
Selesai perjalanan panjang dari stone city mereka semua kembali ke rumah nya. Clarissa beserta kedua anaknya sudah tertidur merasa kelelahan.
Berbeda dengan Harrison yang berdiri melamun memandangi bulan dari balkon kamarnya. Sebelum kemudian kembali ke dalam kamarnya Harrison masuk ke dalam melihat isteri beserta kedua anaknya tertidur pulas di ranjangnya.
Harrison tersenyum tipis memandangi keluarganya.
" Aku tidak tahu nanti jika kalian mengetahui semuanya. Apa kalian masih menerimaku lagi atau tidak karena satu hal pasti aku tak mundur dari tujuanku." ucap Harrison yang mata nya berubah menjadi merah darah.
Kemudian Harrison menghilang dari kamarnya menuju ke sebuah manor yang besar tapi gelap.
Pintu gerbang terbuka dengan sendiri membiarkan Harrison masuk ke dalamnya berjalan dengan langkah pelan dan udara sekitarnya berubah menjadi dingin.
Sampai di depan sepasang pintu besar dengan sihirnya Harrison masuk ke dalam dan melihat beberapa orang berjubah menggunakan topeng menundukkan kepalanya.
" Selamat kembali tuan ku." ucap mereka dengan serentak.
Harrison yang melihatnya tersenyum miring sambil memperlihatkan penampilannya yang sesungguhnya di depan orang-orang berjubah itu.
__ADS_1
" Saya kembali." ucap Harrison dengan ekspresi menyeramkan di wajahnya.
...****************...
Sedangkan di sisi lain kepala sekolah Esmeralda dari akademi Emerald mengunjungi istana.
Di sana dirinya sudah di tunggu oleh salah satu penjaga kerajaan.
" Silahkan, kepala sekolah. Raja sudah menunggu anda di ruangan nya bersama Ratu dan pangeran mahkota." ucap penjaga itu dengan ramah.
Kepala Sekolah Esmeralda menggangguk kepalanya mengikuti penjaga itu dari belakang melihat sekeliling istana yang sudah berubah setelah hampir 12 tahun tidak ke sini.
" Akhirnya anda sampai kepala sekolah. Jadi ada kabar apa tahun ini saya ingin memastikan bahwa keamanan akademi buat pangeran mahkota?" tanya Raja Chris dengan datar di sisi kanannya Pangeran Mahkota Brian menampilkan ekspresi angkuh.
Kepala Sekolah Esmeralda yang mendengarnya berusaha untuk tidak mencemooh dengan sikap keluarga kerajaan sekarang.
" Tidak ada yang spesial cuma tahun ini kami mendapatkan siswa merupakan kelahiran Mahou di besarkan di dunia manusia." ucap Kepala sekolah Esmeralda menjelaskan nya.
__ADS_1
Ratu Lilyana yang mendengarnya menyerngitkan dahinya.
" Menarik siapa siswa itu Esmeralda, sudah lama sekali kita tidak menerima siswa yang tinggal di dunia kotor itu?" tanya Ratu Lilyana dengan ekspresi menghina terpancar di wajahnya.
Semua rakyat belka tahu bahwa Ratu Lilyana membenci orang-orang yang tidak mempunyai sihir dan mengganggap nya lemah serta tidak berguna.
Kepala Sekolah Esmeralda yang mendengarnya menggangguk kepalanya sebelum kemudian dirinya mengeluarkan sebuah gulungan dan menyerahkannya kepada Raja Chris.
Raja Chris yang menerimanya segera membuka nya dan terpampang nama.
Estelle Adeline Hope...
Selesai membacanya Raja Chris segera membakar gulungan itu menggunakan api dari tangannya.
" Menarik sekali ternyata dia murid baru seusia pangeran mahkota. Sekarang kepala sekolah saya memberikan misi untuk mengawasi anak kotor itu sebelum kita tahu dia berpihak kepada siapa. Dia tidak akan di sebut sebagai Mahou yang terhormat." ucap Raja Chris dengan memerintah.
Kepala Sekolah Esmeralda yang mendengarnya mengepalkan tangannya sebelum kemudian menundukkan kepalanya.
__ADS_1
" Baiklah, Yang Mulia...
Countine...