Bertukar Dengan Tokoh Antagonis

Bertukar Dengan Tokoh Antagonis
Satu Tikus Sudah Terjebak


__ADS_3

"Tetapi jika dia orang penting tidak mungkin jika salah satu bagian tubuh nya dipotong. Ah, mungkin dicambuk dan turun peringkat kan ayah?" ~Eira


"Benar sekali putriku"


Duke mengelus kepalaku. Hehehe sekarang lihat wajah David, wajahnya pucat dan tidak bisa ber kata apa- apa.


.......


.......


Wajahnya pucat dan tidak bisa ber kata apa- apa. Benar- benar seperti tikus yang terperangkap. Entah mengapa aku sangat senang dengan permainan ini.


"Ayah, apa yang akan kita lakukan ke Tuan David selanjutnya?"


Tanya ku ke Duke.


"Karena Baginda akan menyelenggarakan pesta, tentu persidangan ditunda sementara"


Buuu, ngak seru.


"Dan David Ferca akan dipenjara di kediaman Duke sampai persidangan dimulai"


Aku mengangguk mengerti. Saat aku melihat Alesya dia tidak bisa berkata apa- apa dan hanya menangis. Dan Harry, sepertinya dia memang sedikit terkejut.


"LEPASKAN, KUBILANG LEPAS!!" ~David


Haah berisik sekali.


...BRAKKK...


Suara keras terdengar. Seketika Suasana hening. Duke memukul tangan nya ke pegangan kursi. Apa tidak sakit ya💧


Duke hanya menatap tajam David, seolah pukulan nya sudah menjadi jawaban untuk diam.


"Em ayah, saya akan mengantarkan Lady Alesya untuk keluar" ~Eira


"Tentu, toh dia sudah menyaksikan semuanya" ~Duke


Ah, itu mengapa tadi dia tersenyum ya, sekarang aku tau jika sifat Eira menurun dari Duke.


"Oh ya, apakah ayah yang mengundang Lady Alesya?"


Aku masih penasaran, kenapa Alesya bisa datang kesini.


"Kukira kamu yang undang"


Jelas Duke agak bingung. Apa? Tidak mungkin dan tidak akan pernah.


"Tidak, saya tidak mengundangnya"


Duke terlihat terkejut. Jadi dia juga tidak tau mengenai hal ini ya.


"Kalau begitu saya permisi" ~Eira


"Ya" ~Duke

__ADS_1


Aku memberi hormat ke Duke dan menghampiri Alesya yang sedang menangis. Di dampingi oleh Harry, kami bertiga berjalan bersama. Namun Harry berhenti di tengah jalan dan berniat untuk menunggu di tempat latihan. Aku menyetujuinya.


.......


.......


Saat sampai ke gerbang, Alesya memegang tangan ku dengan erat.


"Ei..Eira ka..kau kan sahabat ku, to..tolong lepaskan ayah ku. T..Tuan Duke pasti sudah salah paham" ~Alesya


Lihat dia, berbicara saja sudah tidak benar. Dan lagi aku juga tidak bodoh. Untuk apa aku melepaskan orang yang berniat menghancurkan keluarga ku? Aku melepaskan genggaman Alesya dan memeluknya.


"Maaf Alesya, aku tidak bisa berbuat apa- apa. Semua keputusan ada di tangan ayahku"


Ucapku berpura-pura sedih dengan apa yang terjadi.


"Ta..tapi kau bisa membujuk ayahmu kan? Iya kan?"


Alesya melepaskan pelukan, memandang ku dengan penuh harapan dan paksaan. Mencekram erat bahu ku dengan tatapan menyedihkannya.


Dia ini memang tidak tahu malu. Aku sudah tidak tahan lagi.


"Apakah menurutmu tindakan ayahmu benar Alesya?!"


Dia hanya diam dan melepas cengkramannya. Hah, jangan luapkan emosi mu kepada sampah ini Eira.


"Sudahlah aku tidak mau berdebat dengan mu. Segera pergi dari hadapan ku jika kau tidak mau penjaga turun tangan dengan masalah ini"


Aku menatap tajam Alesya. Ia berdecak kesal dengan tatapan kebeciannya.


"AKU MEMBENCIMU EIRA!"


Huftt, jadi sampai keluarga Duke hancur perbuatan David sama sekali tidak ketahuan. Kok kesel ya🙂


Yah sudahlah, yang terpenting satu masalah sudah selesai diatasi. Aku akan kembali ke tempat Harry saja.


Namun tiba-tiba ada seseorang yang mengajak ku berbicara. Secara reflek aku menengok dan mendapati pria bertopeng dekat dengan ku.


"Halo" *senyum


" ... "


A..apa penjagaan di keluarga Duke ngak aman ya? J..jantungku, ku kira siapa.


"Kenapa kau terkejut?"


Pertanyaan yang tidak masuk akal. Bagaimana tidak takut jika ada orang misterius dan mengerikan tepat di sebelah mu?!💢


"Tuan N! Kenapa bisa sampai masuk kemari!?" ~Eira


Dia mendekat, ternyata dia jauh lebih tinggi dari perkiraan ku.


"Hanya ingin mengunjungi partner ku"


Astaga, dia masuk sembarangan dan berbicara santai seperti itu.

__ADS_1


"Dan sepertinya tadi ada pertunjukan yang menarik" ~Tuan N


Dia sedang mengejek ku ya.


"Yah, aku memang sudah mendengar jika kerja kelompok gagak akan bagus. Tetapi tidak kusangka akan sebagus ini" ~Eira


Tuan N tersenyum, sepertinya dia menyukai pujian.


"Tetapi menerut saya sepertinya bukan cuma Tikus yang menjadi ancaman" ~Tuan N


Dia menyadarinya ya, benar-benar hebat.


"Aku tau, menurutmu mengapa aku melakukan kerja sama?"


Ucapku sambil tersenyum.


"Anda benar- benar bisa melihat masa depan ya" ~Tuan N


"Terserah anda, tetapi tetap saja anda harus masuk ke kediaman Duke dengan lebih sopan" ~Eira


Ucap ku sambil memukul jidat, haah orang ini.


"Jika saya masuk, bukan nya akan diusir. Saya bukan bangsawan seperti kalian"


Jelas Tuan N sambil tersenyum. Bohong.


"Jangan ber' pura- pura. Anda kan juga salah satu keluarga bangsawan. Benar bukan?" ~Eira


Dia hanya diam, berarti itu memang benar.


"Anda akan mengetahui siapa saya. Tetapi bukan sekarang"


Dia mencium tangan ku, dan langsung pergi.


.......


.......


Tak lama dari kejahuan Harry berlari ke arahku tepat saat Tuan N pergi. Harry datang menemuiku dengan ekspresi cemas.


"Kenapa anda lama sekali?" ~Harry


"Ah tidak, tidak ada apa- apa"


Tuan N, dia bisa masuk ke kediaman Duke dengan mudah. Dia masuk lewat mana?


"Sepertinya aku harus memperketat keamanan " *gumam


"?" ~Harry


.......


.......


.......

__ADS_1


...B e r s a m b u n g ......


...( Dukungan Kalian \= Penyemangat Author❤️ )...


__ADS_2