itu karena ucapan Ratu Lilyana." ucap Ratu Arabella.


Harrison yang mendengarnya menyerngitkan dahinya.


" Apa maksud ucapan mu Arabella?" tanya Harrison penasaran.


" Ratu Lilyana yang melarang Raja Chris untuk menangkap anggota anda. Dia ingin memastikan bahwa anda mati terlebih dahulu dan meminta kami untuk mengubah kesetiaannya dari anda kepada pihak kerajaan." ucap Ratu Arabella menjawabnya.


Lennox yang mendengarnya menggangguk kepalanya.


Harrison hanya diam sebelum kemudian menjawabnya.


" Tidak masalah saya tahu Ratu Lilyana merupakan orang yang licik. Bahkan dia tidak segan-segan membunuh untuk mencapai tujuannya." ucap Harrison yang meminum teh yang sudah di siapkan sama Carlos tadi.


Ratu Arabella melirik ke arah Lennox yang bisa menghela nafasnya lega. Dia memutar bola matanya malas bertapa tidak sopan nya dengan pria di sampingnya kepada tuan mereka.


" Saya mendengar Ratu Lilyana membunuh selir beserta anak mereka agar puteranya bisa menjadi raja. Sepertinya dia sudah mengendalikan anaknya dalam genggamannya." ucap Ratu Arabella.

__ADS_1


" Jadi rencana selanjutnya apa tuan ku, apa kita akan melakukan cara lama?" tanya Lennox bergidik ngeri dirinya tidak berharap tuan mereka melakukan hal yang sama yaitu membunuh orang-orang di sisi kerajaan.


Harrison menyembunyikan perasaan geli melihat sekilas ketakutan di mata Lennox kepadanya. Sepertinya menghilang nya selama 4 tahun tidak membuat kekuasaan menurun dari anggota nya.


" Kita akan melanjutkan jalur lama yaitu politik. Lennox cari tahu semua pekerja di kementrian meski kerajaan berkuasa terhadap pemerintahan. Tapi mereka tidak bisa melakukan apapun tanpa izin dari kementerian." ucap Harrison membuat rencana baru.


" Tentu saja menteri adalah salah satu orang kita. Tidak ada yang tahu bahwa dia mendukung kita. Apalagi menteri sudah muak dengan Raja Chris yang memerintah belka semaunya." ucap Lennox semangat.


Harrison menggangguk kepalanya tampak puas dengan reaksi Lennox.


" Tapi saya mau anda mengutus seseorang untuk melindungi isteriku." ucap Harrison.


Membuat Lennox dan Ratu Arabella dengan mata terbelalak.


" APA ISTERI....


Countine...

__ADS_1


__ADS_2