Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri
NABILA DIKASIH KALUNG


__ADS_3

"Ini apa mah?". Tanya Nabila sambil menerima paper bag itu.


"Buka aja". Jawab Citra, Nabila pun membuka isi paper bag itu dan langsung terkejut dengan isinya.


"Gimana suka nggak?". Tanya Citra.


Nabila bukannya menjawab pertanyaan Citra, dirinya malah balik tanya. "Mamah ngapain kasih Nabila kalung?". Ucap Nabila tidak mau menerima hadiah yang ternyata kalung itu.


"Ini buat kamu karena kamu udah kasih cucu buat mamah, yah walaupun belum lahir". Jawab Citra memang sengaja memberi kalung itu sebagai hadiah rasa syukurnya.


"Tapi mamah harusnya nggak perlu kasih kalung ini". Ucap Nabila merasa tidak enak.


"Nggak papa, terima aja oke, jangan nolak". Ucap Citra tidak mau Nabila menolak hadiahnya, dengan terpaksa Nabila pun menerima kalung itu.


"Makasih yah mah". Ucap Nabila menjadi terharu dengan mertuanya yang baik kepada dirinya.


"Sama sama sayang, kalau gitu mamah pulang dulu yah, nanti aki aki nyariin mamah". Ucap Citra karena tadi dirinya tidak izin kepada William.


"Ya udah, hati hati yah mah". Ucap Nabila sambil mengantar Citra kedepan pintu rumah.


"Dadah sayang, jaga cucu mamah baik baik, jangan sampai kenapa napa". Teriak Citra dibalik mobilnya. Sedangkan Nabila hanya mengangguk. Setelah kepergian Citra, Nabila masuk kedalam rumah.


"Cantik banget kalungnya". Gumam Nabila saat melihat kalung yang diberi Citra. Nabila pun memakai kalung itu, saat sudah selesai terdengar suara mobil dari luar, Nabila pun kembali membuka pintu, karena tahu itu mobil siapa. Nabila hanya membukannya tapi tidak menghampiri orangnya.


"NABILA!!!, bawa tas saya". Suruh orang itu kepada Nabila. Nabila pun membawa tas orang itu dan istrinya, ya siapa lagi kalau bukan Alfaro dan Nisa.


Nabila pun menutup pintu kembali dan berjalan menuju kamar Nisa untuk menaruh tas Alfaro dan Nisa. Setelah itu Nabila keluar dan kembali masuk kedalam kamarnya untuk tidur karena dirinya merasa sangat ngantuk.


***


Malam harinya Nabila baru bangun pukul 8 malam. Dirinya kaget karena belum masak dan melewatkan solat ashar dan magrib.


"Aishh Nabila kenapa loh banyak tidur sih". Ucap Nabila mengomeli dirinya sendiri. Nabila pun langsung pergi kekamar mandi dan setelah selesai dirinya langsung solat isya. Setelah itu langsung turun untuk memasak, tapi sebelum kedapur Nabila melihat Alfaro dan Nisa yang baru pulang dari luar.


"Kalian darimana?". Tanya Nabila menghampiri Alfaro dan Nisa.

__ADS_1


"Kita dari restoran kakak mandul ku sayang, ups soryy udah punya calon baby yah?, tapi kita nggak tahu itu anak siapa". Ucap Nisa, jawaban Nisa membuat emosi Nabila langsung naik. Entah kenapa dirinya bisa sangat marah pada orang lain saat sedang hamil, tapi sama suaminya Nabila tidak bisa marah walaupun suaminya melakukan hal yang sangat sakit.


Nabila langsung menampar pipi Nisa. "Kamu boleh hina mbak tapi jangan hina anak mbak". Ucap Nabila. Nisa yang ditampar pun langsung meringis kesakitan.


"Mas dia mukul aku". Rengek Nisa ngadu kepada Alfaro. Alfaro yang mendengar rengekan Nisa diam saja karena dirinya sedang sangat pusing akibat pengaruh alkohol.


"Bisa nggak sih kalian jangan ribut dihadapan saya". Bentak Alfaro. Setelah berkata seperti itu, Alfaro langsung pergi menuju kamar. Karena mabuk Alfaro salah memasuki kamar, padahal tadi dirinya ingin kekamar Nisa.


Nisa yang dibentak pun langsung pergi kekamarnya dan merasa kesal karena Alfaro malah masuk kekamar Nabila.


Nabila yang merasa lapar pun langsung pergi kedapur, tanpa memerdulikan persoalan dirinya dan Nisa tadi. Karena Nabila malas masak, Nabila hanya mengambil satu lembar roti ditambah selai coklat dan tidak lupa Nabila meminum susu.


