Become The Protagonis Mother

Become The Protagonis Mother
Vampir


__ADS_3

Harrison membawa keluarganya menuju ke sebuah toko sepi di pojokan stone city.


Ceklek....


Ketika Harrison membuka pintu Clarissa dan Estelle merasakan perasaan tidak nyaman di dalam toko. Meski mereka semua belum masuk ada aura gelap di dalamnya bahkan Darren yang sejak tadi diam bermain bonekanya mulai merasa gelisah dan merengek.


Harrison yang melihatnya langsung bergantian menggendong Darren.


" Hiks...hiks..." Isak Darren yang merasa tidak nyaman dengan suasana gelap itu sampai ia meletakan kepalanya di bahu Harrison.


" Harry, apa ini akan baik-baik saja tempat ini?" tanya Clarissa tidak yakin untuk masuk ke dalam toko.


Clarissa juga tidak tahu alasan Harrison membawa mereka semua ke sini.


Harrison merasa perasaan gelisah Clarissa menggenggam tangan nya.


" Ini adalah toko untuk mendapatkan tongkat terbaik di belka. Karena di sini kita bisa menyembunyikan identitas pemilik toko dan di pastikan tongkat yang dibuat selalu setia kepada pemiliknya." ucap Harrison menjelaskan.


Pandangan Harrison ke arah Clarissa yang tampak tidak yakin ingin masuk ke dalam. Tapi tiba-tiba saja ada seseorang yang berdiri di depan pintu membuat Estelle melihatnya sontak berteriak.

__ADS_1


" Arrgggh...itu vampir." ucap Estelle sambil menunjuk ke arah seorang pria menggunakan jubah hitam dan giginya bertaring juga sepasang mata merah menatapnya.


Vampir yang melihat Estelle menunjukkan gigi nya menyeringai kepadanya.


" Sepertinya anda mengetahui siapa saya nona muda. hmm bau darah yang lezat." ucap nya berjalan mendekati Estelle.


Estelle dan Clarissa yang melihatnya merasa panik langsung bersembunyi di belakang tubuh Harrison.


Harrison yang melihatnya sama sekali tidak menampilkan ekspresi takut malah dia menatap nya dengan datar sambil salah satu nya memeluk Darren di pelukannya untuk melindunginya.


" Sudah lama Renox." ucap Harrison dengan suara rendah tapi tajam.


Clarissa dan Estelle yang pertama kali setelah 4 tahun melihatnya terkejut karena selama ini. Harrison jarang mengeluarkan ekspresi datarnya kecuali sebelum Clarissa mendengarnya.


" Sudah lama sekali kita kawan." ucap Renox dengan sedikit kaku.


Membuat Clarissa yang melihatnya mengerutkan keningnya sepertinya Harrison dan vampir itu sepertinya kenal. Tapi mengapa vampir itu kelihatan takut pada suaminya. Itu cukup aneh bagi Clarissa.


" Kita tidak punya waktu banyak untuk reuni. Hari ini kami membutuhkan tongkat untuk istri ku Clarissa dan puteri ku Estelle." ucap Harrison memberitahu tujuannya datang kemari.

__ADS_1


Clarissa yang mendengarnya terkejut karena Harrison mau memberikannya tongkat.


Sedangkan Renox yang mendengarnya tidak bisa menyembunyikan perasaan terkejutnya.


" Akhirnya kau punya isteri, Harrison." ucap Renox bergumam tanpa sadar.


Membuat Harrison yang mendengarnya ingin sekali memberikan kutukan pada Renox. Karena untuk ketiga kalinya dalam hari ini orang mengatakan itu.


Jadi Harrison menatap tajam Renox membuat sang empu ketakutan dan berjalan mundur.


" Mari masuk kita bisa membicarakannya di dalam." ucap Renox membuka pintunya lebar.


Harrison yang berniat masuk tiba-tiba tangannya di tahan oleh Clarissa membuatnya mengurungkan niatnya dan menatap Renox untuk memberikannya waktu.


Renox menggangguk kepalanya sebelum kemudian masuk terlebih dahulu.


" Apa terjadi sesuatu yang ingin kau tanyakan sayang?" tanya Harrison dengan lembut sambil mengelus rambut Darren yang sudah tertidur pulas di dekapannya.


Clarissa yang mendengarnya terdiam sejenak sebelum kemudian mengatakan sesuatu.

__ADS_1


" Mengapa kau memberikan ku tongkat?" tanya Clarissa penasaran.


Countine...


__ADS_2