Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Chapter 104


__ADS_3

Ketika Clarissa memasuki kamarnya ia melihat seorang pria yang berdiri di balkon dengan penampilan membuatnya terkejut.


Di sana Harrison sedang berdiri di balkon dengan penampilan yang berbeda rambutnya berwarna putih dan matanya berwarna merah. Entah kenapa Clarissa sedikit takut dengan penampilannya.


Harrison yang menyadari kedatangan seseorang dari belakangnya langsung melirik ke belakang. Entah salah atau tidak Clarissa bisa melihat tatapan dingin Harrison, menurut nya tatapan itu seperti familiar baginya.


Melihat bahwa Clarissa yang berdiri dibelakang nya Harrison segera membalikan badannya sebelum kemudian merubah penampilannya kembali. Rambut hitam dan mata biru nya berjalan menghampiri Clarissa.


" Bagaimana apa hari ini menyenangkan?" tanya Harrison membuka suaranya.


Clarissa yang sempat terdiam mengangkat kepalanya melihat Harrison sudah berada di hadapan nya sambil menatapnya dengan lembut.


" Ini adalah hari yang menyenangkan bagiku bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak dan pria yang aku cintai." ucap Clarissa yang mengalungkan tangannya ke leher Harrison.


Harrison yang melihat Clarissa menggodanya tersenyum miring sambil kedua tangannya memeluk pinggang nya.

__ADS_1


" Begitu juga dengan ku, Tapi sayangnya aku tidak sepenuhnya merasa senang." ucap Harrison .


Clarissa menyerngitkan dahinya merasa heran sebelum kemudian menundukkan kepalanya.


" Maafkan aku yang telah membuat karir dan hubungan mu dengan Raja memburuk." ucap Clarissa masih merasa bersalah dengan kejadian di istana tadi.


Harrison hanya tersenyum tipis sambil tangannya memegang dagu Clarissa supaya wanita itu mau menatapnya. Ketika Clarissa menatapnya Harrison langsung mengecup bibirnya sekilas sebelum menempelkan kening mereka satu sama lain.


" Kau tidak perlu merasa bersalah Clarissa, ini tidak semua salahmu seharusnya sejak awal aku menolak undangan Raja dan langsung bisa membunuh nya dengan tangan ku sendiri. Juga awal pertengkaran ini terjadi karena kesombongan Ratu Liliyana dan aku merasa cemburu." ucap Harrison sambil menatap mata hijau Clarissa yang merupakan favorit nya.


Harrison yang tahu isi pikiran Clarissa hanya terdiam sebelum kemudian menjawabnya.


" Raja Chris menatapmu dengan tatapan terpesona hal itu membuatku cemburu, karena kau milikku." ucap Harrison dengan matanya berubah menjadi merah kembali memikirkan apa yang akan dilakukan Raja Chris berusaha membuat Clarissa terpesona padanya.


Clarissa yang mendengarnya tersenyum malu sebelum sedikit menaiki kakinya menatap Harrison.

__ADS_1


" Dan aku milikmu Mr.Desmon. Sekarang kau akan menghukum ku Tuan ku." ucap Clarissa sambil tersenyum miring.


Harrison yang tidak tahan langsung mengangkat tubuh Clarissa dan mencium bibirnya dengan buas. Clarissa menggantungkan kakinya di pinggang Harrison sambil membalas ciuman nya sampai dirinya tidak menyadari bahwa tubuhnya sekarang sudah berbaring diatas ranjang.


Dengan Harrison di atasnya mendominasi menatap Clarissa lapar. Jujur saja Harrison menyukai Clarissa memanggilnya Tuan dan itu mengingatkan nya pada identitas tersembunyi nya. Harrison membungkuk mendekatkan wajahnya ke telinga Clarissa.


" Sekarang anda akan mendapatkan hukuman nya, Mrs. Desmon. Saya harap hal itu tidak mengecewakan anda." ucap Harrison berbisik.


Clarissa hanya menanggapi nya dengan tersenyum jujur saja sekarang tubuhnya sudah merasa panas akan gairah nya.


" Saya akan menikmati semua pelayanan anda, suamiku." ucap Clarissa menjawabnya sambil menjilat bibir bawahnya.


Tanpa membuang waktu lagi Harrison langsung saja menyerang Clarissa dengan kasar dan penuh gairah. Sepasang suami isteri itu menghabiskan malam nya dengan penuh cinta.


Sedangkan di sisi lain Estelle yang sedang tertidur merasakan bahwa sesuatu akan terjadi ke depannya.

__ADS_1


Countine....


__ADS_2