
Sore hari Nabila sedang berada didapur bersama Citra untuk membuat kue karena Nabila merasa mau membuat kue. "Kita bikin dua yah mah, yang satu bolu coklat dan yang satu cake coklat". Ucap Nabila antusias.
"Iya terserah kamu aja deh". Ucap Citra tersenyum melihat Nabila sangat antusias membuat kue dan melupakan Alfaro sejenak.
Saat sedang membuat kue tiba tiba Nabila dan Citra dikejutkan dengan kehadiran seseorang. "Assalamualaikum Asti yang canti jelita aduhai ini datang". Teriak Asti membuat semua orang langsung menutup telinga.
"Wa'alaikumsalam, bisa nggak usah teriak teriak kan?, dan lagi kenapa kamu main masuk aja bukannya pencet bel atau apa kek". Ucap Citra kepada Asti yang hanya nyengir.
"Hehe maaf tan, tadi Asti disuruh masuk aja sama om, ya udah Asti masuk aja dari pada nunggu lama". Jelas Asti karena tadi dirinya bertemu dengan William didepan.
"Oh gitu, oh iya mana bawa makanan nggak?". Tanya Citra sambil melirik ke arah tangan Asti.
"Ngapain bawa makanan kalau tante aja lagi buat makanan sama mbak Nabila". Ucap Asti pintar mencari alasan.
"Ya udah deh kamu menang". Ucap Citra pasrah dengan Asti.
"Nah gitu dong". Ucap Asti.
"Apa kabar kamu As?". Tanya Nabila setelah mendengar keributan antara keponakan dan tantenya.
"Baik kok mbak, mbak sendiri gimana?". Tanya balik Asti yang sedang memakan buah apel yang ada dimeja makan.
"Alhamdulilah baik kok As". Ucap Nabila yang sedang mengaduk adonan kue bolu.
Saat mereka sedang mengobrol datanglah Sania dengan Bilqis. "Assalamualaikum". Teriak Bilqis yang sangat nyaring.
"Wa'alaikumsalam, aduh kayaknya Bilqis bagai kayak Asti deh". Ucap Citra yang mulai sakit telinga karena sudah dua kali mendengar teriakan.
"Asti itu siapa oma?, kalau ditempat Bilqis nama Asti itu tikus peliharaan Bilqis oma". Ucapan Bilqis membuat semua orang tertawa kecuali yang diomongin, Asti hanya manyun.
"Haha iya benar sayang Asti itu tikus". Ucap Citra semakin membuat Asti kesal.
"TANTE ASTI BUKAN TIKUS". Teriak Asti membuat telinga semua orang langsung sakit dan mungkin kotoran telingannya langsung hilang.
"Jangan marah tikus". Canda Nabila membuat Asti kesal kembali.
"Lagian kenapa nih anak pelihara tikus, nggak ada peliharaan lain apa?". Gerutu Asti.
__ADS_1
"Haha, emang peliharaan Bilqis aneh aneh, kecoa aja dia pelihara". Jelas Sania memang memiliki keponakan yang suka pelihara hewan hewan yang jorok menurut sebagian orang.
"Kalian kenapa pada ketawa?, emang Bilqis salah yah?". Tanya polos Bilqis.
"Nggak loh benar, benar banget". Ucap Asti yang masih kesal.
"Udah ah jangan bercanda mulu, nanti kue nya nggak jadi jadi". Ucap Nabila menengahi.
"Tante Bil Bil bikin kue apa?". Tanya Bilqis otak keponya mulai bekerja.
"Tante bikin kue bolu sama cake sayang". Jawab Nabila yang sedang memasukkan adonan kue kedalam oven. Bilqis hanya mengangguk.
"Oh iya kalian mau ngapain kesini?". Tanya Citra kepada Sania dan Bilqis.
"Nih anak iya ngotot mau ketemu sama Nabila". Ucap kesal Sania karena Bilqis memaksanya ingin bertemu Nabila, kalau tidak mau Sania akan dikasih kecoa sama tikus. Citra hanya mengangguk.
"Oh iya tan, kenapa mbak Nabila bisa masuk rumah sakit". Bisik Asti karena takut Nabila mendengar. Kebetulan jarak antara Nabila dan meja makan agak jauh.
"Ini semua gara gara abang kamu itu sama Nabila juga kayaknya difitnah". Jelas Citra singat saja.
