Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Naga Kecil Sparkle


__ADS_3

Sparkle apa kau bisa mendengarku." ucap Estelle sambil menyentuh kalung berlian ungu terpasang di lehernya.


Tidak lama kemudian seekor naga kecil berkulit ungu dan memiliki ekor berwarna hijau muncul.


" Hallo, Estelle sudah lama sekali kita tidak bertemu. Apa kau merindukan ku." ucap Sparkle sambil terbang mengelilingi Estelle.


Estelle yang mendengarnya hanya tersenyum miring sambil melihat pemandangan laut dari menara.


" Kita hanya tidak bertemu selama 2 bulan, Sparkle. Kau tahu bukan jika kita melakukannya di rumah. Pastinya daddy ku akan mengetahuinya." ucap Estelle sambil tersenyum sendu mengingat Harrison yang menjauh darinya.


Sedangkan Sparkle yang melihat ekspresi sedih tuanya terbang dan memberikan kecupan di pipi Estelle.


" Kau tidak perlu sedih lagi Estelle, suatu hari nanti daddy mu dan kamu akan memiliki hubungan erat seperti dulu lagi." ucap Sparkle menghibur Estelle.


Estelle menggangguk kepalanya menyakini bahwa suatu hari nanti dirinya bisa dekat lagi dengan Harrison daddy nya yang sangat dicintainya dan pahlawan pertama nya. Suatu hari nanti pastinya dia akan bersama-sama sebagai suatu keluarga bahagia yang mengadakan piknik di bawah pohon.


Memikirkan itu membuat Estelle bernostalgia pada masa lalu dimana dirinya ketika berusia 8 tahun bermain layang-layangan bersama Daddy nya yang tertawa sambil menggendongnya di bahunya di samping mommy yang memperhatikan nya dari belakang.

__ADS_1


Tapi kenangan itu buyar ketika Sparkle mengatakan sesuatu yang membuat Estelle kembali berpikir.


" Estelle apa kau tahu seberapa kuat daddy mu itu?" tanya Sparkle penasaran.


Estelle hanya menggelengkan kepalanya karena selama ini dirinya jarang sekali melihat daddy nya menunjukkan kekuatan nya.


" Tidak, tapi mengapa kau bertanya begitu Sparkle?" tanya Estelle sambil memiringkan kepalanya ke samping.


" Aku hanya merasa daddy mu bukan mahou biasa, sihirnya terlalu kuat untuk bisa di sandingkan dengan Mahou. Kekuatan nya setara dengan Sage. Dimana dia bisa mengendalikan sihir nya dengan baik." ucap Sparkle menjelaskan kecurigaan nya pada Harrison.


Estelle yang mendengarnya hanya termenung dirinya seperti tidak asing dengan kata itu. Tapi mengapa dirinya seakan tidak mampu mengingatnya.


...****************...


Seorang berjubah hitam berjalan di lorong gelap dengan aura sihir gelap nya menyebar membuat suasana terasa sesak.


Sampai di sepasang pintu hitam besar orang itu membuka nya dengan sekali tebasan tangan. Pintu terbuka memperlihatkan orang-orang berjubah hitam yang sedang duduk sebelum kemudian membungkuk kepadanya.

__ADS_1


" Tuanku, selamat datang kembali." ucap mereka serentak.


Pria berjubah itu menurunkan tudung hitam memperlihatkan rambut nya berwarna putih dan sepasang mata merah menyorot tajam.


Membuat orang-orang itu hanya menundukkan kepalanya dengan badan bergetar.


" Selamat datang juga, silahkan duduk saudara-saudara." ucap Harrison yang tiba-tiba saja sudah duduk kursi yang berbentuk seperti singgasana.


Orang-orang itu duduk di kursi masing-masing dengan ekspresi datar di wajahnya.


" Jadi, Tuanku bagaimana rencana selanjutnya mengingat Raja Chris sudah memenjarakan orang-orang kita untuk menghalangi anda mendapatkan kekuatan?" tanya seorang pria berbadan besar dengan rambut hitam panjang sebahu memandang nya dengan hormat.


" Tidak perlu terburu-buru, Jacob Black. Kita harus bertindak tenang dulu supaya Raja dan antek-antek nya menuruni kewaspadaan mereka." jawab Harrison dengan suara halus nya.


" Benar, Tuan. Raja sudah mulai bertindak lengah sampai anda tidak tahu siapa yang dia hadapi di belakangnya." ucap Lennox sambil tersenyum miring.


" Kau benar Lennox, rencana untuk kita muncul lagi. Tinggal tunggu waktu saja untuk menghancurkan mereka Hahahha....." ucap Harrison sontak tertawa terbahak-bahak karena rencana perlahan-lahan akan dimulai.

__ADS_1


Countine....


__ADS_2