
Part ini dan seterusnya bakal banyak masuk kerumah sakit yah, cuman beberapa part saja🙂
"NABILA". Teriak orang yang baru saja datang dan membalik tubuh Nabila agar berhadapan dengan orang itu, dan tanpa aba aba orang itu langsung menampar Nabila.
Plak
"Au...". Ringis Nabila sambil memegang pipinya yang habis ditampar. Nabila kaget saat melihat orang itu.
"M...mas Al...faro". Ucap Nabila terbata bata, karena kenapa Alfaro bisa ada ditaman hiburan ini padahal dirinya dan Riska belum ngasih tahu.
"Kenapa anak saya bisa diculik hah?, kalau nggak becus ngurus anak jangan bawa anak saya kemana mana". Bentak Alfaro sambil mencengkram dagu Nabila. Sedangkan Adelia yang berada dalam gendongan Nabila langsung menangis mendengar bentakan Alfaro.
"Mas lepas sakit". Ucap Nabila kesakitan berusaha melepaskan tangan Alfaro dari dagunya tapi tidak bisa karena Alfaro mencengkramnya dengan sangat erat.
"Pak lepasin mbak Nabila, bapak nggak malu dilihatin sama banyak orang". Ucap Riska melerai Alfaro.
"DIAM!". Bentak Alfaro kepada Riska. Riska langsung diam mendengar bentakan Alfaro.
"Ikut saya". Ucap Alfaro menarik tangan Nabila kasar. Nabila langsung memberikan Adelia Riska karena dirinya tidak mau anaknya mendengar ucapan ucapan Alfaro.
"Semoga mbak Nabila baik baik aja". Batin Riska yang melihat kepergian Nabila dan Alfaro.
Sedangkan Nabila langsung dimasukan kedalam mobil oleh Alfaro dengan sangat kasar, Nabila bagaikan karung beras karena Nabila dilempar begitu saja. Alfaro langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan itu membuat Nabila takut.
"Mas pelan pelan bawa mobilnya". Ucap Nabila yang berada dikursi belakang, sedangkan Alfaro seakan tuli dia tidak mendengarkan ucapan Nabila.
Tak berselang lama Alfaro sampai ditempat tujuan, Alfaro langsung keluar dan membuka pintu belakang menarik Nabila keluar dari dalam mobil, Alfaro membawa Nabila kedalam tempat yang sangat kotor seperti rumah kosong.
"Mas ini dimana mas, lepasin mas". Ucap Nabila berontak karena dirinya tidak mau ikut dengan Alfaro. Alfaro tidak mengubris ucapan Nabila, dirinya terus masuk kedalam tempat itu.
__ADS_1
Alfaro mendorong Nabila dengan sangat kasar kelantai rumah itu dan Nabila meringis kesakitan. "Kamu lihat saja kalau anak saya kenapa napa saya nggak akan segan segan sama kamu". Ucap Alfaro langsung memukul Nabila menggunakan sabuk yang Alfaro lepas tadi.
"Hiks...hiks...mas stop sakit mas". Tangis Nabila karena badannya sakit dipukul oleh Alfaro, bahkan keluar darah dari kulit mulus Nabila.
"Ini balasan karena kamu anak saya diculik". Ucap Alfaro terus memukul Nabila menggunakan sabuk dan sesekali menggunakan tangan.
Sedangkan Nabila terus menangis dan tidak dapat bicara lagi karena menahan rasa sakit disekujur tubuhnya. Nabila baru kali ini mendapatkan perlakuan seperti ini dari Alfaro, bahkan orang tuanya saja tidak pernah melakukan hal seperti ini.
"STOP MAS". Teriak Nabila mengeluarkan tenaga terakhirnya dan Nabila pun pingsan. Alfaro yang melihat Nabila tidak bergerak langsung panik dan mencoba membangunkan Nabila.
"Nabila bangun jangan pura pura pingsan, cuman begitu saja kamu pingsan dasar wanita lemah". Ucap Alfaro sambil mengoyang goyangkan Nabila tapi Nabila tidak bergeming.
Alfaro langsung panik dan mengangkat tubuh Nabila berjalan menuju mobil dan Alfaro langsung membawanya kerumah sakit.