"Lah emang bang Alfaro ngapain mbak Nabila?, diperkosa?". Tanya Asti membuat Citra langsung menoyornya karena kesal dengan ucapan Asti.
"Hehe siapa tahu kan". Ucap Asti mengaruk pipinya yang tidak gatal.
"Kalian lagi bisik bisik apa?". Tanya Nabila yang melihat Citra, Sania dan Asti sedang berkumpul.
"Eh nggak kok mbak ini ngomongin gosip terbaru, mbak mau dengar?, kalau mau sini sambil nunggu kuenya jadi". Bohong Asti.
"Nggak tertarik ah". Ucap Nabila yang memang tidak suka mendengarkan gosip gosip karena menurutnya tidak ada manfaatnya dan akan menambah dosa.
Sedangkan dua orang masih jomlo dan satu orang nenek nenek kembali ngobrol, bukan mengobrolkan Nabila dan Alfaro melainkan mereka benar benar ngegosip.
45 menit kemudian
"Bolu sama cake nya udah jadi siapa yang mau nyoba duluan?". Tanya Nabila sambil menaruh kue itu dimeja makan.
"Aku". Ucap Bilqis dan Asti.
__ADS_1
"Heh bocil gue dulu, ngalah sama orang yang lebih tua". Ucap Asti sambil mengambil potongan kue yang besar, tapi ditahan oleh Bilqis.
"Oh tante udah tua toh, pantesan udah keriput". Ucap Bilqis menarik kue itu karena tangan Asti melepaskannya untuk memeriksa mukanya.
"Haha tante mau aja dibohongin". Ucap Bilqis sambil melahap kue tersebut dihadapan Asti, Bilqis sengaja memakan kue itu dengan slowmotion.
Sedangkan Nabila, Sania dan Citra hanya bisa geleng geleng kepala dengan tingkah Asti dan Bilqis. "Udah lah As, nih masih banyak kuenya". Ucap Nabila menyodorkan potongan kue yang besar lagi kepada Asti.
"Bleee gue juga punya kali". Ucap Asti meledek Bilqis yang sudah belepotan dengan krim coklat dimulut dan pipinya.
"Kamu udah punya pacar belum As?". Tanya Sania memang agak dekat dengan Asti, karena Asti menurut Sania mudah bergaul dan asik orangnya.
"Nggak tertarik gue". Ucap Asti sambil menyomot kue kembali.
"Loh sendiri gimana udah punya pacar belum mbak?". Tanya balik Asti.
"Sama gue juga nggak tertarik". Jawab Sania yang sedang memakan kue cake.
"Apa jangan jangan kalian jodoh yah". Ucap Citra membuat Sania dan Asti langsung menjauh.
"Asti emang nggak punya pacar, bukan berarti Asti suka lobang". Ucap Asti ambigu membuat semua orang mencerna ucapan asti tentang lobang, dan setelah mengerti dengan ucapan Asti semua orang pun langsung diam tidak mau membahasnya lagi.
"Lobang apaan tan?, lobang buaya?". Tanya Bilqis membuat semua orang ingin langsung menceburkannya ke danau yang banyak buaya nya.
"Iya lobang buaya yang ada dibawah tubuh loh bocil". Jawab Asti santai, sedangkan semua orang langsung membulatkan matanya karena ucapan Asti yang mengotori pikiran anak kecil.
Bilqis yang mendengar bahwa lubang buaya ada dibawah tubuhnya, dia langsung mencarinya. "Mana tan nggak ada". Ucap polos Bilqis. Semua orang ingin tertawa mendengar ucapan Bilqis tapi mereka berusah menahanya.
"Masa, loh nggak punya kali". Ucap Asti tersenyum kecil karena berhasil mengerjai Bilqis.
"Emang tante punya?". Tanya Bilqis penasaran.
"Punya dong". Jawab Asti sambil menyomot kue kembali tapi ditepis oleh Nabila.
"Lah kenapa ditepis tangan Asti, Asti kan mau ambil kue lagi, masih laper nih". Rengek Asti kepada Nabila.
"Ini untuk papah, jadi jangan dimakan lagi". Ucap Nabila membuat orang yang baru masuk kedalam rumah langsung terdiam.
__ADS_1
MOHON KERITIK DAN SARANNYA YAH KAKAK-KAKAK, TAPI INGAT KERITIK DAN SARANNYA JANGAN MELUKAI HATI AUTHOR ATAU ORANG LAIN YAH MAKASIH😊❤