Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta
1


__ADS_3

Huaaa... kesiangan, waktu sudah menunjukkan pukul 07.45 Wib. Dan yang pasti aku telat ke sekolah. Ini gara gara mataku semalam tidak bisa tidur sampai pukul 05.00 Wib.


Harusnya aku jangan sampai ketiduran tadi. Tapi apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur. Aku tertidur dan baru bangun sekarang. Yang harus kulakukan sekarang adalah mandi bebek dan langsung capcus ke sekolah.


lalu aku berdiri di pinggir jalan, menunggu bis. Rasanya lama sekali bis itu tidak muncul muncul. Seandainya aku bisa terbang mungkin sudah sampai di sekolah.


Waktu sudah menunjukkan pukul 08.15 Wib. Telat sudah pasti, hari ini ada ujian pula.


huftt…Sekarang yang terbayang adalah raut wajah murka guru Bahasa Inggris di sekolah. Dia paling tidak suka sama murid yang malas, telat suka ngobrol...ya gitu deh. Di tengah kepasrahan menunggu bis…


“Woii…alya, sendirian aje, wkwkwk,” sayup sayup terdengar suara cowok yang aku kenal menegurku sambil cekikikan.


“Heii jin, siniii ...” seruku padanya.


“Sorry al, gw udah telat nih...duluan ya,heh" kataa jin dengan ekspresi yang menyebalkan.

__ADS_1


“Woiii sini lu, nebeng dong...,” akupun semakin geregetan karena jin seperti benar benar ingin meninggalkan diriku yang sudah super telat ini.


“Percuma al, udah telad kita, mendingan kita jalan jalan aja kali yah...yah..,”kata jin cengar cengir sambil meminggirkan motornya.


“Apa lo bilang? sekarang ujian tau…, udahlah kita ke sekolah dulu terima aja kalo dimaki-maki sama guru" jawabku datar tanpa ekpresi.


Sesampainya di sekolah … Di depan kelas 11, suasana sepi semua pintu sudah tertutup. Ada dua pintu di ruangan itu. Satu pintu depan dan satu lagi pintu belakang. Gak mungkin lewat pintu depan karena akan langsung berhadapan dengan bu Suharti, guru Bahasa Inggris yang galaknya minta ampun.


Beliau itu kalo menghukum murid seperti menghukum anak SD, misalnya suruh berdiri di depan kelas sambil menjewer kuping sendiri dan mengangkat satu kaki.


lalu pintu itu sedikit terbuka, aku mengintip ke dalam. Kulihat bu Suharti sedang berdiri menghadappapan whiteboard.


Hmm…kesempatan buat masuk kelas nih. Pelan pelan kudorong pintu dengan perlahan, kulihat sekeliling ruangan untuk melihat keadaan adakah kursi yang kosong. Syukurlah, ada beberapa kursi kosong dijajaran paling belakang dekat jendela.


Tapi jalan masukku terhalang oleh kaki-kaki manusia yang nangkring pada kursi di depan mereka. Kaki-kaki itu tampaknya tidak mau turun dan memberiku jalan.

__ADS_1


“Pssstt, misi dong..mo lewat nih,” kataku setengah berbisik.


“Gak ah…lagi pewe nih,” kata suara cowok si pemilik kaki tadi, diiringi suara cikikikan teman-temannya.


“Hei..denger ya kasih jalan gak!! udah telat nih, jangan cari gara gara ya…,” kataku ketus.


Rupanya mereka adalah kakak-kakak kelas yang sedang mengulang mata pelajaran bahasa Inggris


“Loh..loh ini junior berani beranian ngancem kakak kelas, ngomong yang sopan dong,” jawab cowok tadi santai.


“Huh…cape nih aku jongkok terus begini, belum lagi kalo bu Suharti nengok ke belakang, awaassss kenapa sih!! minggiiir donggg...,” kataku geram.


Benar saja…..


maaf yah kalou ga nyabung cerita nya

__ADS_1


soal nya baru bikin kaya gini😅😅


__ADS_2