Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Chapter 92


__ADS_3

Ada apa mommy." ucap Estelle sambil mengedipkan matanya beberapa kali.


Clarissa yang mendengarnya menghampiri Estelle dan merebut mangkuk berisi adonan kue.


" Nanti kita bicara, mommy harap kamu jujur, Estelle." ucap Clarissa dengan tegas sambil memandang Estelle serius.


Hal ini membuat Estelle yang mendengarnya tidak bisa berkata apa-apa selain menggangguk kepalanya.


Setelah itu Clarissa langsung menyelesaikan pekerjaan Estelle. Setelah menaruh adonan kue ke dalam loyang Clarissa langsung memasukan nya ke dalam oven dan memasang timer 45 menit.


Selesai itu Clarissa membuat cokelat panas dan membawanya ke dalam ruang keluarga dimana lagi-lagi ia melihat Estelle yang tampak sekali melamun.


Entah setelah kembali dari akademi Emerald Estelle tampak sering melamun. Hal ini membuat Clarissa khawatir jika Estelle mendapatkan perilaku tidak baik di Emerald.


" Estelle, Mommy membawakan mu cokelat panas." ucap Clarissa sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


Estelle yang melihat cokelat panas matanya langsung berbinar terang karena itu adalah salah satu minuman kesukaan nya.


" Terima kasih, Mommy." ucap Estelle sambil mengambil secangkir cokelat panas dan meminumnya dengan perlahan.


Sedangkan Clarissa yang melihatnya hanya tersenyum tipis sambil menggendong Darren untuk membuatnya tertidur mengingat waktunya tidur siang dan sekarang sedang bersalju membuat suhu dingin. Untung nya saja Clarissa bisa menggunakan mantra sederhana membuat suhu menjadi hangat.


Setelah memastikan Darren susah tertidur Clarissa membaringkan nya di sebuah keranjang tidur bayi kecil.


Sebelum kemudian memilih duduk di samping Estelle. Clarissa menggenggam tangan Estelle.


" Apa yang terjadi sebenarnya selama kau berada di akademi, Estelle?" tanya Clarissa lembut menyuruh Estelle mengeluarkan semua perasaan gelisah nya.


Tapi sayangnya Clarissa yang sangat mengenal Estelle meskipun ekspresi nya terlihat ceria tanpa beban. Clarissa sangat mengenal Estelle dengan baik sekaligus mengetahui bahwa sekarang puterinya sedang menyembunyikan sesuatu darinya.


Clarissa akan merasa gagal jika tidak mengenal Estelle.

__ADS_1


" Estelle, mommy ingin kamu jujur jangan berbohong lagi." ucap Clarissa yang kali ini sedikit tegas.


Estelle yang mengetahui bahwa sekarang Clarissa tidak bisa di bohongin lagi mengigit bibir bawah nya dengan canggung. Meski Clarissa tidak sekuat Harrisok yang bisa membaca pikiran seseorang tanpa di sadari sang pemilik. Di ketahui bahwa Clarissa memiliki indra yang tajam sekaligus peka dengan keadaan sekitarnya.


Sambil menghela nafas nya akhirnya Estelle memilih untuk mengungkapkan nya.


" Mommy aku tidak tahu kau akan percaya atau tidak. Tapi sekiranya mommy akan mempercayai ucapan ku." ucap Estelle sambil menatap Clarissa dengan manik hijau dan biru di kedua kelopak matanya.


Clarissa yang mendengarnya menyerngitkan dahinya bingung. Tapi tidak lama kemudian ekspresi nya berubah setelah mendengar ucapan Estelle.


" Aku melihat diriku yang lain." ucap Estelle yang memberitahu alasan kegelisahan nya selama beberapa hari ini.


" Apa maksud Estelle bertemu dengan yang lain, Mommy sama sekali tidak mengerti?" tanya Clarissa yang meminta Estelle untuk menjelaskan semuanya.


Akhirnya Estelle menjelaskan semuanya dari awal keisengan nya dengan ruang terlarang sampai dimana dirinya bertemu versi dirinya yang dewasa melalui sebuah cermin. Tapi Estelle juga menjelaskan bagaimana mereka saling berbincang dan Estelle bisa merasakan aura dirinya yang dewasa sangat gelap dan penuh kebencian.

__ADS_1


Clarissa yang mendengarnya hanya diam mematung sampai satu kalimat keluar dari mulut Estelle sempat membuat nya takut.


Countine...


__ADS_2