Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
1 September


__ADS_3

1 September....


Estelle yang sedang tertidur di ranjangnya mulai bangun setelah merasakan cahaya matahari menusuk matanya.


Ketika Estelle bangun dari tidurnya dirinya langsung tersenyum seakan menyadari hari apa ini.


" Ini 1 September, aku akan menghadiri Akademi Emerald yeah...." ucap Estelle antusias sambil melompat di atas kasur nya.


Dengan cepat Estelle membersihkan diri di kamar mandi. Selesai mandi Estelle menggenakan gaun biru bermotif bunga-bunga dengan kardingan berwarna biru tua. Mengingat cuaca London sudah hampir memasuki musim gugur.


Selesai menggenakan pakaiannya Estelle mengecek kopernya yang akan dirinya selama belajar di akademi.


Ceklek...


Clarissa yang membuka pintu kamar Estelle berniat membangunkannya. Di buat terkejut melihat anaknya sudah selesai membereskan diri. Melihat sikap antusiasme Estelle membuat Clarissa merasa senang setidaknya kehidupan anaknya tidak seperti dirinya lihat di panti asuhan itu.


Bahkan Clarissa dengar panti asuhan itu sudah ditutup oleh pemerintah akibat kekerasan yang sering terjadi di sana bahkan dua anak-anak meninggal sebab kelaparan. Karena pengurus panti asuhan tidak memberikan mereka makan selama seminggu.

__ADS_1


Melihat berita di televisi hati Clarissa merasa teriris mengetahui di kehidupan pertama Estelle pernah hidup di panti asuhan itu.


" Sepertinya Estelle sangat bersemangat ya." ucap Clarissa mulai berbicara.


Estelle yang mendengarnya langsung membalikkan badannya melihat Clarissa dirinya langsung tersenyum dan berlari memeluknya.


" Terima kasih mom karena telah mengijinkan Estelle untuk bersekolah di sana." ucap Estelle sambil meninttikan air matanya mengingat perjuangan mommy nya membesarkannya dengan kasih sayang yang luas selama 7 tahun.


Sebelum kedatangan Daddy dan Darren yang semakin membuat keluarga lengkap impian Estelle tercapai.


Clarissa yang mendengarnya berusaha menahan air matanya karena dalam beberapa bulan dirinya tidak akan melihat Estelle di rumah. Meski terasa berbeda tanpa kehadiran Estelle tapi Clarissa tahu bahwa ini semuanya demi kebahagiaan puteri kecilnya.


" Mommy benar kita tidak bisa kesiangan, Estelle penasaran bagaimana cara masuk ke akademi Emerald. Apa seperti kisah Harry Potter yang mengendarai kereta api menuju Hogwarts." ucap Estelle dengan antusias.


...****************...


Sayangnya keantusiasaan Estelle tidak seperti di rumahnya yang penuh dengan semangat. Karena sekarang dirinya bersama kedua orang tuanya bersama adiknya berada di sebuah bawah jembatan yang berada di pinggiran kota London.

__ADS_1


" Daddy mengapa kita berada di sini. Bukannya kita akan ke stasiun untuk naik kereta menuju Emerald?" tanya Estelle dengan nada polos nya.


Clarissa yang mendengarnya mengangguk dan dirinya merasa penasaran tujuan Harrison membawanya ke tempat sepi ini.


Harrison yang mendengarnya tersenyum tipis sebelum kemudian mengulurkan tangannya kepada Estelle.


" Dimana kartu emas yang princess dapatkan di surat penerimaan?" tanya Harrison menanyakan kartu emas yang satu paket dengan surat penerimaan siswa Emerald.


Kemudian Estelle mengeluarkan sebuah kartu emas dari tas kecilnya sebelum di berikan kepada Harrison.


Harrison menerimanya sambil menaruh kartu emas itu di atas tanah.


" Opens..." ucap Harrison mengucapkan kata dalam bahasa Inggris.


Tidak lama kemudian sebuah cahaya besar menyelimuti mereka berempat.


Estelle samar-samar bisa mendengar suara burung camar serta banyak suara berasal dari orang-orang. Langsung saja Estelle membuka matanya...

__ADS_1


" Ini tidak mungkin sekarang kita berada......


Countine...


__ADS_2