
Setelah aku tersadar dari pingsan… Aku membuka mataku dan aku sedang berada di ruangan P3K.
Setelah benar benar tersadar ternyata ada seseorang yang sedang duduk di dekatku berbaring. Dan dia adalah Suga
“Ngapain kamu Suga…,”tanyaku deg-degan.
“Aku lagi nungguin kamu sambil memandangi wajahmu Alya…ternyata kamu lucu juga ya, aku suka,” kata Suga cuek.
“Bagus deh ,maaf nih gada recehan,“ kataku tidak kalah cuek sambil berdiri lalu beranjak hendak meninggalkan ruang P3K.
“Eh..mau kemana, enakan juga di sini kita bisa ngobrol ngobrol dan saling mengenal, “ kata Suga lagi sambil menahanku dengan kedua tangannya. Basi banget ngak sih ini cowok.
“Sorry Suga, aku ngak ada waktu buat kamu,” kataku lagi.
“Ok, kapan kita bisa ngobrol berdua?” tanya Suga
“Baiklah kalo itu maumu Suga, nanti aku kabari lagi ya…okey,” akupun meninggalkannya.
__ADS_1
Pertemuan di kedai kopi…. Suasana pada sore yang sumringah, senja menyelimuti hatiku yang gundah. Aku akhirnya memutuskan untuk bertemu Suga di kedai ini. Aku tiba terlebih dahulu. Tak lama kemudian Suga datang dan menghampiri mejaku.
“Hai Alya…akhirnya kamu mau berkencan denganku di sore yang indah ini,” kata Suga sambil tersenyum penuh kemenangan.
“Wow…siapa bilang ini kencan Suga? kamu salah sangka…,” kataku sambil tersenyum.
“Terserahlah Alya…yang penting aku sekarang bisa berdua denganmu,” kata Sugs sambil duduk di kursi tepat di depanku.
"Siapa bilang kita cuma berdua?" kataku sambil tersenyum.
“Ok…tampaknya Ratna sudah hadir,” kataku kemudian.
“Ada apa Alya? apa yang akan kamu bicarakan,” kata Ratna yang tidak sabar.
“Begini Rat…aku cuma ingin menyelesaikan masalah ini, bahwa tidak terjadi apa apa antara aku dan Sugs. Kejadian kemarin di samping ruang kelas 10 karena aku cuma ingin ngerjain Suga aja Rat… maafin aku ya, kita gak ciuman kok Rat…semua itu cuma akting, kamu bisa tanya Gina,” kataku penjelaskan panjang lebar.
Kulihat Sugabcuma diam dan dari ekspresi mukanya tampak tidak suka dengan apa yang aku lakukan.
__ADS_1
“Alya…kamu ngak perlu melakukan semua ini, aku sebenarnya…,” kata Suga.
“Jadi ternyata semua ini cuma akting…,” kata Ratna yang memotong pembicaraan,
dan wajahnya Ratna pun langsung berseri-seri setelah tahu bahwa ternyata aku dan Suga tidak ada hubungan apa-apa.
“Iya Ratna, semua ini cuma akting…maafkan aku ya, sudah membuat hubungan kalian sempat berantakan,”kataku kemudian.
Entah kenapa tiba tiba perasaanku menjadi tidak karuan. Suga hanya bisa menatapku tanpa bicara. Dan kedua mata Ratna langsung berbinar.
Lebih baik aku pergi dari kedai ini dan memberi mereka kesempatan berdua.
" Ya udah Suga, kalo gitu kita jadian lagi ya...maafin Ratna yang udah ngak percaya sama kamu dan seperti anak kecil," Ratna berkata sambil bergelayut manja pada lengan Suga, aihhh...
“Baiklah kalau begitu, masalahnya sudah selesai…aku permisi dulu ya,” kataku sambil mengedipkan mata pada pasangan Clark dan Barbie itu.
Ratna pun tersenyum kepadaku. Suga tidak melihatku sama sekali, entah apa yang sedang dipikirkan cowok itu. Harusnya dia senang Ratna mau menerimanya kembali.
__ADS_1