Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Pegasus Pendamping


__ADS_3

" Wah...kita lihat di sini seorang gadis kecil sedang ketakutan." ucap Theodore berjalan menghampiri Estelle bersama anak perempuan berambut hitam.


Estelle yang tersadar dari lamunannya mengalihkan perhatiannya. Memandang Theodore yang tersenyum mengejek kepadanya.


" Aku tidak takut. Mungkin sebenarnya kau hang takut." ucap Estelle membalas perkataan Theodore dengan tajam.


Membuat Theodore yang mendengarnya mengepalkan tangannya dan melepaskan lenganya dari cengkeraman gadis berambut hitam sebelumnya.


Theodore berjalan mendekati Estelle sambil menunjuk nya dengan jari.


" Hei ingat ya keturunan Zephyr tidak memiliki rasa takut, darah kotor." ucap Theodore mengatakan sesuatu berkata kasar kepada Estelle.


Estelle yang mendengarnya wajahnya langsung memerah merasa marah dan terhina dengan ucapan Theodore. Sebelum Estelle melakukan sesuatu madam Hooch datang menghentikan pertengkaran di antara kedua nya.


" Hentikan kalian berdua atau saya akan mengambil poin kalian masing-masing." ucap madam Hooch dengan marah.


Membuat Estelle yang membalas Theodore langsung diam dan memilih berjalan mengacuhkan nya.


" Darah kotor itu sombong sekali. Theo." ucap gadis berambut hitam itu mendengus merasa jijik dengan Estelle.

__ADS_1


" Jangan panggil aku Theo, ini Zephyr bagimu." ucap Theodore kesal dengan kasar melepaskan tangan gadis itu dari lengan nya sebelum kemudian pergi.


" Theo, kau tidak bisa meninggalkan ku di sini." ucap gadis itu berlari mengejar Theodore.


Meninggalkan madam Hooch yang menghela nafas nya.


" Dasar, anak-anak sudah mengerti asmara." ucap madam Hooch bergumam pelan.


Sedangkan Estelle sudah masuk ke kandang pegasus melihat Aisha yang tampaknya sedang mendekati salah satu pegasus membuatnya untuk menghampirinya.


" Apa kau sudah menemukan pegasus yang cocok untuk mu, Aisha?" tanya Estelle antusias.


" Astaga, Estelle kau mengejutkan ku." ucap Aisha.


Estelle hanya membalas dengan cengiran sambil bergumam maaf yang di balas baik oleh Aisha.


" Iya, aku sangat mendapatkan ikatan dengan candy lihatlah dia sangat lucu bukan." ucap Aisha sambil mengelus pegasus nya.


Estelle melihat pegasus itu yang memiliki kulit cokelat, mata nya yang cokelat serta rambut nya berkemasan membuat nya terlihat manis. Apalagi Estelle bisa mencium wangi permen di rambut kuda bernama Candy itu.

__ADS_1


" Benar dia berwangikan permen itu pegasus yang sempurna untuk mu Aisha." ucap Estelle merasa senang karena teman sudah mendapatkan pegasus pendamping.


" Terima kasih, apa kamu mau aku bantu untuk mencari pegasus pendamping?" tanya Aisha menawarkan Estelle untuk membantunya.


Tapi Estelle menolak dengan menggelengkan kepalanya dirinya tidak mau Aisha membantu. Karena menurutnya Aisha butuh menyesuaikan waktu untuk membentuk dengan pegasus nya.


" Baiklah kalau begitu aku harap kau hati-hati Estelle, dan acuhkan saja Mackie atau Zephyr dia hanya iri padamu." ucap Aisha yang mengerti bahwa Estelle ingin menemukan pegasus nya sendiri.


Estelle hanya menggangguk kepalanya sebelum kemudian berjalan mengintari kandang kandang pegasus yang sudah di isi oleh sebagian siswa kelas 1. Estelle terus mencari pegasus yang ingin menjadi pendamping nya. Sampai di ujung Estelle tidak bisa merasakan di antara pegasus-pegasus yang di lewati nya. Membuat Estelle sedikit putus asa mengira ia tidak akan menemukan pegasus pendamping nya.


" Marilah ikut pendamping."


Suara yang melintas di kepala nya membuat Estelle tadinya lusuh langsung bersemangat mengikuti suara di kepala nya.


" Sudah lama sekali aku tidak memiliki pendamping. Kau mirip dengan nya."


Estelle mendengar ucapan di kepala sedikit aneh tapi ia tidak menghiraukan nya karena saat ini. Dirinya penasaran siapa pegasus pendamping nya.


Countine...

__ADS_1


__ADS_2