
Aku kan udah bilang... kalau kalian pada rajin like dan komentar, aku makin semangat loh nulisnya.... yuk cusss Part 28 😍
...28. Kekasihku...
Sebenarnya, sejak kemarin sore setelah kedatangan Argha ke rumah dan membicarakan perihal pernikahan, hati Elmeera dilanda sebuah kegaulaun yang luar biasa.
Di satu sisi, Elmeera memang mau menikah dengan Argha agar mendapatkan benih kualitas premium ditambah Mama Sarah dan Gista tidak akan pergi jauh darinya.
Namun di sisi lain, Elmeera harus mempertahankan harga dirinya yang sudah dihina oleh Argha kemarin.
Oleh sebab itu, dari pada sibuk dengan pikirannya sendiri tentang mengapa dengan sangat mudah dan cepatnya Argha berubah pikiran,
Elmeera memutuskan untuk mengajak Argha bertemu di jam makan siang guna membicarakan masalah pernikahan yang akan berlangsung beberapa hari lagi.
Elmeera sangat yakin jika Argha mempunyai alasan yang kuat dibalik keputusannya secara tiba-tiba.
Sedangkan Argha,
Banyak hal yang ada dipikiran lelaki itu, hingga tanpa mau berpikir panjang Argha pun menyetujui permintaan Gista untuk menikahi Elmeera. Entah pernikahan macam apa yang nanti akan dia jalani dengan Elmeera, Argha sama sekali tidak peduli.
Bagi Argha yang penting adalah dia bisa membuat Gista berada di jangkauannya.
Dan untuk masalah Kakek Ramon yang saat ini sedang disibukkan dengan berbagai pengobatan di Jerman untuk penyakit paru-paru dan diabetes yang di deritanya, Argha berharap kakek tua itu tidak tahu akan pernikahannya dengan Elmeera sampai waktu yang tepat.
...***...
Sepasang calon pengantin yang akan segera melangsungkan pernikahan beberapa hari lagi, biasanya melakukan makan siang bersama untuk membahas acara pernikahan mereka kemudian pergi ke butik untuk mengecek baju pengantin dan mencari cincin pernikahan yang sesuai impian kedua mempelai.
Tapi itu tidak berlaku untuk Argha dan Elmeera meskipun hari pernikahan sudah ditentukan oleh Mama Sarah.
Makan siang Elmeera dan Argha justru dikelilingi aura permusuhan yang sangat kental. Wajar saja mengingat dua manusia itu sama-sama keras kepala, dan sekarang tingkah Argha justru semakin menyebalkan di mata Elmeera. Dan bagi Argha, wajah kesal Elmeera merupakan hiburan tersendiri untuknya ditengah masalah yang menumpuk di perusahaan.
"Lagian setelah aku pikir-pikir, tawaran kamu kemarin adalah win win solution untuk masalah aku. Nikah sama kamu, dapat duit 1 Milyar sehingga aku tidak terjerat kasus hukum dengan RMJ Group. Selain itu...." Argha menjeda ucapannya.
"Apa?" Tanya Elmeera penasaran.
"Kamu juga memberikan fasilitas mewah buat aku, dan kamu berjanji akan melayani aku dengan baik selama kita menikah. Duh tidak sabar bagaimana dilayani seorang istri yang menggairahkan seperti mu diatas ranjang." Kata Argha dengan nada suara rendah agar tidak terdengar orang lain.
__ADS_1
Elmeera membulatkan matanya menahan emosi dan hal itu membuat Argha sekuat tenaga menahan tawanya karena berhasil membuat wanita angkuh itu kesal.
"Selain kamu memang matre ternyata kamu juga lelaki mesyum!" Ucap Elmeera lirih namun penuh dengan emosi. Elmeera memalingkan wajahnya yang memerah karena menahan emosi pada calon suaminya.
"Aku bukan matre Elmeera, aku hanya mengambil peluang yang sudah kamu tawarkan kemarin... lagian kamu juga tidak akan rugi mendapatkan perjaka seperti ku yang memiliki bibit premium." Kata Argha dengan penuh percaya diri.
"Berhenti berbicara mesyum Gha!" Decak Elmeera kesal.
"Lelaki mana yang tidak mesyum melihat wanita yang berpenampilan seperti mu? ha?" Tanya Argha.
"Emang kenapa dengan penampilanku? Ha?"
Argha menatap ke arah bagian dada Elmeera dengan senyum yang sulit diartikan, hal itu sontak membuat Elmeera melotot kemudian refleks menutup bagian dadanya dengan kedua tangannya.
"Hahahhaahaha..." tawa Argha pecah melihat tingkah wanita angkuh di hadapannya itu.
"Berhenti menertawakan aku si alan!" Umpat Elmeera kesal.
"Kamu ngapain repot-repot menutup bagian dada kamu dengan tangan hemm? kalau memang kamu mau menutupnya, lain kali gunakanlah baju yang tidak ketat seperti ini... dan lagi, sepertinya rok kamu itu rok anak SD deh... selain ketat, itu juga sangat pendek... wajar kan lelaki manapun yang melihat kamu jadi berpikiran liar?"
