
Masa Penerimaan Murid Baru… Hari ini adalah hari pertama Masa penerimaan murid baru. Aku pun pagi-pagi buta sudah berada di sekolah tercinta.
Di pintu gerbang sekolah para Murid baru bersiap-siap mengikuti masa ospek yang pertama dengan dandanan yang sudah ditentukan panitia. Aku berjalan menuju sekretariat untuk mengikuti rapat kecil sebelum acara berjalan.
Dari ekor mataku aku menangkap sosok Suga lagi. Gila nih orang ada di mana-mana.
Hedehhh….rupanya dia jadi panitia juga seksi P3K (Pertolongan Pertama Pada kecelakaan). Jimin ketua Penerimaan Murid Baru mengawali rapat pagi ini.
“Teman teman semua, pagi ini kita akan mulai masa ospek murid baru…perlu diingat khususnya buatseksi dokumentasi harap foto semua kegiatan para murid baru. dan yang paling utama mempunyai penyakit serius, yaitu jantung...jadi jangan terlalu keras kalau perlu tolong dihindari supaya tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Ok , mari kita sambut masa ospek hari pertama ini dan kita mulai dengan doa,” kata Jimin menutup rapat dengan singkat.
Walaupun aku agak sedikit kurang sehat. Tapi aku berusaha tetap konsentrasi menjalankan tugas.
Lalu kami pun mengumpulkan murid baru di lapangan untuk apel pagi dilanjutkan dengan memeriksa kelengkapan mereka. dan yang tidak membawa tugas pastilah mendapat hukuman. Seorang murid baru tiba tiba berlari lari kecil menghampiriku.
“Maaf kak…ini ada surat buat kakak,” kata murid baru itu.
“Eh tunggu..dari siapa dek?” kataku lagi.
“Gak tau kak saya cuma disuruh menyampaikan saja,” katanya lagi
__ADS_1
“Ya sudah...kembali lagi sana ke kelompok kamu, eh…tapi jangan lupa ya besok bawain kakak coklat, jangan sampe engga ini tugas,” kataku iseng.
Dengan penasaran kubuka sampul surat tadi dan mengeluarkan sepucuk surat. Ternyata dari Suga. Begini isi suratnya :
Buat Alya yang juteks...
Alya...kamu tau ngak semenjak kejadian di samping ruang kelas 10 aku ngak bisa berhenti mikirin kamu, Al…
peluk cium, muah...
__ADS_1
Suga... :\*
Tiba tiba dadaku berdesir setelah membaca surat dari Suga yang sangat to the point sekali.
Kurang ajar, malah pengen dicium beneran. Lalu kulihat bayangan Suga memasuki ruang P3K, seketika kulangkahkan kakiku menuju ke sana.
Begitu aku memasuki ruangan P3K, Suga pun melihat ke arahku. Kuhampiri Suga dan kulempar surat yang dikirimkannya tadi setelah terlebih dulu aku robek-robek. Serpihan surat itupun melayang-layang di udara sebelum berhamburan ke lantai. Masa Ospek murid Baru masih berlangsung…
Hari ini terakhir masa Ospek Murid Baru.
Syukurlah, karena aku kembali kurang sehat badanku sedikit meriang dan kepalaku pusing.
Tiba tiba dari kejauhan ada seorang murib baru yang datang dengan tergopoh-gopoh. Rupanya dia terlambat. Sebagai panitia aku pun merasa harus menegakkan kedisiplinan.
“Heii…sinii kamu, terlambat ya?? hukumannya adalah...,”aku belum selesai bicara, anak itu sudah pingsan duluan.
Akupun panik, ternyata ada pita merah di lengannya itu tandanya dia menderita penyakit serius, yaitu Jantung. Akupun berteriak teriak minta tolong pada para panitia lainnya.
__ADS_1
Tak lama kemudian para petugas P3K lainnya datang menghampiri, dan membawa anak yang pingsan tadi ke ruangan P3K.
lalu kepalaku jadi bertambah pusing, pandangan mataku berkunang kunang. Aku mencoba bertahan tapi akhirnya akupun juga pingsan.