
"Saya sudah menduga bahwa si pemecah kutukan baru kita adalah orang yang berguna, dia mendapatkan lokasi kristal of seven." jelas Lord Bolivia memberitahukan nya tentang Harrison.
Raja Chris yang mendengarnya bersmirk seolah sedang memikirkan sesuatu.
" Bawa, Mr.Hope ke hadapan ku saya perlu bicara dengannya." ucap Raja Chris menyuruh Harrison untuk bertemu dengannya.
" Saya laksanakan perintah anda, Yang Mulia." ucap Lord Bolivia sambil membungkuk hormat.
...****************...
" My Home..." ucap Estelle dengan semangat setelah masuk ke dalam rumah nya.
Clarissa yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya sebelum kemudian menurunkan Darren ke lantai.
" Bersihkan dirimu sebentar Estelle, Mommy mau menyiapkan makan malam terlebih dahulu mengingat aunty Bella akan datang nanti." ucap Clarissa kepada Estelle.
Estelle yang sedang memegang tangan Darren sambil menuntun nya berjalan pelan langsung menggangguk kepalanya.
Setelah itu Clarissa langsung pergi ke dapur Estelle pun langsung menggendong Darren.
" Ayo, Darren temani kakak ya." ucap Estelle yang merasa merindukan adik kecilnya itu.
__ADS_1
" Yes...akak." ucap Darren sambil mengacungkan jempol dengan semangat sebelum kemudian memperat pelukannya ke bahu Estelle.
Harrison yang baru saja masuk sambil membawa koper perlengkapan Estelle tersenyum melihat puterinya sedang menggendong puteranya. Tampaknya kedua saudara itu sedang melepaskan rindu.
Tiba-tiba saja Harrison merasa kantung celana nya berbunyi pelan membuatnya mengalihkan perhatiannya dan menaruh tangannya ke dalam saku celana nya mengambil sesuatu di dalamnya.
Harrison mengambil sebuah benda pipih tipis ketika melihatnya ada satu panggilan. Membuat Harrison mendatarkan ekspresi wajahnya dan berjalan menuju ke ruang kerjanya.
Ceklek....
Harrison langsung masuk ke dalam ruang kerjanya menuju ke kursinya untuk duduk. Kemudian Harrison meletakkan benda pipih itu dan menekan tombol yang ada di tengah nya tidak lama munculnya sebuah tulisan seperti undangan.
Salam Tuan Harry Hope yang terhormat...
Pembicaraan ini sangat rahasia sekaligus Raja Chris sangat kagum dengan keahlian anda dalam memecahkan kertas misterius dan cermin terkutuk.
Saya harap anda bisa berkunjung dan membuat Raja Chris terkesan kepada anda.
Salam
Lord Bolivia....
__ADS_1
Tidak lama setelah itu benda pipih itu mati Harrison tersenyum miring sebelum kemudian tertawa terbahak-bahak.
" Hahahaha.....anda kejebak Hahahha....sudah lama sekali tidak bertemu Chris." ucap Harrison sambil bersmirk dengan matanya berubah menjadi merah darah.
Malam harinya Bella datang ke rumah Clarissa dengan gembira.
" Estelle keponakan ku yang cantik." ucap Bella dengan antusias.
" Aunt, Estelle sangat merindukanmu." ucap Estelle memeluk Aunt Bella nya dengan semangat maklum dirinya sudah empat bulan tidak bertemu terakhir kali pertemuan mereka sebulan sebelum Estelle pergi ke Akademi Emerald.
" Kau sudah besar Estelle kecil ku cup...cup..." ucap Bella dengan gemas mencium wajah Estelle. Membuat Estelle tertawa geli dibuatnya.
Harrison yang turun setelah mengerjakan pekerjaan nya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah teman dari istrinya.
" Anda sama sekali tidak sadar dengan umur." ucap Harrison dengan nada mengejek.
Bella yang mendengar ucapan Harrison langsung menatapnya dengan tajam.
" Diam. kau muka datar aku tidak habis pikir mengapa sahabat ku mau bersama pria dingin seperti mu." ucap Bella tidak kalah mengejek Harrison.
Harrison yang mendengarnya merasa kesal dan akhirnya ia bertengkar dengan Bella.
__ADS_1
Clarissa dan Estelle yang melihatnya hanya bisa menghela nafas nya karena sudah biasa dengan pertengkaran di antara keduanya.
Countine...