
Melihat Clarissa dan Estelle yang kesakitan langsung saja Harrison menggunakan sihirnya untuk membuat mereka berdiri.
Estelle yang merasa dirinya baik-baik saja langsung melompat dengan girang.
" Ayo Daddy kita harus cepat Estelle sudah tidak sabar untuk melihatnya." ucap Estelle semangat.
Harrison yang membiarkan Darren di gendong oleh Clarissa langsung meraih tangan Estelle.
" Baiklah kita ke sana sekarang." ucap Harrison sambil tersenyum melirik ke arah Clarissa yang juga memberikan senyum tipisnya.
Tidak lama setelah berjalan Clarissa dan Estelle menghentikan langkahnya menatap di depannya dengan takjub.
" Selamat datang stone city tempat dimana kita membutuhkan perlengkapan Mahou." ucap Harrison sambil tersenyum miring dengan ekspresi wajahnya sedikit sombong senang telah menunjukkan isteri dan kedua anaknya sisi dunia nya.
Clarissa dan Estelle termasuk Darren yang melihatnya takjub dengan deretan toko berjejeran berwarna-warni sambil berjalan mereka bisa melihat masyarakat Mahou seperti dunia manusia biasa.
Tapi perbedaan nya mereka menggunakan sihir untuk aktivitas sehari-hari biasa. Clarissa bisa melihat dimana makanan melayang menuju salah satu meja pembeli.
__ADS_1
Juga ada seorang wanita berpakaian mewah sedang membawa barang-barang nya dengan riang. Kemungkinan barang-barang tersebut sudah di sihir supaya memudahkan untuk dibawa.
" Jadi kita akan kemana dulu Harry?" tanya Clarissa sambil melihat Harrison yang masih menggandeng tangan Estelle.
Harrison membalikan badannya menatap Clarissa.
" Kita akan pergi banca. Tempat dimana kita akan mengambil kartu untuk pembayaran barang sihir." ucap Harrison sambil menunjuk ke arah gedung putih yang sangat besar dimana ada tulisan banca ditulis dengan warna emas.
Clarissa mendekati sambil memperhatikan gedung tersebut.
" Apa kita tidak bisa menggunakan poundsterling untuk membeli barang di sini?" tanya Clarissa yang sangat penasaran dengan sistem keuangan sihir.
Membiarkan Clarissa dan Estelle masuk mereka terkejut melihat banyaknya makhluk mempunyai telinga besar dan di punggung mereka ada sayap cantik seperti kupu-kupu.
" Apa itu peri?" tanya Estelle dengan mata berbinar takjub dengan makhluk cantik itu.
" Benar itu peri kupu-kupu Raja Arthur II memberikan kepercayaan pada ras peri kupu-kupu untuk mengurusi masalah bank. Meskipun mereka sempat mempercayakannya kepada goblin." ucap Harrison dengan nada mencemooh.
__ADS_1
Clarissa yang merasa keanehan dengan ucapan Harrison langsung bertanya.
" Mengapa kau mengatakan kata goblin dengan nada mencemooh. Apa mereka melakukan kesalahan?" tanya Clarissa penasaran.
" Ras goblin melakukan perlawanan kepada pihak kerajaan 50 puluh tahun lalu. Mereka menuntut supaya ras goblin tidak terbelakang oleh ras lain. Tapi sayangnya perlawanan mereka sia-sia. Aku akan menjelaskannya nanti karena di sini kita dilarang menceritakan tentang goblin." ucap Harrison mengakhiri pembicaraan.
Clarissa yang mendengarnya menggangguk kepalanya setuju.
Tiba-tiba saja ada seorang peri yang menghampiri mereka dan membungkuk hormat.
" Selamat datang di Banca saya Carlos yang akan membimbing kalian hari ini." ucap Carlos dengan ramah dan sepasang sayap kupu-kupu berwarna hijau mengepak terbang.
" Baiklah hari ini kita akan membuka akun dan saya harap ingin ada kerahasiaan di dalam nya." ucap Harrison dengan sorot mata datar.
Membuat Clarissa yang melihatnya terkejut dengan aura gelap Harrison.
" Kenapa aku merasakan firasat dengan aura Harry." batin Clarissa khawatir.
__ADS_1
Countine...