
Tidak lama setelah munculah sebuah cahaya terang mengelilingi sekitar nya sampai Clarissa dan Renox menutup matanya kecuali Harrison yang diam-diam menyeringai memandang Estelle.
" Puteriku memiliki sihir yang kuat." batin Harrison bangga.
Ketika cahaya itu mulai redup Clarissa berani membuka matanya memandang Estelle dengan kagum.
" Lihatlah tongkat mu sangat cantik." ucap Clarissa memuji tongkat Estelle.
Estelle yang mulai membuka matanya sekejap pandangannya langsung berbinar memegang tongkat sihir di tangannya.
" Ini luar biasa." ucap Estelle dengan gembira sambil melihat tongkat nya berwarna pink itu.
" Wah ini tongkat Thunderbird dengan inti Cherry blossom dan di selimuti di gagangnya ini tongkat untuk Mahou kuat. Anda sangat mirip dengan tuan Desmon ternyata." ucap Renox memuji Estelle sambil melirik ke arah Harrison yang memandang puterinya dengan bangga.
" Benar selamat princess kau mendapatkan tongkat yang kuat." ucap Harrison sambil tersenyum lebar sambil menggendong Darren yang masih tertidur.
Tanpa memperhatikan sekiranya Darren tertidur sangat lelap dengan menyandarkan kepalanya di bahu Harrison sambil salah satu tangan nya memeluk boneka musang nya.
Estelle mendengar pujian dari Harrison wajahnya langsung merona malu.
__ADS_1
" Terima kasih Daddy." ucap Estelle sambil tersenyum lebar.
Renox yang melihat interaksi Harrison dan Estelle kagum. Karena selama ini dia tahu bahwa tuan nya sama sekali tidak menyukai anak-anak. Menurutnya anak-anak merupakan salah pengganggu bagi nya.
Tapi ternyata setelah 4 tahun menghilang membawa perubahan yang besar bagi Harrison.
" Sekarang giliran anda nyonya untuk memilih tongkat anda." ucap Renox kepada Clarissa.
Clarissa yang mendengarnya langsung tersentak sebelum kemudian menggangguk kepalanya berjalan mendekati meja dimana ranting pohon berjejer di sana.
Clarissa mengikuti cara Estelle tadi tapi tidak seperti puterinya. Clarissa tidak butuh waktu lama untuk merasakan sihirnya di salah satu rating kayu pohon. Setelah itu Clarissa mengatakan satu kalimat yang sama seperti Estelle.
" Legno d'albero Scelgo il mio nucleo magico ti evoca e si trasforma in un bastone magico. " ucap Clarissa dengan lantang.
" Itu tongkat milik mendiang ratu Regina." ucap Renox terkejut.
Begitu juga Harrison yang sama sekali tidak menyangka melihat tongkat legendaris itu.
" Tidak mungkin ini once upon a time." ucap Harrison dengan pandangan tidak percaya.
__ADS_1
Clarissa yang bingung dengan reaksi mereka langsung bertanya.
" Apa maksudnya Harry?" tanya Clarissa memilih bertanya kepada suaminya.
Harrison yang tersadar dari terkejutnya memandang Clarissa.
" Tongkat milik Ratu sihir pertama Regina dia salah Mahou terkuat. Dengan tongkat nya dia telah menghancurkan sepuluh ribu pasukan musuh 700 ratus tahun lalu. Saya tidak menyangka bahwa tongkat ini ada lagi." ucap Harrison menjelaskannya.
" Jika ada yang tahu akan hal ini pastinya wartawan akan mencari anda." ucap Renox sambil terkekeh pelan.
Harrison yang mendengarnya langsung memandang tajam Renox. Membuat Renox seketika bungkam.
Kemudian Harrison memandang Clarissa yang masih terdiam dengan tongkat di tangannya.
" Apa ini akan buruk?" tanya Clarissa masih merasa tidak percaya dengan cerita Harrison.
Harrison yang mendengarnya menghela nafasnya sambil menghampiri Clarissa.
" Tenanglah semuanya akan baik-baik kita harus menyembunyikan tongkat ini terlebih dahulu. Saya akan melindungi mu dan anak-anak kita. Jadi jangan takut ya." ucap Harrison mengatakan kata-kata penenang untuk Clarissa.
Clarissa yang mendengarnya menggangguk kepalanya.
__ADS_1
" Aku percaya...
Countine...