
Sampai di gedung kementerian Harrison berniat untuk menemui pimpinan mengingat hari ini merupakan hari pertama nya. Dirinya di haruskan melapor terlebih dahulu sebenarnya Harrison malas melakukannya. Tapi karena demi membangun citra baik Harrison berjalan menuju lift untuk ke lantai atas.
Ketika sengaja di perjalanan Harrison bertemu dengan Lord Bolivia yang berada di depannya.
" Tuan Lord." ucap Harrison sambil membungkuk dan tersenyum sopan.
Lord Bolivia yang melihat keberadaan Harrison menghela nafas nya.
" Akhirnya anda juga tuan Hope, ada sesuatu yang harus kita bicarakan mari ke ruang saya terlebih dahulu. Karena pembicaraan kali ini sangat rahasia." ucap Lord Bolivia dengan berbisik.
Harrison yang melihat keseriusan Lord Bolivia langsung menggangguk kepalanya. Dirinya merasa ada sesuatu rahasia yang akan mendukung rencana nya pikir Harrison licik.
Kemudian Lord Bolivia membawa Harrison menuju ruang kerjanya yang berada di lantai paling tinggi.
Ceklek...
__ADS_1
" Silahkan masuk tuan Hope." ucap Lord Bolivia yang menyuruh Harrison masuk ke dalam ruangannya.
Harrison pun masuk ke dalam ruang kerja milik Lord Bolivia ia melihat sekeliling arsitektur yang rata-rata nya berwarna merah dari dinding hingga sofa dan jujur saja itu pandangan Harrison menjadi sedikit sakit. Karena Harrison membenci warna merah dan lebih menyukai warna gelap seperti hijau serta hitam.
Kemudian Lord Bolivia duduk di sofa dan menyuruh Harrison untuk duduk di depannya. Harrison hanya menggangguk kepalanya dan duduk sesuai permintaan Lord Bolivia.
" Jadi ada urusan apa sampai anda menemui Lord Bolivia?" tanya Harrison penasaran alasan Lord Bolivia sampai mencari nya di kementerian.
Mengingat Lord Bolivia memiliki pekerjaan di istana. Karena setiap bangsawan yang memiliki pangkat tinggi dan tempat kerjanya di istana dekat dengan Raja. Kecuali sejak pemerintahan Raja Chris yang hanya memperbolehkan 4 anggota bangsawan bekerja di istana. Yaitu orang-orang kepercayaan nya.
Lord Bolivia adalah salah satu dari bangsawan tingkat tinggi dan kepercayaan dari Raja Chris yang membuatnya bisa di tempatkan di istana.
" Saya di sini mendapatkan perintah dari Raja untuk memecahkan teka-teki dari salah satu kertas kuno ini." ucap Lord Bolivia yang menjelaskan alasannya menyuruh Harrison kemari.
Harrison terdiam sejenak sebelum pandangannya tertuju ke arah kertas yang tadi di taruh di atas meja oleh Lord Bolivia. Sebenarnya Harrison sedikit ragu karena dirinya merasa ada aura kuat yang melindunginya.
__ADS_1
Lord Bolivia menggangguk kepalanya setelah melihat keraguan Harrison. Lord Bolivia sangat ingin menyenangkan Raja Chris supaya kedudukan nya tidak pernah hancur.
Harrison yang membawa pikiran Lord Bolivia dalam hati tersenyum sinis. Melihat keserakahan di mata Lord Bolivia sudah diketahui bahwa pria itu akan melakukan apa saja asalkan bisa memperkuat kekuasaan nya.
Untungnya Harrison tidak menerima pria itu dalam anggota nya. Karena menurutnya dia hanya seorang pria lemah yang kuat dengan cara licik.
Dengan tangan nya perlahan Harrison menyentuh kertas tersebut dan menarik tali yang membuat kertas itu tertutup. Setelah tali itu terlepas Harrison bisa merasakan aura sihir familiar seperti dirinya rasakan beberapa waktu lalu.
" Tidak mungkin ini." batin Harrison terkejut.
Setelah itu dengan tergesa-gesa Harrison segera membuka kertas itu dan tidak lama ada sebuah tulisan kuno yang sangat sulit di baca.
Tapi....
Countine...
__ADS_1