
Faza yang tengah berbaring di kamarnya samar-samar mendengar Abi tengah berbincang dengan seseorang.
Faza beranjak dari ranjangnya dan menempelkan telinganya di daun pintu. Tidak puas dengan suara yang tidak begitu jelas, Faza keluar dan berdiri di depan pintu ruang tamu, Faza sedikit mengintip dengan siapa Abi berbincang. "Ternyata Ustadz Adnan." batinnya.
"Manut mawon Pak Kiai," ucap Ustadz Adnan.
Faza menggengam gamis panjangnya karena merasa kecewa tidak mendengar apapun selain kata-kata Ustadz Adnan yang menjadi penutup perbincangan Mereka. Padahal Dia ingin tau sekali apa yang mereka bicarakan karena di kamar tadi samar-samar Faza mendengar Abi membicarakan tentang pernikahan.
Setelah melihat Ustadz Adnan keluar Faza segera mendekati Abi untuk mencari tau apa yang baru saja Abi bicarakan pada Ustadz Andan yang tak lain adalah calon suaminya.Tapi Abi hanya tersenyum dan beranjak dari duduknya.
"Wes kamu tinggal terima beres ae" ucap Abi yang langsung masuk ke dalam.
"Abi... Abi..." Faza mencoba menghentikan, Tapi Abi mengabaikannya.
Faza terdiam sedih, Entah kenapa perasaan semakin resah memikirkan pernikahannya yang semakin hari semakin dekat.
•••
Di rumah dinasnya Ustadz Andan menghubungi kedua orang tuanya untuk menyampaikan apa yang baru saja Pak Kiai sampaikan.
"Pak Kiai bilang, Setelah pulang Ziarah Kita bisa mempersiapkan pernikahan, Karena Pak Kiai ingin sebelum Ramadhan kami sudah menikah."
__ADS_1
"Benarkah?" tanya Nisa bahagia.
"Ya Ibu."
"Akhirnya, Tidak lama lagi kamu akan menikah, Jadi Ibu ada temennya, Tidak kesepian lagi."
"Do'a kan saja Ibu, Semoga di beri kelancaran. Sampaikan salam ku untuk Ayah, Assalamualaikum."
Setelah selesai berbicara dengan Ibunya, Ustadz Adnan terdiam.
Ia memikirkan sikap Faza yang sejak beberapa hari ini semakin dingin kepadanya. Bahkan secara tidak langsung Faza menunjukkan betapa Ia merindukan Zayn yang tidak la lihat walau sehari saja.
"Akankah sikap dingin Dek Faza akan terus berlanjut, Atau akan berubah setelah menikah?" batinnya mulai merasa bimbang untuk menentukan apa yang harus Ia lakukan.
•••
Tidak jarang juga santri lain ikut menimpali gurauan mereka.
"Kalau Ning Faza milih kamu, Aku harus memanggil mu Pak Ustadz atau Gus?" tanya Santri lain yang di iringi tawa Santri lainnya.
"Gak kebayang deh, Zayn si model tersesat jadi Ustadz." saut Bimo yang langsung di lempar bantal oleh Zayn.
__ADS_1
"Tapi Aku gak yakin Ning Faza akan memilih mu Zayn, Secara Dia wanita baik-baik, Solehah, Cantik, Lemah lembut dan masih begitu polos dalam hal cinta, Masa mau sama model tersesat sepertimu yang sudah hatam bab wanita" saut yang lainnya.
"Eh Kalian gak pernah denger ya, Sebajing-bajingnya cowok, Sebejat-bejatnya cowok, Bahkan cowok yang paling brengsek sekalipun, Akan nemilih wanita yang baik dan sholehah untuk dinikahi, Walaupun ini terdengar tidak adil, Tapi itulah kenyataannya.
Disaat cowok memikirkan tentang pernikahan, Pasti cowok akan berusaha berubah, Karena cowok sadar mereka yang akan menjadi kepala keluarga dan mereka tahu bahwa mereka harus memilih seseorang yang tepat untuk mengurus masa depan keluarga mereka. Menjaga anak-anak dan mengajari mereka banyak hal. Mereka memiliki keyakinan bahwa wanita yang baik pasti juga akan melahirkan anak-anak yang baik. Sedangkan di masa pacaran, Cowok hanya mementingkan kesenangan dan tidak memikirkan tentang pernikahan."
"Jadi di usia mu sekarang, Kamu sudah memikirkan untuk menikah?" tanya Bimo.
"Kenapa tidak, Papa ku menikah muda dan Aku sudah menemukan wanita yang tepat untuk ku jadikan istri, Tunggu apa lagi?"
"Tidak semudah itu Zayn, Ning Faza belum tentu mau dengan mu, Saingan mu juga berat, Belum lagi kalau kamu ketahuan Pak Kiai, Bisa di go'rok leher mu." saut yang lainnya.
"Serem amat, Gak segitunya kali." saut yang lain dengan di iringi tawa Santri lainnya.
"Itu tidak akan terjadi, Karena yang akan terjadi, Ning Faza akan menyerah dengan perasaannya." Zayn membaringkan tubuhnya. Kemudian menautkan kedua tangannya untuk di jadikan bantal.
Bimo mencebikan bibirnya kemudian naik ke ranjangnya.
Begitupun dengan santri lain yang kembali ke ranjangnya masing-masing.
Bersambung...
__ADS_1
Yuk Akh Dukungannya banyak-banyak, Kasian Kan terpental dari Rengking karya terbaru 😌