
Sejak mengandung, Faza lebih sensitif dan lebih manja kepada Zayn. Zayn harus super hati-hati jika berbicara pada Faza agar tidak membuat sang istri tersinggung. Ia juga seringkali tidak masuk kerja karena keinginan Faza yang selalu di temani olehnya. Namun semua itu tidak menjadi masalah untuk Zayn karena sesuai yang ia pelajari bahwasanya suami memang harus bersikap baik kepada istri, terlebih saat istrinya sedang hamil. Itu tercantum dalam Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim yang Artinya: "Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah bersabda: "Berwasiatlah (dalam kebaikan) pada wanita, Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah pangkalnya. Jika kamu coba meluruskan tulang rusuk yang bengkok itu, Maka dia bisa patah. Namun bila kamu biarkan maka dia akan tetap bengkok. Untuk itu nasehatilah para wanita".
Dari hadis tersebut terlihat bahwa perempuan tercipta dari tulang rusuk. Sehingga sifat perempuan pun, menurut Ustaz Arrazy, Sama halnya seperti tulang rusuk, Bengkok dan tidak bisa diluruskan.
"Tulang rusuk itu kokoh namun ada juga yang lembut dan ada yang fleksibel sehingga bisa mengembang mengempis. Tapi semunya bengkok walaupun dia kuat tapi semuanya bengkok. Berdasarkan itu maka sikap seorang laki-laki kepada perempuan terutama saat hamil, berwasiatlah kepada perempuan dengan cara yang baik.
Seperti hari ini, Faza hanya berbaring di atas ranjang dengan terus memegang tangan Zayn agar suaminya itu tidak meninggalkan walau sedetik saja. Ini terjadi karena saat mereka menghadiri pernikahan Devita Zayn memberikan ucapan selamat pada Devita dan dilanjutkan dengan berbincangan yang cukup lama sehingga Faza merasa cemburu dan terabaikan. Padahal Faza juga ada di sampingnya dan mendengar apa saja yang mereka perbincangkan. Namun tetap saja Faza merasa khawatir jika suaminya akan bicara dengan wanita lain ketika ia berada di luar rumah.
"Hmm! Nasib jadi orang ganteng." dengkus Zayn yang mulai merasa pegal dengan posisinya.
"Jadi kamu merasa bosan dengan ku?!" Faza langsung menjadi marah sembari melepaskan tangan Zayn.
__ADS_1
Zayn menggeleng melihat reaksi yang di tunjukkan Faza.
"Ya tentu saja pasti kamu akan merasa bosan dengan ku, Aku tidak sekuat Devita, Aku tidak secantik Carissa dan Aku tidak sepemberani Sakinah, Siapa lagi wanita mu yang Aku tidak ketahui pasti sebelum kamu mengenal ku dan sesudah kamu menikahi ku tidak jauh berubah kan, Pasti masih banyak wanita yang ingin menjadi kekasih mu?!"
"Sayang... Apa yang kamu katakan, Aku hanya..."
"Hanya apa? Hanya bosan menemani ku?!"
"Hanya bilang nasib jadi orang ganteng," ucap Zayn dengan santainya.
Zayn yang melihatnya tersenyum dan meraih kedua lengan Faza, Membuat ia menghadapnya. "Dengar istri ku yang cantik, Setampan apapun suami mu ini, Aku hanya mencintai mu, Bahkan saking cintanya Aku sampai merasa durhaka kepada Mama." Zayn melepaskan tangannya dan memasang wajah sedihnya.
__ADS_1
"Maksud Mas?" kini suara Faza menjadi melemah.
"Butuh waktu bertahun-tahun bagi Mama untuk membuatku menjadi seorang pria sejati, Tetapi kamu cuma butuh satu detik untuk membuatku menjadi orang gila kalau kamu marah padaku."
Mendengar hal itu Faza menahan senyumnya yang hampir terukir di bibirnya. Meskipun ia tahu suaminya suka sekali ngegombal. Namun tetap saja mampu membuat hatinya senang.
"Dengar." Zayn kembali menatap Faza dan menangkup kedua sisi pipinya.
"Sejak Aku melihat mu, Sejak itu juga Aku jatuh cinta pada mu, Dan sejak hari itu juga hati ku terasa mati untuk wanita lain. Jadi jangan pernah lagi khawatir jika suami mu ini tertarik dengan wanita lain. Itu tidak akan mungkin. Aku bisa gila Sayang."
Faza memeluk Zayn dengan perasaan lega. Ia tau terkadang rasa cemburunya berlebihan. Tapi sejak mengandung ia tidak dapat menahan rasa cemas dan khawatirnya jika Zayn berada jauh darinya.
__ADS_1
š Tipis-tipis untuk mengobati rasa rindu pasangan Zayn dan Faza.
Untuk Sakinah dan Adnan tunggu Bab berikutnya ya š¤