
" Sudah lama kita tidak bertemu Clarissa Amora." ucap Harrison sambil menyeringai licik.
Clarissa yang mendengarnya langsung marah dan berusaha melepaskan diri.
" Apa maksud nya aku sama sekali tidak mengenal mu?" tanya Clarissa kasar.
Harrison yang mendengarnya hanya terkekeh pelan seolah-olah sedang memikirkan sesuatu.
" Sepertinya ada sesuatu yang membuat anda tidak mengingat saya. Apalagi setelah malam panas yang kita alami 8 tahun lalu." ucap Harrison berbisik di telinga Clarissa.
Membuat bulu kuduk Clarissa berdiri karena dirinya bisa merasakan aura sihir yang kuat dari pria itu. Tapi yang menjadi fokus utamanya adalah ucapan Harrison yang membuatnya terkejut.
" Tidak mungkin kau adalah...." ucap Clarissa yang tidak bisa menyembunyikan perasaan terkejutnya ketika dirinya menyatukan potongan ucapan Harrison.
Harrison yang Clarissa sudah mengetahuinya tersenyum dan kemudian memperkenalkan dirinya.
" Harrison Maximus Desmon, senang berjumpa dengan mu lagi wanita ku." ucap Harrison lagi tapi kali ini dengan menggunakan nama panjangnya.
Clarissa yang mendengarnya sontak saja mendorong kuat tubuh Harrison hingga dirinya bisa terlepas dari pelukannya.
__ADS_1
Membuat di sisi lain Harrison terjatuh dari kursinya bukan merasa sakit malah dia tertawa terbahak-bahak.
Clarissa yang mendengarnya sontak memundurkan langkahnya dengan ekspresi takut terlintas di wajahnya.
" Pria ini adalah ayah kandung Estelle orang yang di cari oleh raja itu. Tanpa sengaja membuat Estelle mati mengenaskan dan juga pria itu gila. Aku sadar bahwa pria yang memakai jubah hitam ketika melihat eksekusi Estelle adalah dia. Aku harus pergi dari sini karena takut nya dia akan melukai Estelle." batin Clarissa berpikir.
Clarissa langsung saja berlari menuju kamar Estelle berusaha melindunginya karena dirinya berpikir bahwa Harrison akan melukainya.
Clarissa sadar bahwa dirinya tidak bisa mengalahkan Harrison mengingat dia bukan Mahou biasa ketika melihat dari kekuatan nya.
Tapi sayangnya Harrison yang sudah merasa kuat langsung menggunakan sihir nya membuat tubuh Clarissa terbang menuju ke arahnya.
Harrison langsung memeluk pinggangnya dengan kepalanya bersandar di lehernya.
" Kau tidak lepas dariku lagi sepertinya kau telah melupakannya semuanya. Apa perlu aku mengingatkannya lagi." bisik Harrison pelan.
" Ti...dak perlu, aku tidak perlu mengingat nya dan lepaskan aku sebelum Estelle terbangun." ucap Clarissa menolak Harrison yang mau mengingatkan kejadian 8 tahun lalu. Setahun sebelum Estelle lahir.
Lagipula Clarissa sama sekali tidak mengenal Harrison dan apa yang mereka lalui bersama. Karena dirinya bukan Clarissa asli melainkan jiwa yang tersesat di dalamnya.
__ADS_1
Harrison terkekeh geli mendengar Clarissa menolak tawarannya.
" Tenang saja Puteri kita tidak akan terbangun karena saya sudah memasang sebuah mantra yang membuatnya tetap tidur. Jadi bagaimana kau masih mau menolaknya." ucap Harrison menawarkan nya lagi.
Clarissa yang mendengar pengakuan Harrison terhadap Estelle langsung marah segera membalikan badannya dan reflek memukul wajah nya dengan keras.
Membuat Harrison terjatuh dengan wajah lebam di bagian kirinya.
Clarissa yang melihatnya merasa puas karena berhasil memukul pria itu.
" Ini balasan yang telah kau lakukan kepada puteriku. Penjahat." ucap Clarissa sambil berkacak pinggang.
Harrison bangun melihat bahwa wajahnya yang sudah lebam merasa marah dan perlahan bangun berjalan mendekati Clarissa.
Clarissa yang melihatnya perlahan berjalan mundur hingga tubuhnya menempel di dinding dan Harrison yang langsung memenjarakannya menggunakan kedua tangannya.
" Sepertinya kau tidak bisa di beritahu dengan cara baik. Mari kita melakukannya dengan cara kasar." ucap Harrison menyeringai lagi tapi sekarang terlihat menyeramkan.
Membuat Clarissa merasa firasat tidak baik....
__ADS_1
Countine...