Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri

Berbagi Cinta: Suamiku Menikahi Adik Ku Sendiri
NABILA HARUS MELAKUKAN CAESAR


__ADS_3

"Tapi kemungkinan kalau kita melakukan caesar atau menyelamatkan bayinya, ibunya tidak bisa diselamatkan". Jelas Dokter membuat tangis Citra pecah.


Citra langsung terduduk lemas dilantai rumah sakit, karena dirinya bingung harus memilih Nabila atau anaknya. "Memang tidak ada cara lain dok?". Tanya lirih Citra.


Belum sempat dokter menjawab, Alfaro langsung bicara. "Selamatkan ibunya saja dok saya mohon". Ucap Alfaro menguncang guncangkan badan dokter.


"Bapak mohon tenang dulu yah". Ucap dokter itu sambil menenangkan Alfaro.


"Bapak dan ibu tenang saja, saya akan sekuar tenaga menyelamatkan anak dan ibunya, tapi kalau ibunya tidak bisa diselamatkan itu mungkin sudah takdir dari yang maha pencipta". Jelas dokter.


"Kalau gitu tolong selamatkan mereka berdua dok". Ucap Citra memohon sambil sujud kepada dokter itu.


"Ibu tolong bangun yah jangan seperti ini, ibu mending berdoa saja semoga ibu dan anaknya selamat". Ucap dokter itu merada tidak enak hati, tapi mau bagaimana lagi, dirinya juga tidak melarang kehendak tuhan.


"Kalau gitu bapak mohon ikut bersama saya keruangan saya untuk menandatangani kalau bapak setuju untuk melakukan caesar kepada istri pada". Ucap dokter lagi berjalan duluan dan diikuti oleh Alfaro.


"Hiks..kenapa kamu begitu menderita Nabila". Batin Citra yang melihat keadaan Nabila dibalik kaca besar yang mengarah langsung kepada Nabila yang sedang terbaring lemah.


***


Ditempat lain saat ini ada seorang wanita paruh baya yang sedang duduk dikursi dan mengusap dadanya karena merasa tidak enak. "Kenapa perasaan aku nggak enak yah". Ucap wanita paruh baya itu. Dan menelepon seseorang tapi tidak diangkat, wanita paruh baya itu pun menelepon seseorang lagi.


..."Assalamualaikum". Salam orang dibalik telepon....


..."Wa'alaikumsalam, gimana kabar kamu Citra?". Tanya wanita paruh baya itu....


..."Alhamdulilah baik nek, kabar nenek gimana?". Tanya balik orang itu yang tak lain adalah Citra....


..."Nenek baik, kok suara kamu serak, habis nangis yah?". Tanya wanita paruh baya itu yang mendengar suata Citra serak seperti orang habis nangis....


..."Citra nggak nangis kok nek, oh iya kenapa nenek nelepon Citra?". Tanya Citra....


..."Nenek cuman mau nanya kenapa Nabila nggak ngangkat telepon dari nenek?". Tanya nenek itu adalah nenek Nabila dan Nisa....

__ADS_1


Sedangkan orang ditanya bingung harus menjawab apa karena kalau jujur nanti nenek Nabila kenapa napa.


..."Mungkin lagi sibuk dibutik nek". Bohong Citra....


..."Oh gitu, kalau kabar Nisa gimana, dia udah lama nggak nelepon nenek". Ucap nenek Nabila yang bernama Salwa....


..."Hmm..Nisa juga baik kok nek". Bohong Citra lagi tidak mau membuat Salwa khawatir....


"Maafin Citra yah nek yang bohong dua kali, tapi ini semua demi kebaikan nenek dan kalau Citra kasih tahu nenek bahwa Nabila sedang mempertaruhkan nyawanya". Batin Citra sambil menitihkan air matanya.


..."Syukur kalau gitu, oh iya Nisa udah punya pacar belum Cit?". Tanya Salwa karena memang dirinya tidak tahu kalau Nisa sudah menikah dengan suami kakaknya sendiri....


Citra di buat bingung lagi dengan pertanyaan Salwa, apakah dirinya harus jujur kalau Nisa sudah menikah dengan Alfaro, tapi Citra takut terjadi apa apa sama Salwa.


..."Cit kok diam aja nenek lagi nanya loh". Ucap Salwa karena tidak mendapat jawaban dari Citra....