Tak berselang lama Alfaro sampai dirumah sakit dan langsung mengangkat Nabila kembali masuk kerumah sakit, sedangkan suster yang ada disitu langsung membantu Nabila manaruhnya di brangkar dan membawanya menuju ruang pemeriksaan.
"Bapak tolong tunggu disini yah pak". Ucap Suster langsung menutup pintu ruangan pemeriksaan.
..."Halo apa benar ini dengan bapak Alfaro?". Tanya orang dibalik telepon itu....
..."Iya dengan saya sendiri, ini siapa yah, kalau nggak ada urusan penting saya matiin saja sambungan teleponnya". Ucap Alfaro....
..."Jangan pak, saya dari rumah sakit ODGJ Jakarta mau mengasih tahu, apa benar anak bapak hilang, yang berjenis kelamin laki laki dan hilangnya ditaman hiburan?". Tanya orang itu....
..."Iya benar anak saya hilang dan berjenis kelamin laki laki dan juga hilang ditaman hiburan". Jelas Alfaro....
..."Kalau begitu bapak boleh langsung datang kemari karena anak bapak berada disini, nanti saya jelaskan kenapa anak bapak ada disini". Ucap orang itu dan mematikan sambungan teleponnya....
Alfaro mengerenyitkan dahinya karena bingung kenapa anaknya bisa berada dirumah sakit ODJG. Alfaro langsung berjalan keluar rumah sakit tanpa memperdulikan Nabila yang sedang diperiksa.
__ADS_1
Saat Alfaro berada diambang pintu rumah sakit, Alfaro langsung menerima tamparan dipipinya. Alfaro langsung emosi dan ingin memarahi orang itu tapi saat akan berucap, orang itu langsung marah marah.
"Kamu lakukan apa lagi sama Nabila hah?, apa nggak cukup kamu buat dia sakit hati dan menderita hah?, jawab bukan diam aja kayak orang bisu". Marah orang itu yang tak lain adalah Citra. Citra mengetahui Nabila dirumah sakit dari Riska karena tadi Riska mengikuti Alfaro dan Nabila, dan saat Riska melihat kejadian yang menyedihkan itu langsung menelepon Citra.
"Udah mah cukup Alfaro juga cape hidup seperti ini mah". Ucap Alfaro dan langsung berjalan keluar rumah sakit.
"Kenapa kamu jadi seperti ini nak". Batin Citra menatap kepergian Alfaro.
"Udah bu ayo kita keruangan periksa mbak Nabila". Ucap Riska yang sedang mengendong Alfaro. Mereka pun berjalan menuju ruangan periksa Nabila.
***
Saat ini Alfaro sudah berada dirumah sakit ODGJ, dia langsung turun dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam rumah sakit ODGJ.
"Eh ada abang ganteng, sini bang main sama eneng". Ucap salah satu pasien ODJG itu.
Alfaro yang melihat itu bergidik ngeri dan hanya tersenyum sedikit itu pun dipaksakan. Saat sedang digoda oleh pasien itu tiba tiba ada yang menghampiri mereka.
"Maaf bapak siapa yah?". Tanya orang itu dan menyuruh pasien ODGJ itu pergi karena orang itu tahu kalau bapak bapak yang ada didepannya risih.
"Saya Alfaro, saya kesini mau ambil anak saya yang katanya ada disini". Ucap Alfaro menjelaskan kedatangannya kerumah sakit ODGJ.
"Oh mas Alfaro, kalau gitu silahkan masuk pak anak bapak ada didalam bersama istri saya". Ucap orang itu yang menyuruh masuk kedalam ruangannya. Alfaro dan orang itu pun berjalan menuju ruangan yang ada Adelionya dan Alfaro tak henti hentinya digoda oleh pasien ODGJ.
"Adelio". Panggil Alfaro saat sudah sampai diruangannya itu dan langsung memeluk Adelio yang sedang asik minum susu sambil berbaring distoller.
"Akhirnya papah menemukan kamu". Ucap Alfaro mencium seluruh muka Adelio, sedangkan Adelio hanya diam saja dan fokus pada susunya.
Setelah selesai mengobrol dengan Adelio, walaupun Adelio tidak bisa menjawab pertanyaan Alfaro. "Kenapa bisa anak saya berada disini?". Tanya Alfaro menatap kedua orang yang ada didepannya.
__ADS_1
MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