
Seakan ia sedang menunggu sesuatu akhirnya setelah beberapa saat Harrison menghela nafas nya karena Estelle sama sekali tidak mau menceritakan nya.
" Sampai kapan kau menyembunyikan nya dari Daddy, Estelle Adeline Desmon." ucap Harrison dengan datar.
Membuat Estelle merasa ketakutan melihat tatapan Harrison yang membuatnya tidak nyaman.
Seakan Estelle bisa merasakan kegelapan di dalam dirinya. Memikirkannya langsung saja Estelle menatap mata Harrison yang berubah menjadi merah. Membuat Estelle seketika mengingat sesuatu yang penting.
" Daddy, kau tidak mungkin seorang pangeran kegelapan?" tanya Estelle dengan menatap mata Harrison yang tampak terkejut.
" ****." batin Harrison yang merasa bersikap bodoh mengetahui tindakannya membuat Estelle curiga kepadanya.
" Tunggu bagaimana kau mendapat informasi itu bukannya semua orang tahu bahwa pangeran kegelapan sudah mati." ucap Harrison berusaha menyangkal ucapan Estelle.
Tapi Estelle yang memiliki kecerdasan dari kedua orang tuanya tidak langsung mempercayai ucapan Harrison. Karena selama di Emerald dirinya sudah mencari tahu tentang pangeran kegelapan dan entah kenapa ia merasa yakin bahwa orang yang bikin penasaran adalah ayahnya.
" Estelle tahu dari mata Daddy dan aura yang dikeluarkan berbeda dengan mahou biasanya." ucap Estelle menarik kesimpulan.
Sedangkan Harrison mampu dibuat tidak berkutik mendengar jawaban Estelle. Karena tidak tahu harus menjawab apa akhirnya Harrison mengambil satu cara yang pastinya membuat banyak masalah kedepannya.
__ADS_1
" Maafkan, daddy puteriku belum saatnya kau mengetahuinya." ucap Harrison yang seketika membaca mantra.
" Memorias...." ucap Harrison yang menghapus ingatan Estelle tentang kejadian barusan.
Estelle yang sekarang masih tergolong mahou mudah tidak bisa menepis sihir dari Harrison sudah seorang mage.
Membuat Estelle akhirnya terjatuh tidak sadarkan diri dengan melupakan ingatan tentang identitas asli Harrison.
Sedangkan Harrison hanya diam sambil mengelus punggung Estelle dengan pelan dan matanya yang masih menjadi merah dikegelapan malam.
" Maafkan daddy, Estelle karena harus menyembunyikan jika tidak kau akan menghalangi rencana daddy, selamat malam sayang." gumam Harrison pelan sambil membawa Estelle ke kamar dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang.
Setelah itu Harrison mencium kening Estelle sebelum kemudian pergi meninggalkan kamarnya.
...****************...
3 Tahun kemudian...
" Estelle, cepatlah kita harus pergi ke pelabuhan sekarang." ucap Clarissa dari lantai bawah memanggil puterinya.
__ADS_1
" Baiklah, mommy sebentar lagi aku turun." ucap Estelle yang sedang merapikan rambutnya.
Sudah 3 tahun berlalu dan tahun ini dirinya akan kembali ke Emerald setelah libur musim panas. Dia akan melanjutkan tahun ke 4 nya di Emerald.
Selama 3 tahun terakhir dirinya belajar cara main ice skating di Emerald. Mengingat dirinya sangat tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Estelle yang berubah menjadi remaja cantik dengan rambut cokelat keemasan nya sampai ke pinggang dan mata beda warna nya berbinar cerah membuat semua laki-laki berusaha mendekati nya.
Brak...
" Estelle kita halus belangkat sekalang atau tidak kau akan ketinggalan kapalnya." ucap seorang anak laki-laki berusia 4 tahun.
Estelle yang mendengarnya langsung memalingkan wajahnya dari cermin menatap malas saudara laki-laki nya.
" Darren, sudah beberapa kali aku katakan jangan panggil namaku. Ingat aku paling tua darimu bocah." ucap Estelle kesal.
Tapi sayangnya Darren memiliki sikap menyebalkan hanya menjulurkan lidahnya dan pergi meninggalkan kamar Estelle.
Membuat Estelle merasa kesal dengan sikap menyebalkan saudara nya.
__ADS_1
" Jika saja dia bukan saudara ku sudah pasti akan mengubahnya menjadi katak." ucap Estelle.
Countine...