Bersaing Cinta Dengan Ustadz

Bersaing Cinta Dengan Ustadz
Undangan


__ADS_3

Dengan menggunakan motor gede kesayangannya, Sakinah memarkirkan motornya di di depan gerbang pintu rumah Zayn.


Sakinah ingin memberikan undangan pernikahan nya secara langsung seperti yang Zayn lakukan padanya dulu. Meskipun kini ia telah mengenakan gamis syar'i lengkap dengan jilbab lebarnya, Ia masih tidak bisa meninggalkan motor kesayangannya tersebut hingga Zayn yang kebetulan keluar dari dalam, Terperangah melihat sahabatnya itu.


"Hey... Hey... Hey! Sejak kapan kamu insaf?" tanyanya tertawa lepas.


"Diamlah kau Zayn! Apakah kamu tidak tau berapa sulitnya Aku mengendarai motor dengan gamis lebar ini!" ucapnya kesal.


"Ya ngapain juga udah pakai gamis begitu masih pakai motor, Kenapa gak pakai mobil, Kamu kan bisa duduk dengan nyaman tanpa takut gamis mu nyangkut di roda motor.


"Bukankah Sejak dulu kamu tau, Aku tidak menyukai mobil? Sekarang diamlah, Dan sambut Aku masuk sebagai tamu mu!"


"Sejak kapan Aku menganggap mu sebagai tamu jika datang ke rumah ku?" ucap Zayn tertawa.


"Hey! Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari) ucap Sakinah dengan lantang.


"Oho... Tuan muda Saki, Rupanya kamu sudah pandai dalam hadits?"


"Tentu saja, Aku kan calon istri seorang Ustadz," dengan bangganya Sakinah mengangkat dagunya sambi memberikan undangan pernikahan pada Zayn.


"Apa! Jadi Ustadz Adnan mau menikah dengan mu?" tanya Faza yang baru keluar dari dalam dan mendengar ucapan Sakinah.


"Hai Ning Faza, Ya itu benar," ucap Sakinah menaik turunkan kedua alisnya.


"Kenapa kamu begitu terkejut seperti itu, Apa kamu masih menyisakan sedikit rasa padanya?"


Pertanyaan Zayn membuat Sakinah terdiam dan menatap Faza. Ia juga penasaran dengan jawaban apa yang akan Faza berikan pada Zayn.

__ADS_1


"Apa yang Mas katakan, Kenapa bicara seperti itu di hadapan calon istri Ustadz Adnan?"


"Tidak masalah Ning, Aku juga penasaran," ucap Sakinah dengan rasa ingin tahunya.


Melihat Zayn dan Sakinah menatap tajam dirinya bagaikan dirinya seorang tertuduh. Faza menjawab pertanyaan mereka dengan sedikit kesal "Aku hanya terkejut karena kabar ini begitu mendadak, Tapi itu bukan berarti Aku memiliki rasa pada Ustadz Adnan, Kenapa kalian menatap ku seperti itu?!" dengan kesal Faza berlari kedalam. Hal itu membuat Zayn merasa bersalah dan memarahi Sakinah.


"Kamu sih!"


"Kok jadi nyalahin Aku?"


"Iya lah, Ngapain ikut-ikutan nanya, Jadi ngambek kan?" Zayn langsung masuk ke dalam tanpa menyuruh Sakinah masuk. Namun hal itu tidak membuat Sakinah tersinggung karena hubungan pertemanan mereka memang begitu.


"Zayn! Bujuklah istrimu jangan sampai malam ini kamu disuruh tidur di luar," triak Sakinah tertawa lepas.


Zayn hanya menoleh sekilas dan menghilang di balik pintu.


"Ayolah Sayang, Kenapa jadi kamu yang marah pada ku, Yang cemburu kan Aku," ucap Zayn.


"Cemburu mu tidak beralasan!"


"Tentu beralasan, Kamu kan hampir menikah dengan Ustadz Adnan. Dan tadi saat kamu mendengar Saki mau menikah dengannya, Kamu begitu terkejut jadi sebagai seorang suami tentu Aku merasa cemburu, Aku cemburu istri cantik ku menaruh hati pada pria lain selain pada suami mu."


"Aku tidak seperti mu Mas!"


Zayn tersenyum dan meraih tubuh Faza agar menghadapnya. Kemudian ia mengangkat dagu Faza agar mau menatap wajahnya.


"Baiklah, Maafkan Aku."

__ADS_1


Faza memalingkan wajah dengan terus mengerucutkan bibirnya. Hal itu membuat Faza terlihat semakin menggemaskan di mata Zayn hingga membuat dirinya tidak bisa berlama-lama membiarkannya begitu saja.


"Cup..."


Faza membelalakkan matanya saat Zayn tiba-tiba mengecup bibir nya.


Namun Zayn malah tersenyum dan meraih tubuh Faza ke pelukannya.


“Istri ku, Kita sudahi pertengkaran ini. Rumah ini akan lebih indah jika kita memenuhinya dengan cinta. Sekali Maafkan Aku."


"Baiklah," ucap Faza singkat.


"Kita ikhtiar lagi?"


"Hagh!" Faza mengernyitkan keningnya mendengar pertanyaan Zayn.


"Ayolah, Zia saja sudah punya baby, Masa kita belum," ucap Zayn mendekatkan wajahnya


"Do'a nya kencengin," ucap Faza tertawa sambil menepis wajah Zayn.


Bersambung...


📌 Do'a Meminta Keturunan 👇


"Rabbi hablii min-ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’uddu’a.”


Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS Ali ‘Imran:38)

__ADS_1


Semoga bermanfaat 🤗


__ADS_2