"Aku...?" Argha menunjuk dirinya sendiri kemudian mengulurkan tangannya ke arah Elmeera. Dan layaknya kerbau yang di cocok hidungnya, Elmeera pun menerima uluran tangan Argha.
"Perkenalkan aku Argha Tama, calon suami Elmeera Danisha." Ujar Argha dengan senyum yang dibuat semenjengkelkan mungkin.
Elmeera tersadar jika Argha hanya sedang mempermainkan. Secepat kilat, Elmeera menarik tangannya dari genggaman Argha.
"Kamu?" Elmeera menunjuk Argha tepat didepan wajah lelaki tampan itu.
"Apa calon istri? ehm.. aku cabut dulu ya, istirahat makan siangku udah mau berakhir. Sampai berjumpa di depan penghulu... jangan lupa siapkan uang 1 Milyar untuk ku di malam pertama kita." Kata Argha sambil mengelingkan matanya untuk menggoda Elmeera.
Argha berjalan menjauh dari meja makan siangnya dengan Elmeera. Sebenarnya Elmeera sangat ingin memukul kepala Argha yang mendadak berubah jadi lelaki tengil. Namun rasanya akan percuma dan membuang-buang energi karena Elmeera sadar bahwa pernikahannya dengan Argha tidak mungkin bisa dibatalkan lagi jika Argha tidak ingin membatalkannya.
"Sabar El sabar... pembalasan kamu bukan sekarang, tapi nanti... Lihat saja Argha Tama, apa yang akan terjadi setelah pernikahan kita nanti. Aku pastikan akan selalu membuat kamu pusing tujuh keliling." Ujar Elmeera dengan senyum licik.
...***...
Argha sudah sampai ke kantor RMJ Group, lelaki yang tengah dalam masalah besar di kantor itu justru nampak tersenyum sendiri saat memasuki area kantor. Hal itu tentu membuat banyak orang terheran-heran.
__ADS_1
Maklum hampir seluruh karyawan yang bekerja di RMJ Group mengenal seorang Argha Tama karena pekerjaan sampingnya sebagai penyanyi cafe dengan suara merdunya, Argha juga memiliki paras yang tampan sehingga membuat banyak wanita jatuh hati.
"Sialan elu Gha..." Ucap Fandi sambil melempar bola kertas pada Argha yang baru saja masuk ke ruang devisi Finance.
"Apaan sih?" Tanya Argha dengan wajah bingung.
"Pantes aja masuk ruangan dengan wajah sumringah, ternyata habis kencan cih!" Kata Silvi.
"Kencan? siapa yang kencan?" Tanya Argha lagi.
"Elu lah, siapa lagi? elu menolak ajakan makan siang Sevika karena elu lagi makan berdua dengan Elmeera kan, CEO KirAn.com yang dikabarkan mejadi seorang lesbong." Jelas Silvi.
"Dari mana kalian tahu kalau gue makan sama Elmeera?"
"Kita tadi makan di restoran yang sama dengan elu Be-gok!" Sahut Fandi kesal.
"Elu bener-bener gak berperasaan ya Gha, si Sevika itu berharap banget elu mau ikut merayakan ulang tahunnya makanya ngajak makan siang karena kalau makan malam elu pasti gak bisa. Tapi elu malah nolak demi makan sama si lesbong itu." Kesal Silvi yang membela sahabatnya. Argha pun mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Sevika di kubikelnya, namun kosong.
Mendengar Elmeera disebut lesbong, entah mengapa membuat hati Argha merasa tidak nyaman. Argha sadar mungkin inilah yang dirasakan oleh Tante Sarah dan Gista saat gosip itu meluas.
"Sil, jangan pernah elu bilang kalau Elmeera itu les bi atau les bong dan sejenisnya. Karena gue orang pertama yang tidak terima akan hal itu." Kata Argha dengan tegas.
"Kenapa kamu nggak terima Gha? bukankah faktanya memang seperti itu? kenapa kamu justru memilih wanita kelainan itu ketimbang merayakan ulang tahun aku?" Sevika tiba-tiba muncul dari belakang Argha.
"Elmeera adalah wanita normal, dan dia adalah kekasihku." Ucap Argha membuat semuanya terkejut.
...BERSAMBUNG...
Detik detik pernikahan Elmeera dan Argha sudah semakin dekat...
Para reader buruan jahitin kebaya deh... sekalian nanti buat lebaran yakkk hehehe...Oh ya,
mau infoin aja,
Sejujurnya oh sejujurnya, aku ingin lanjutkan novel Calon Janda Muda dan Tautan Cinta. Tapi oh tapi .. aku lupa password akun aku yang itu... syedih juga sih karena disana ada gaji dari NT yang belum aku tarik hehehe... tapi mau gimana lagi ..
__ADS_1