..."Eh iya nek, Citra nggak tahu kalau Nisa udah punya pacar apa belum soalnya Citra jarang kerumah Nabila". Bohong Citra lagi....


..."Oh gitu, semoga dia udah punya pacar dan menikan nanti, jadi tugas nenek sudah selesai menikahkan cucu cucu nenek jadi nenek bisa pergi dengan tenang". Ucap Salwa....


..."Gimana keadaan kandungan Nabila?". Tanya Salwa tidak membahas soal tadi....


"Baik kok nek". Ucap Citra lagi lagi bohong.


..."Ya udah kalau gitu udah dulu yah, kalau ketemu Nabila bilang suruh nelepon nenek". Ucap Salwa sambil memutuskan sambungan teleponnya....


"Maafin Citra nek". Batin Citra yang sudah berbohong berkali kali. Citra mengelap air matanya.


"Gimana kapan Nabila di caesar?". Tanya Citra saat melihat Alfaro yang sudah kembali dari ruangan dokter.


"10 menit lagi Nabila akan melakukan caesar". Jawab Alfaro.


"Mah Alfaro harus pulang, kasihan Nisa sendiri dirumah". Ucap Alfato lagi membuat Citra langsung menatap tajam kepada Alfaro.

__ADS_1


"Bisa bisa nya kamu istri mau melakukan caesar dan mempertaruhkan nyawanya kamu malah pergi begitu saja demi Nisa". Bentak Citra yang emosi.


"Nisa juga kasihan mah, Nabila ada yang jaga mamah sedangkan Nisa nggak ada". Ucap Alfaro tidak mau membentak ibu nya lagi.


"Tapikan ada Sania yang jagain Nisa dan anaknya Alfaro plis kali ini aja temani Nabila". Ucap Citra memohon.


"Alfaro harus adil mah". Ucap Alfaro membuat Citra langsung murka.


"Adil kamu bilang, kamu adil dari mana hah, kamu lebih banyak meluang kan waktu bersama Nisa, adil dari mananya Alfaro?, saat Nabila ngidam mana ada kamu menuruti keinginannya sedangkan Nisa kamu langsung membelikan apa yang dia mau saat ngidam". Marah Citra sambil memukul mukul dada Alfaro.


Alfaro membiarkan ibunya memukul dirinya agar lebih tenang. "Maaf mah Alfaro nggak bisa ngelakuin kemauan mamah soal yang ini". Ucap Alfaro pergi dari rumah sakit begitu saja.


Sedangkan Citra sangat kecewa kepada Alfaro."Kamu akan menyesal Alfaro". Ucap lirih Citra yang masih menangis.


Saat sedang menangis dokter pun datang bersama suster. "Ibu kenapa masih diam dilantai?". Tanya dokter itu yang melihat Citra sangat kacau.


Sedangkan Citra tidak menjawab pertanyaan dokter. "Ibu tolong bangun dan berdoa, pasien akan saya pindahkan keluarangan caesar dan akan dilakukan caesar". Jelas dokter itu masuk kedalam ruangan Nabila dan keluar membawa Nabila yang masih menutup mata.


"Sayang kamu pasti bisa, kamu anak kuat". Lirih Citra sebelum Nabila dibawa keruangan caesar. Nabila pun dibawa keruangan caesar dan melakukan caesar terhadap Nabila.


Citra tidak henti hentinya mendoakan Nabila agar tidak terjadi apa apa atau sesuatu yang buruk yang dapat membuat orang yang menyayanginya bersedih.


Saat sedang berdoa datang lah seseorang. "Mah". Panggil seseorang itu yang tak lain adalah William


"Papah". Lirih Citra langsung memeluk William dan menangis didalam pelukan William.


"Apa yang terjadi mah?". Tanya William mengusap lembut punggung istri nya.


"Nabila pah Nabila harus melakukan caesar dan kata dokter kemungkinan nyawa Nabila tidak bisa diselamatkan". Jawab Citra menangis sesegukan didalam dekapan suami nya.


"Udah mamah tenang aja semua pasti baik baik aja". Ucap William menenangkan istri nya.


"Saya memang tidak menyukai kamu, tapi kalau kamu pergi itu akan membuat istri saya terluka". Batin William juga tidak mau Nabila kehilangan nyawa nya karena Citra pasti akan sangat terluka.

__ADS_1


MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤


__ADS_2