Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri
DATANG KEPESTA


__ADS_3

Saat ini Nabila sedang berada di pesta ulang tahun anak kliennya bersama Alfaro. Ya, Alfaro akhirnya mau ikut dengan Nabila karena Nabila paksa terus, padahal nggak dipaksa juga Alfaro pasti akan datang.


"Kamu kenapa pakai baju belakangnya bolong sih, kayak sunder bolong aja". Sungut Alfaro saat melihat baju Nabila bolong dibekalang.


Nabila menatap jengah Alfaro karena dari tadi Alfaro selalu mengomentari pakaiannya terus. "Ini itu fashion mas, udah deh diam aja". Kesal Nabila.


"Tap-...". Ucap Alfaro kepotong oleh Nabila.


"Udah nanti aja ngomentari bajunya, sekarang kita kasih selamat dulu sama anak klien aku sama kasih hadiah". Ucap Nabila mengandeng tangan Alfaro dan berjalan kedepan untuk mengucapkan selamat kepada anak kliennya.


"Eh bu Nabila datang". Ucap ibu dari anak yang ulang tahun.


"Iya bu, oh iya ini saya cuman bisa kasih kado kecil aja". Ucap Nabila sambil memnberikan kado itu kepada ibu itu yang bernama Qisty.


"Aduh makasih loh bu padahal nggak perlu repot repot". Ucap Qisty sambil menerima hadiah dari Nabila.


"Nggak papa kok bu". Ucap Nabila. Saat sedang mengobrol ada yang memanggil Alfaro.


"Bapak Alfaro akhirnya bisa datang". Ucap orang itu menghampiri Alfaro. Nabila kaget ternyata suami Qisty kenal dengan Alfaro dan Nabila juga menyesal kenapa dirinya malah mohon mohon kepada Alfaro.


Karena kesal Nabila pun lebih memilih pergi untuk mencari tempat duduk. Alfaro yang menyadari Nabila pergi langsung menyusulnya.


"Kamu mau kemana?". Tanya Alfaro menarik tangan Nabila.


"Lepasin deh mas, kenapa kamu nggak bilang kalau kamu juga di undang oleh klien aku, tahu gitu aku nggak akan mohon mohon sama kamu". Cerocos Nabila membuat Alfaro pusing.


"Udah nggak usah dibahas, duduk sana". Ucap Alfaro tidak menanggapi ucapan Nabila. Nabila pun pergi duduk karena tidak mau berdebat dengan Alfaro.


Mereka berdua pun duduk dengan tenang, bahkan mereka berdua tidak saling bertanya seperti orang yang tidak saling kenal.


Saat sedang melihat kesekeliling Nabila melihat Nisa bersama teman temannya dan bersama satu orang cowok yang digandeng Nisa.


"Itu beneran Nisa kan?, kenapa dia gandeng tangan pria lain". Gumam Nabila yang terus menajamkan penglihatannya.


Alfaro yang melihat Nabila sedang fokus melihat kearah lain langsung mengikuti pandangan Nabila tapi tidak ada apa apa.

__ADS_1


"Mas aku mau kekamar mandi dulu yah". Bohong Nabila karena dirinya akan menghampiri Nisa. Alfaro hanya mengangguk dan berbicara dengan kolega kolega bisnisnya.


Sedangkan Nisa dia datang kepesta ini karena di undang oleh kakak Raisya jadi mau tidak mau dirinya harus datang. Saat sedang asik mengobrol dengan teman temannya dan pacarnya tiba tiba ada yang memanggil dirinya.


"Nisa ngapain kamu kesini?, dan dia siapa?". Tanya orang itu yang tidak lain adalah Nabila. Nisa yang mendengar suara kakaknya langsung kaget, sedangkan teman temannya hanya diam.


"Gue kesini karena diundang lah, dan dia ini pacar Raisya". Bohong Nisa karena dirinya tidak mau Nabila tahu kalau dirinya mempunyai pacar.


"Beneran?, tapi kenapa tadi kamu gandengan tangan sama cowok ini?". Tanya Nabila sambil menunjuk pacar Nisa.


"Siwer kali mata loh, gue udah punya suami dan mana mungkin gue selingkuh". Bohong Nisa lagi.


"Oke kalau gitu kakak percaya, dan oh iya kenapa kamu udah pulang katanya lagi liburan". Ucap Nabila lagi.


"Ngapain sih loh ngurusin gue, udah sana pergi dari sini". Usir Nisa merasa ricih saat ada Nabila.


