Bersaing Cinta Dengan Ustadz

Bersaing Cinta Dengan Ustadz
Ke-Gep


__ADS_3

Zayn melangkah meninggalkan Faza dengan senyum penuh percaya diri. Zayn yakin gombalan tajwidnya akan membuat Faza resah dan tidak bisa berhenti memikirkannya.


Senyum itu terhenti saat suara Carissa terdengar memanggilnya.


"Zayn."


Zayn menoleh ke belakang dan melihat Carissa berdiri di belakangnya.


Zayn menjadi panik dan melihat kesana kemari.


"Kenapa Zayn, Kanapa kamu terlihat takut, Bukankah kamu ingin keluar dari penjara ini?"


"Itu bukan urusanmu!" Zayn langsung melangkah pergi meninggalkan Carissa.


"Zayn!" pekik Carissa kembali menghentikan langkah Zayn.


"Apa sekarang selera mu berubah?" Carissa melangkah ke depan Zayn.


"Seorang Zayn Athallah Faraz Shaikh menyukai gadis yang memakai pakaian seperti kemah berjalan?"


"Tutup mulut mu!" Zaayn mengeraskan rahangnya mendengar gadis pujaannya di hina.


"Dia jauh lebih segala-galanya dari mu." Zayn memutar tubuhnya meninggalkan Carissa. Namun Carissa kembali menarik lengannya.


"Jangan berrrani menyentuh ku, Kita bukan muhrim!" dengan kasar Zayn menghempas tangan Carissa.

__ADS_1


"Hah, Aku tidak percaya ini, Sok suci sekali kamu Zayn, Apa Kamu lupa jika dulu sedetikpun tidak mau menunda waktu untuk menyentuhku?"


"Hentikan Carissa! Aku jijik mendengarnya, Aku jijik pernah menyentuh mu!"


"Sungguh? Kau merasa jijik menyentuhku?" triak Carissa.


"Ya dan Aku mengutuk diriku karena pernah menjalin hubungan dengan mu, Anak dari orang yang pernah melecehkan Mama ku, Hingga menyebabkan Nama ku trauma!"


Carissa tercengang mendengarnya, Ia tidak menyangka jika Zayn telah mengetahui kebenarannya.


"Kenapa Carissa, Apa kamu pikir Aku belum tau siapa dirimu yang sebenarnya dan untuk apa Kamu mengikutiku sampai disini?"


Carissa menggelengkan kepalanya dengan perasaan tak percaya.


#flashback


"Zayn darimana kamu mengenal orang itu?"


"Dari pesantren ini, A-e maksud ku Tuan Malvin adalah Ayah Carissa, Dia kesini untuk menjenguknya."


"Apa! putrinya juga ada di sini?"


"Ya Pa."


"Tunggu, bukankah Carissa itu yang dulu bersama mu di hotel?"

__ADS_1


"Iya,"


"Tidak salah lagi Zayn, Dia sedang merencanakan sesuatu untuk dirimu dan keluarga Kita."


"Maksud Papa?"


"Zayn Malvin adalah orang yang hampir memperk'osa Mama mu."


"Apa?"


"Ya." Faraz mulai menceritakan semuanya kepada Zayn hingga membuat Zayn benar-benar menyesal karena telah mengenal Carissa dan hampir masuk ke perangkapnya.


#flashbackoff


"Sekarang Aku tidak mau lagi masuk kedalam rencana jahatmu dan Ayah mu, Jauhi Aku dan jangan pernah lagi menganggu ku." Zayn kembali memutar tubuhnya meninggalkan Carissa. Namun baru beberapa langkah, Zayn kembali terkejut dengan melihat Ustadz Adnan yang sudah berada di depannya.


Dengan tatapan tajam serta kedua tangan di belakang badannya membuat Ustadz Adnan terlihat begitu garang.


Ustadz Andan juga memandang Carissa yang masih berdiri tak jauh dari mereka berdiri sekarang.


Zayn yang tidak ingin lagi di keluarkan dari pesantren susah payah menelan salivanya karena takut Ustadz Adnan akan menindak tegas perbuatannya yang berduaan bukan dengan mahramnya.


Ini kesempatan terakhir Zayn berada di pesantren sesuai perjanjian terakhirnya dengan Pak Kiai, Jika sampai Zayn melakukan kesalahan maka bukan hanya pesantren saja yang harus Zayn tinggalkan, Tapi Zayn juga akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan gadis pujaan yang menjadi penyemangat dirinya untuk terus berubah ke arah yang lebih baik.


Bersambung...

__ADS_1


šŸ“Œ Dikit-dikit asal gak absen ya, Author lagi sibuk, Di rumah ada acara 😁


__ADS_2