Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri
ALFARO KELAPARAN


__ADS_3

Saat ini Alfaro sedang berada dirumah sendirian karena Nisa pergi bersama teman sosialitanya. Alfaro pun kesal karena Nabila entah dimana, dicari dikamarnya juga tidak ada, ditanya ke karyawan butik Nabila juga tidak ada.


"Kemana sih Nabila". Kesal Alfaro dari tadi menelepon Nabila tapi tidak di angkat, mungkin hampir puluhan kali Alfaro menelpon Nabila.


"Mana laper lagi". Ucap Alfaro karena dari pagi dirinya belum sarapan dan sekarang waktunya makan siang. Di kulkas juga tidak ada makananan.


***


Ditempat lain saat ini Nabila sedang menemani Sania, karena siang ini adalah operasi ibunya, ibunya di operasi karena memiliki usus buntu.


"Kakak loh belum datang?". Tanya Nabila karena tadi dirinya kekamar mandi sebentar.


"Katanya masih dijalan". Jawab Sania yang sedang duduk dikursi dekat ruangan operasi. Nabila pun hanya mengangguk.


"Semoga ibu loh nggak papa yah". Ucap Nabila menenangkan Sania karena dirinya tahu pasti Sania sangat khawatir.


"Amin". Ucap Sania.


Tak berselang lama kakak Sania datang dengan suami dan anaknya. "Gimana ibu udah selesai belum di operasinya?". Tanya kakak Sania yang bernama Silsilia.


"Belum kan ini juga lagi nunggu". Jawab Sania sambil salim kepada Silsilia dan suaminya, di ikuti oleh Nabila.


"Eh Nabila ada disini?". Tanya Silsialia.


"Iya Kak nemenin Sania". Jawab Nabila ramah. Mereka pun menunggu ibu Sania yang sedang operasi dan terus berdo'a agar tidak terjadi apa apa.


Sambil menunggu, Nabila pun mengecek ponselnya dan menyalakan datanya karena dirinya sengaja mematikan datanya agar tidak ada yang mengangguk.


Saat membuka pesan WhatsApp, Nabila langsung kaget karena banyak sekali chat dan telepon dari Alfaro yang menanyakan dirinya dimana. Nabila pun langsung menghubungi Alfaro.


..."Halo mas ada apa nelpon aku?". Tanya Nabila yang agak jauh dari Sania dan kakaknya....


..."Kamu kemana hah?, kenapa dirumah nggak ada makanan?". Omel Alfaro....


..."Aku lagi dirumah sakit mas, liat ibunya Sania mau di operasi, dan kalau masakkan mas sendiri yang bilang kalau sabtu minggu aku nggak perlu masak". Jelas Nabila juga merasa kesal kepada Alfaro karena Alfaro yang menyuruh untuk tidak masak sabtu minggu, tapi Nabila berusaha menahannya....


..."Cepat pulang sekarang saya laper belum makan dari tadi pagi". Ketus Alfaro dibalik telepon....


..."Kenapa mas nggak pesan online aja, kalau laper". Ucap Nabila....

__ADS_1


..."Udah pulang aja cepetan, jangan banyak omong". Omel Alfaro dan langsung mematikan sambungan teleponnya....


"Haiss nyusahin banget sih". Ucap Nabila yang sedang dalam mode kesal sekarang. Setelah berkata seperti itu Nabila kembali ketempat Sania untuk berpamitan.


"San gue pulang dulu yah, suami gue nyuruh gue pulang". Pamit Nabila merasa tidak enak.


"Tumben suami loh nyariin loh, pasti ada mau nya". Ucap Sania curiga.


"Udah ah gue pulang dulu, nanti bilangin sama ibu loh yah cepat sehat kalau sudah selesai operasi". Ucap Nabila tidak mau menanggapi ucapan Sania tadi.


"Ya udah sana hati hati jangan ngebut ngebut, dan jangain terus calon keponakan gue". Ucap Sania. Nabila pun berpamitan kepada Sania dan Kakaknya.


"Nabila lagi hamil San?, bukannya dia mandul yah?". Tanya Silsilia penasaran saat mendengar Sania tadi berkata keponakan.


"Iya dia lagi hamil, gue juga nggak tahu, ini keajaiban Allah". Jawab Sania sambil melihat kepergian Nabila yang sudah tidak terlihat.


"Hmm..syukur deh, oh iya gimana sama madu atau adiknya itu?". Tanya Silsilia penasaran biasa lah ibu ibu suka kepo segala hal.


