Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri
MAKAN MANUSIA


__ADS_3

"Suami yang nggak peduli lagi emang bisa dibilang suami?". Tanya Nabila. Alfaro langsung memantung mendengar ucapan Nabila.


"Udah lah kalau gitu saya pergi aja". Ucap Alfaro keluar dari ruangan Nabila. Nabila langsung tersenyum mengejek saat Alfaro kalah bicara dengan diri nya.


Clek


"Woy makan siang ayo". Ajak Sania karena dirinya tahu Nabila pasti belum makan. Nabila pun mengangguk dan membereskan desain desai nya.


"Makan siang apa?". Tanya Sania kepada Nabila yang sudah selesai membereskan desai nya. Nabila tampak berpikir terlebih dahulu.


"Makan manusia aja gimana?". Tanya Nabila. Sania yang mendengar ucapan Nabila kaget karena Nabila akan makan manusia.


"Gue tahu loh sedih, tapi jangan makan manusia juga lah, kayak sumanto aja". Ucap Sania. Nabila langsung tertawa mendengar ucapan Sania.


"Kok malah ketawa, apa jangan jangan loh mau makan daging gue". Ucap Sania mulai ketakutan dengan Nabila. Nabila pun berhenti tertawa.


"Maksud gue bukan makan manusia beneran tapi manusia masakan nusantara asia". Jelas Nabila. Sania pun langsung mengaruk kepalanya yang tidak gatal karena diri nya merasa bodoh.


"Hehe gue kirain karena banyak pikiran loh mau makan manusia beneran". Ucap Sania.


"Udah ayo ah, gue udah laper nih". Ucap Nabila berjalan duluan keluar butik.


"Kita naik taksi aja, gue kan nggak bawa mobil". Ucap Nabila saat sudah diluar butik, Sania hanya mengangguk saja. Mereka berdua pun memberhentikan taksi dan menuju restoran nusantara asia.


***


Mereka sampai direstoran nusantara asia, mereka pun langsung masuk dan memilih kursi yang cocok.


"Kita duduk dipojokan aja". Ucap Nabila berjalan ketempat yang kosong dan pas dipojok. Mereka berdua pun memesanan makanan dan minuman yang rekomen di restoran itu.


"Eh Bil mending kita pindah restoran aja deh, disini gue nggak nyaman". Ucap Sania, Nabila mengerenyit kan alis nya.

__ADS_1


"Kita udah pesan, kasihan orang udah buat cape cape kita nggak makan". Ucap Nabila tidak mau pindah restoran karena menurut nya tanggung.


"Iiiih ya udah deh kalau gitu". Kesal Sania. Sedangkan Nabila merasa heran dengan Sania yang tiba tiba kesal dan terus menatap kebelakang nya. Nabila pun mengikuti arah tujuan Sania, tapi kepala Nabila langsung ditarik oleh Sania.


"Eh eh main tarik tarik aja kepala gue emang cucian kering". Ucap Nabila kesal kepala nya ditarik sangat keras oleh Sania.


"Sorry ada daun tuh dirambut loh". Bohong Sania karena Sania tidak mau Nabila melihat ke arah belakang Nabila.


"Ada daun gimana?, kita kan naik taksi bukan naik motor". Ucap Nabila tidak percaya. Sania bingung harus bicara apa karena suka ketahuan kalau bohong sama Nabila.


"Mana gue tahu tanya aja daunnya". Ucap Sania menjawab sekenanya. Karena tidak mau pusing Nabila pun mengia kan ucapan Sania. Tak berselang makanan mereka berdua datang. Mereka berdua pun memakan nya.


Ditempat yang tak jauh dari Nabila dan Sania


"Gimana apa benar dimandul sama laki laki kemarin mas?". Tanya Nisa penasaran karena dirinya telah membuat sebuah foto seolah olah olah Nabila bersama pria lain.