Setelah selesai Nabila kembali kekamarnya, dan terkejut mendapati Alfaro dikamarnya, karena tadi Nabila tidak melihat Alfaro masuk kedalam kamarnya.


"Tumben banget tidur disini". Gumam Nabila naik keranjang, tanpa memperdulikan Alfaro yang tidur diranjangnya karena mereka suami istri ini. Setelah memasang alarm, Nabila langsung tidur memeluk bonekannya, karena gulingnya sedang dipeluk oleh Alfaro.


***


Pagi harinya Alfaro merasa sangat pusing dan mulai membuka matanya, dirinya kaget saat melihat Nabila ada dalam pelukanya.


Saat sedang mengamati wajah Nabila, Alfaro melihat bibir Nabila yang sek si menurutnya, tanpa pikir panjang Alfaro langsung me ***** bibir Nabila dengan rakus, sedangkan Nabila hanya melenguh karena dirinya masih merasa ngantuk.


Tak berselang lama Alfaro pun melepas ciuman itu. "Ternyata masih sama kayak dulu". Ucap Alfaro karena dirinya baru kali ini lagi mencium bibir Nabila setelah sekian lama. Karena ketagihan Alfaro pun kembali mencium bibir Nabila. Saat sedang dicium tiba tiba Nabila bergeral, Alfaro pun langsung melepaskan ciumannya.


Setelah itu, Alfaro keluar dari kamar Nabila dan menuju kamar Nisa, dan langsung tidur lagi, karena hari ini hari sabtu jadi kantornya libur.


***


Kring


Kring


"Eumm...". Lenguh Nabila merengangkan badanya karena baru saja bangun tidur. Nabila pun mematikan alarm. Nabila melirik ke arah sampingnya dan sudah tidak melihar Alfaro.


"Udah pergi ternyata". Ucap Nabila. Setelah berucap seperti itu, Nabila pun pergi kekamar mandi dan melakukan tugasnya seperti biasa saat bangun tidur.

__ADS_1


Setelah selesai melakukan kegiatannya didalam kamar, Nabila langsung turun untuk pergi ke rumah sakit untuk menengok ibu Sania karena Sania mengabari bahwa ibunya harus di operasi, jadi diam berencana menjenguk ibu Sania.


Nabila tidak memasak karena hari sabtu dan minggu dirinya tidak masak, memang dirinya seperti pembantu saja. Tapi Nabila tidak mempermasalahkan itu.


Nabila berencana akan ke restoran yang dirinya kunjungi bersama Sania kemarin, karena dirinya akan mengambil mobilnya yang ditinggal gara gara Alfaro kemarin memaksanya pulang.


Setelah memesan taksi online, Nabila langsung naik dan pergi, tanpa izin terlebih dahulu karena dirinya percuma saja kalau izin Alfaro tidak akan peduli.


***


Setelah selesai mengambil mobil, Nabila langsung melaju menuju rumah sakit.


***


Saat dalam perjalanan Nabila mampir dulu ke toko buah, karena dirinya tidak enak kalau nggak bawa apa apa kerumah sakit.


"Bang beli buah jeruk, apel sama mangga satu kilo yah". Ucap Nabila sengaja membeli tiga macam buah, dan Nabila juga sengaja tidak membeli buah dalam varsel karena menurutnya isinya sedikit jadi Nabila beli kiloan.


"Siap neng". Ucap penjual buah tersebut. Langsung membungkus pesanan Nabila. Setelah selesai penjual itu memberikannya pada Nabila


"Jadi berapa bang?". Tanya Nabila sambil menerima buah itu.


"Semuanya jadi 90 ribu neng". Jawab penjual buah. Nabila pun langsung mengambil satu lembar uang seratus ribuan.


"Kembaliannya ambil aja bang, kalau gitu saya permisi". Pamit Nabila berjalan menuju mobilnya dan melanjutkan perjalananya menuju rumah sakit.


***


Nabila pun sampai dirumah sakit tempat dimana ibu Sania dirawat. Nabila turun dari mobil dan berjalan menuju ruangan yang sudah disebutkan Sania.


Karena tidak hati hati Nabila pun menabrak seseorang. "Ah maaf saya kurang hati hati". Ucap Nabila meminta maaf.


"Nggak apa apa kok, saya juga kurang hati hati". Ucap orang itu juga meminta maaf karena dirinya juga tidak berhati hati saat berjalan.


Saat Nabila melihat wajah orang itu, langsung kaget karena dirinya seperti mengenalnya. "Kamu...".

__ADS_1


MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤


__ADS_2