"Udah ah jangan ngomongin rumah tangga orang, urusin aja tuh rumah tangga kakak". Ucap Sania tidak mau membahas tentang pernikahan Nabila.


"Yeeee...rumah tangga gue mah baik baik aja, loh sana nikah, sendiri aja dari dulu, atau loh mau jadi perawan tua?". Tanya Silsilia malah memojokkan adiknya.


***


Tak berselang lama Nabila sampai dirumah dan langsung masuk tanpa mengambil tasnya karena Alfaro sudah marah marah tadi dibalik telepon saat Nabila sedang mengendarai mobilnya.


"Lama banget sih". Kesal Alfaro saat melihat Nabila baru sampai.


"Maaf mas tadi macet dijalannya". Ucap Nabila sambil pergi kedapur.


"Alasan". Ucap Alfaro tapi tidak diperdulikan oleh Nabila.


Saat Nabila membuka kulkas ternyata tidak ada apa apa cuman ada air putih, dirinya lupa belum belanja. "Mas aku ke super market dulu yah, soalnya nggak ada apa apa didalam kulkas, tadi aku lupa nggak belanja". Ucap Nabila sambil berjalan keluar. Saat Nabila keluar ternyata Alfaro mengikutinya.


"Mas ngapain ngikutin?". Tanya Nabila heran.


"Sini saya saja yang bawa mobilnya sekalian saya beli makan diluar aja". Jawab Alfaro. Nabila yang mendengar itu merasa dongkol karena kenapa tidak dari tadi saja Alfaro pergi cari makan sendiri tidak harus menyuruh dirinya pulang.


"Mas naik mobil mas aja, biar lebih cepat". Ucap Nabila.

__ADS_1


"Udah sini kunci mobilnya saya bilang". Ketus Alfaro, Nabila pun memberikan kunci mobilnya kepada Alfaro. Dan akhirnya mereka pun pergi bersama.


***


Alfaro dan Nabila pun sampai di super market.


"Mas cari makan aja sana, nanti kalau aku udah selesai belanja dihubungi, atau mas bisa pulang duluan pakai mobil aku". Ucap Nabila tidak mau Alfaro menunggu lama.


"Udah sana pergi, nanti kamu saya tungguin kok". Ucap Alfaro. Setelah mendengar ucapan Alfaro, Nabila pun pergi masuk kedalam super market. Sedangkan Alfaro kerestoran yang ada didekat super market.


Didalam super market


Nabila belanja dengan teliti karena takut ada yang terlewat. Nabila belanja daging, sayur, buah, dan bumbu bumbu untuk memasak. Saat sedang belanja Nabila melihat buah Alpukat besar yang sangat mengiurkan menurutnya. Nabila pun menghampiri tempat Alpukat itu.


Tapi sayang saat akan mengambil Alpukat itu keburu ada yang mengambil duluan karena Alpukat itu cuman tinggal satu. "Mas boleh buat saya nggak Alpukatnya, soalnya saya lagi ngidam". Mohon Nabila karena dirinya sangat ingin buah Alpukat itu.


Orang itu menyeringai. "Boleh tapi ada syaratnya". Ucap orang itu.


"Apa syaratnya mas?". Tanya Nabila yang tidak mengalihkan pandangannya dari buah Alpukat.


"Syaratnya kamu harus melayani saya diranjang". Jawab orang itu. Nabila yang mendengar itu pun langsung kaget dan membulatkan matanya.


"Bapak kira saya apaan demi Alpukat aja harus jual diri". Kesal Nabila yang langsung menatap orang itu.


"Kalau gitu saya tidak mau, mending bapak bawa saja Alpukatnya sana". Ucap Nabila pergi dari situ tapi ditahan oleh orang itu.


"Mau kemana hah?". Sentak orang itu sambil menarik Nabila keluar dari super market, sedangkan Nabila tidak diam begitu saja dirinya terus menarik diri dari orang itu.


"Diam". Sentak orang itu lagi. Nabila tidak mendengarkan orang itu. Nabila teriak meminta tolong, tapi tidak ada yang menolongnya karena Nabila dibawa ketempat sepi.


"Lepasin saya tolong jangan apa apain saya". Ucap Nabila mulai ketakutan saat orang mendekatkan wajahnya kewajah Nabila. Nabila langsung memberontak, saat memberontak tiba tiba ada yang memukul orang itu.


Buk


Buk


Nabila tidak tahu siapa itu, karena dirinya pingsan.


MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤

__ADS_1


__ADS_2