Bersaing Cinta Dengan Ustadz

Bersaing Cinta Dengan Ustadz
Pesona Zayn


__ADS_3

Semua orang yang menyaksikan masih tak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar.


Begitupun dengan Faza yang masih menatap Zayn yang seolah telah menghipnotisnya.


"Ibnu Katsir rahimahullah berkata,


...هذا أمر من الله تعالى لعباده المؤمنين أن يغضوا من أبصارهم عما حرم عليهم، فلا ينظروا إلا إلى ما أباح لهم النظر إليه ، وأن يغضوا أبصارهم عن المحارم...


“Ini adalah perintah dari Allah Ta’ala kepada hamba-hambaNya yang beriman untuk menjaga (menahan) pandangan mereka dari hal-hal yang diharamkan atas mereka. Maka janganlah memandang kecuali memandang kepada hal-hal yang diperbolehkan untuk dipandang. Dan tahanlah pandanganmu dari hal-hal yang diharamkan.” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/41) Jika Ning Faza sudah tidak tahan lagi untuk terus menatapku maka Aku akan sowan pada Abi mu untuk segera menghalalkan hubungan kita," ucap Zayn sembari tersenyum menggoda.


Mbak Anna dan yang lain kembali tercengang mendengar apa yang Zayn ucapkan.


Sedangkan Faza menjadi begitu malu dan menundukkan pandangannya, Entah kenapa mendengar perkataan Zayn seolah membuatnya lupa dengan apa yang kemarin Ia ucapkan pada Zayn.


"Apakah ini yang di sebut gombalan syariah?" ucap Bimo yang ikut baper dengan kata-kata yang Zayn ucapkan.


"Mana ada, Ngaco aja," saut Ustadz Azmi.


"M-m-maaf, Permisi, Assalamualaikum." dengan perasaan yang tak karuan, Faza berlari meninggalkan Zayn. Di ikuti oleh Mbak Anna yang mengejarnya.


Zayn tertawa melihat kepergian Faza sambil menggaruk-garuk kepalanya. Namun Ia tersadar jika tangannya penuh dengan kotoran sapi dan langsung terlonjak jijik.


"Oh... Ya ampun tangan ku, Ini menjijikkan sekali."


Bimo tertawa terbahak-bahak melihat Zayn yang baru menyadari jika dirinya memegang kotoran sapi secara langsung.


Dengan kesal Zayn melangkah mendekati Bimo dan mengusapkan tangannya yang kotor ke wajah Bimo.


"Hah! Zaynnn...." triak Bimo.

__ADS_1


"Rasain!" Zayn meninggalkan kebun dan kembali ke asrama.


•••


Malam Hari 🌙


Faza masih di kamarnya, Ia tidak bisa berhenti memikirkan wajah Zayn dan kata-katanya. Keresahan hati yang belum pernah Ia rasakan bahkan saat bersama ustadz Adnan.


"Astaghfirullahaladzim." Faza mengusap wajahnya dengan kasar.


"Apa yang ku fikirkan, Ini tidak benar."


Tok... Tok... Tok...


Faza di kagetkan oleh suara pintu yang di ketuk.


Faza pun beranjak dari duduknya dan membuka pintu.


"Ya."


"Kata Ummi suruh isi kelas Tadzkirah, Soalnya Ustadzahnya tidak masuk."


"Ya baiklah, Saya akan segera kesana."


Santriwati yang memanggil Ning Faza bergegas meninggalkan rumah Pak Kiai. Sementara Faza bergegas keluar dari kamarnya.


Langkahnya terhenti saat berpapasan dengan Zayn yang datang untuk mengaji bersama Abi nya.


"Assalamualaikum..." ucap Zayn menatap wajah Faza yang terus menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam, Permisi." dengan perasaan yang begitu malu dan deg-degan Faza langsung berlari meninggalkan rumah.


Zayn menoleh ke belakang dan terseyum melihat Faza,


Selama perjalanan mengenal banyak wanita, Hanya Faza yang bersikap malu-malu dan lemah lembut padanya.


•••


Setelah kelas berakhir tidak sengaja Faza berpapasan dengan Ustadz Adnan yang juga sama-sama akan ke rumahnya.


"Dek Faza habis ngajar?"


"Iya Tadz, Oh ya Ustadz Adnan mau ke rumah?"


"Iya, Ada perlu sedikit masalah santri."


"Oh iya."


Mereka berjalan beriringan menuju rumah.


Faza yang pemalu dan Ustadz Adnan yang tidak berpengalaman dalam menarik hati wanita membuat keduanya hanya diam dan hanya sesekali saling melempar senyum.


Zayn yang keluar dari rumah Pak Kiai melihat Mereka datang bersamaan dan saling melempar senyum satu sama lain, Hal itu membuat hati Zayn benar-benar terbakar cemburu dan segera melangkah mendekatinya.


Faza dan Ustadz Adnan berhenti di depan Mereka dengan tatapan tajamnya.


"Ada apa Zayn?" tanya Ustadz Adnan bingung.


Zayn tidak menjawab dan melirik Faza yang langsung menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Bersambung...


📌 Papa Faraz Libur dulu, Mau Naikin popularitas Kakak Sulung Zayn dan Bang Bay dulu ☺️


__ADS_2