Flashback on


Saat pagi nya ada paket dari kurir, Nisa langsung mengambilnya karena tahu paket itu darimana. Nisa langsung membuka paket itu dan mengambil isi nya dan tersenyum puas.


"Mas Alfaro pasti percaya". Batin Nisa.


Nisa langsung memberikan foto itu kepada Alfaro dan Alfaro langsung marah melihat foto itu.


"Bisa bisa nya dia jalan sama pria lain". Ucap Alfaro mulai emosi melihat foto itu. Nisa langsung tersenyum karena Alfaro masuk perangkap.


"Darimana kamu mendapatkan foto ini?". Tanya Alfaro meremas foto itu.


"Tadi ada yang ngirim paket terus aku buka dan pas dibuka ternyata isi nya foto itu". Tanpa bicara lagi Alfaro keluar dari rumah begitu saja. Sedangkan Nisa langsung tersenyum melihat kepergian Alfaro.


"Gampang banget ternyata yah buat orang mitnah orang lain". Ucap Nisa pergi berlalu kekamar mandi.

__ADS_1


Flashback off


"Kata nya sih nggak, tapi saya tidak percaya". Ucap Alfaro sambil memakan makana nya. Ya, memang tadi Nisa mengajak Alfaro untuk makan siang bersama dan Alfaro pun menyetujui nya.


Saat Nisa melirik kearah depan, dia melihat Sania bersama seseorang.


"Itu bukan nya si jomlo abadi sama siapa dia?, tapi ciri ciri nya kaya Nabila". Batin Nisa terus memperhatikan Sania dan orang yang ada didekat Sania yaitu Nabila. Ya, orang yang disebut jomlo abadi adalah Sania.


Nisa pun berdiri dari duduk nya dan menghampiri Nabila, sedangkan Alfaro cuek aja saat Nisa pergi.


"Kakak yang paling aku sayang ngapain ada disini?". Tanya Nisa. Nabila pun menoleh kearah sumber suara. Nabila tidak kaget melihat Nisa, karena sebenar nya diri nya tahu Nisa dan suami nya ada dikursi belakang dirinya. Nabila tahu karena tadi pas buka kamera ponsel, kamera ponsel nya pas kearah Nisa dan Alfaro, awal nya dirinya kaget, tapi dia bersikap biasa aja.


"Makan lah masak jualan ikan asin". Jawab Sania emosi melihat Nisa menghampiri meja makan nya. Nisa menatap sinis kepada Sania.


"Diam deh jomlo abadi nggak usah ikut campur, gue nanya kakak gue". Ucap Nisa. Sania langsung tertawa mendengar ucapan Nisa.


"Haha, mending gue jomlo abadi dari pada ngerebut suami kakak sendiri". Sindir Sania yang mengelap air mata nya karena terlalu banyak tertawa. Nisa pun langsung diam karena tidak bisa menanggapi ucapan Sania.


"Ngapain loh diam?, ke sindir?". Tanya Sania meledek Nisa. Nisa langsung pergi dari tempat Sania dan Nabila karena merasa kesal.


"Haha kesindir yah bu". Teriak Sania tertawa puas melihat Nisa yang kesal. Sedangkan Nabila hanya bisa geleng geleng kepala melihat aksi Sania, padahal dirinya saja yang disakitin tidak seperti itu.


"Udah ayo pulang, malu tuh diliatin banyak orang". Ucap Nabila pergi duluan dari restoran itu. Sania langsung menghabiskan makanan nya dan langsung menyusul Nabila.


"Eh tungguin gue". Teriak Sania berlari mengejar Nabila, sedangkan Nabila terus berjalan tanpa memperdulikan Sania.


Ditempat yang sama


"Udah bikin ribut nya?". Tanya Alfaro yang melihat kejadian Nisa dan Sania. Nisa tidak menjawab karena dirinya masih kesal.


"Ayo pulang, bikin malu aja". Ucap Alfaro menarik tangan Nisa dan membawa nya ke dalam mobil dan pergi entah kemana.

__ADS_1


MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤


__ADS_2