Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Ketakutan dan Kepuasan


__ADS_3

Ini menyeramkan." gumam Clarissa dengan ekspresi ketakutan tercetak jelas di wajahnya.


Cermin perubah sifat dimana sebuah cermin yang bisa memantulkan sisi diri. Mereka yang melihatnya akan merasa tertarik dan akan dijadikan obsesi tersendiri. Bagi mereka yang sudah terjebak di dalam cermin sekaligus jika jiwa mu terperangkap kau akan mati atau hidup dalam kekosongan.


Clarissa hanya bisa menghela nafas nya memikirkan Estelle jika jiwa nya terperangkap di dalam cermin. Tapi yang menjadi pertanyaan nya mengapa seakan Estelle dewasa seakan menginginkan sesuatu pikir Clarissa.


Clarissa sibuk dalam lamunannya sampai tidak menyadari bahwa lukisan yang merupakan pintu masuk ke dalam perpustakaan terbuka. Dimana Harrison yang baru saja masuk setelah pertemuan nya di istana.


Harrison menyerngitkan dahinya melihat tatapan kosong Clarissa seakan wanita itu sedang melamunkan sesuatu. Dengan langkah pelan Harrison berjalan menuju ke belakang Clarissa lebih tepatnya berdiri tepat di belakangnya.


Harrison tidak bisa menyembunyikan ekspresi terkejut nya ketika melihat buku yang dibaca Clarissa.


" Apa buku yang kamu baca Clarissa?" tanya Harrison berpura-pura tidak tahu Clarissa membaca buku apa.


Clarissa yang mendengar suara Harrison langsung terkejut dan menutup buku yang dibaca nya berusaha menyembunyikan nya.


" Tidak ada apa-apa, Jadi bagaimana kunjungan di istana nya apa semuanya berjalan lancar?" tanya Clarissa sambil berusaha mengalihkan perhatian Harrison.

__ADS_1


Harrison melihat Clarissa menyembunyikan bukunya di balik punggungnya yang jelas-jelas istrinya sedang bermain rahasia kepadanya.


" Sepertinya aku harus bermain sedikit permainan mu sayang." batin Harrison.


" Kunjungan nya lancar dan Raja senang sekali dengan hasil pekerjaan ku untuk memecahkan sebuah kertas lama yang sudah tersimpan di istana selama puluhan tahun. Beliau mengajak kita semua untuk makan malam bersama di istana pada malam tahun baru." ucap Harrison yang menceritakan kunjungan nya ke istana.


Meskipun Harrison tidak menceritakan semuanya dia masih ingat bagaimana dirinya berbicara secara empat mata dengan Raja Chris.


Flashback On...


Membuat Lord Bolivia yang mendengarnya terkejut dan sontak menatap Harrison dengan tajam. Sedangkan Harrison hanya menundukkan kepalanya berpura-pura tidak menyadari tatapan tajam dan membunuh Lord Bolivia.


" Tapi, Yang Mulia. Saya yang berhak bersama anda karena..." ucap Lord Bolivia terpotong ketika tiba-tiba saja tubuhnya merasa sakit seperti tersetrum listrik.


Arggggh....


Tidak bisa menahan rasa sakitnya Lord Bolivia terjatuh dengan nafas tersengal-sengal.

__ADS_1


Sedangkan Raja Chris hanya diam sambil tersenyum miring seakan menikmati hukuman pada Lord Bolivia.


" Lemah, ingat satu hal Lord Bolivia tidak seorangpun yang boleh menanyakan keputusan saya atau anda sudah tidak sayang nyawa lagi hmmm." ucap Raja Chris dengan dingin.


Setelah pandangan Raja Chris tertuju ke arah Harrison yang sama sekali tidak peduli dengan kondisi Lord Bolivia. Hal itu semakin senyuman miring nya lebar.


" Kita bisa lanjutkan pembicaraan ini nanti,Mr. Hope. Saya harap anda tidak berpelakuan sama dengan dia." ucap Raja Chris dengan tatapan hina kepada Lord Bolivia.


Flashback Off...


Harrison tidak bisa melupakan bagaimana wajah tersiksa nya Lord Bolivia seakan sebuah melodi yang indah.


Setelah kejadian ini semakin mudah untuk masuk ke dalam jajaran Raja Chris dan segera menghancurkan nya dari dalam.


Ini adalah rencana yang sempurna Harrison dengan ekspresi jahat di wajahnya.


Countine...

__ADS_1


__ADS_2