"Kamu nggak mau ketemu sama mas Alfaro?". Tanya Nabila. Nisa yang mendengar nama Alfaro kaget, tapi dia berusaha tenang.


"Ya udah nggak papa, dan bilangin sama mas Alfaro gue pulangnya besok karena masih ada urusan". Ucap Nisa. Nabila hanya mengangguk dan pergi dari tempat itu.


"Yah gitu lah". Ucap Nisa yang mengandeng tangan pacarnya lagi.


Nabila kembali ketempat duduknya dan bicara amanat dari Nisa. "Mas tadi kau ketemu Nisa, terus dia bilang akan pulang besok karena masih banyak urusan". Ucap Nabila memang tidak merasa sedih lagi seperti dulu. Karena semenjak Nabila hamil dirinya lebih cuek terhadap apapun.


Alfaro hanya mengangguk sambil kembali bicara lagi dengan kolega bisnisnya. Alfaro memang tidak kaget karena dirinya lebih dulu melihat Nisa, tapi tidak menghampiri, dan Alfaro hanya melihat Nisa dengan temannya saja tidak dengan pacarnya.


Acara pun berlangsung dengan sangat ramai, semua orang tersenyum bahagia karena diacara itu mungkin saja ada yang ketemu jodoh, selingkuhan dan lain sebagainya.


***


"Hoam...mas pulang yuk aku udah ngantuk". Ajak Nabila sambil menguap karena matanya sudah setengah watt.


"Ya udah ayo". Ucap Alfaro berjalan duluan disusul Nabila. Mereka berdua pun menaiki mobil yang mereka pakai tadi.


Dalam perjalanan

__ADS_1


Karena Nabila sangat mengantuk jadi dia ketiduran didalam mobil. Alfaro yang menyadari Nabila tidur langsung menurunkan bangku Nabila agar Nabila lebih nyaman tidurnya.


"Kamu pasti kecapean karena kamu bawa badan kamu dan anak itu". Batin Alfaro mengusap kepala Nabila. Alfaro kembali fokus menyetir lagi.


***


Mereka pun sampai dirumah, Alfaro sengaja membawa Nabila pulang kerumah karena Alfaro besok kerja.


Karena Nabila tertidur, akhirnya mau tidak mau Alfaro mengendong Nabila yang bertambah berat karena ada manusia tumbuh didalam perut Nabila.


Saat sudah sampai Alfaro langsung membuka sepatu Nabila, Alfaro tidak menganti baju Nabila karena dirinya takut tergoda sendiri nanti. Setelah selesai Alfaro pergi kekamar mandi untuk mandi air hangat karena merasa gerah.


"Eummm...". Lenguh Nabila mengercap gercapkan matanya dan menatap kesekeliling.


"Kok gue udah ada dikamar, perasaan tadi gue masih didalam mobil". Gumam Nabila saat melihat dirinya ada dikamarnya.


Clek


Alfaro keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit pinggangnya dan jangan lupakan roti sobek yang mulai luntur karena Alfaro sudah jarang ngeGYM.


"Kenapa kita ada dirumah mas?". Tanya Nabila acuh dengan badan Alfaro karena dirinya tidak tergoda sama sekali.


"Saya besok kerja jadi kita pulang kerumah". Jawab Alfaro sambil mengambil bajunya yang ada dilemari Nabila.


"Mas bisa kan ganti bajunya jangan didepan aku?". Tanya Nabila kesal karena Alfaro memakai baju tepat didepannya.


"Serah saya dong, ini rumah saya ini". Jawab Alfaro santai sambil terus memakai pakaiannya tanpa memperdulikan ocehan Nabila.


"Udah sana tidur lagi banyak ngoceh kayak burung beo". Ketus Alfaro yang telah selesai memakai bajunya. Dan naik keranjang yang ditempati Nabila.


"Mas ngapain tidur disini?, sana ah aku nggak mau tidur sama kamu". Gerutu Nabila karena Alfaro main naik saja keranjangnya. Sedangkan Alfaro tidak menjawab ucapan Nabila.


"Masss...masss". Panggil Nabila saat mendengar dengkuran halus Nabila menyadari kalau Alfaro tidur.


"Perasaan baru aja naik keranjang kenapa udah tidur, udah lah gue izinin sekarang dia tidur sama gue". Ucap Nabila sambil menaikan selimutnya untuk menutup tubuh Alfaro dan dirinya. Tak berselang lama Nabila pun tertidur.

__ADS_1


MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤


__ADS_2